Tuesday, 20 April 2021

My 7 Deepest Darkest Secret No One Knows About

Kalau ngomongin fakta tentang diri sendiri tuh pasti enggak ada habisnya. Soalnya pasti ada saja yang selalu disembunyikan karena berbagai alasan. Well, everyone has secrets, right? Dulu saya pernah menceritakan fakta (kurang) menarik tentang diri saya disini. Tapi sekarang topik challenge-nya sama lagi. 

Yha, meskipun bukan suatu hal yang bikin penasaran, tapi beberapa orang mungkin enggak menyangka kalau saya punya sifat atau kebiasan seperti ini. Yuk lanjut baca ya. 

I read comic

Well, kalo orang lain sukanya baca novel, saya bisa dibilang baca keduanya atau apapun. Saya memang dari kecil suka sekali membaca. Waktu SMP saya kenal dengan dunia komik karena teman-teman saya juga membaca komik yang sama. Lalu, bertahun-tahun kemudian saya masih suka baca komik. Dulu sempat terhenti waktu kuliah karena saya harus membaca novel sastra yang super banyak. Tapi kemudian hobi baca komik ini muncul lagi. Senangnya sekarang sudah banyak aplikasi baca komik baik yang gratis atau berbayar. Jadi hobi saya ini serasa semakin terpupuk. Oh iya, saya juga sudah buat rekomendasi komik favoirt saya, lho. 

I like journaling

Saya sekarang lagi gandrung dengan jouraling, bail bullet journaling dan art journaling. Berawal dari suka koleksi notes dan bolpoin warna-warni, saya jadi pengen bunya journal yang super aesthetic macam yang ada di internet. Tapi ya, balik lagi saya buat jurnalnya sebisanya saja karena journaling takes time. 

(Sempat) pengen jadi dokter

Dulu waktu lulus SMA, saya sempat bingung mau pilih jurusan kuliah apa. Saat itu sempat terpikir mau daftar kedokteran, tapi saya ragu-ragu and no one convince me at that time, jadinya saya malah memilih sastra Inggris. Sekarang setelah bertahun-tahun lulus SMA, saya menyesal kenapa dulu enggak berjuang memilih kedokteran. Sebenarnya kalau dipikir-pikir saya punya kompetensi untuk menjadi dokter, hanya saja rasa ragu-ragu lebih besar. Jadi, ya...... Tapi itu sudah lewat ya. I just fine the way it is now

Enggak suka buncis

Entah ya, saya hampir semua sayur suka. Tapi buncis? Thanks, but no thanks. Menurut saya buncis itu rasanya seperti plastik. Enggak seperti brokoli atau sayuran lain. Jadi biasanya kalau lagi makan terus ada buncis pasti saya sisihkan karena dipikiran saya rasanya pasti seperti plasti. Padahal saya juga enggak pernah makan plastik, mungkin itu hanya sugesti saya saja. 

Koleksi sticker

Kalau orang lain koleksi tas atau separtu, saya koleksinya sticker. Apalagi sejak saya suka journaing, saya semakin gencar cari sticker-sticker aesthetic yang lucu-lucu. Beberapa stiker saya beli dan ada juga yang saya print sendiri di kertas sticker. Gak kerasa juga sekarang sticker saya jadi buanyak. 

Enggak pernah potong rambut ke salon

Saya yakin hampir semua orang pasti pernah ke salon buat potong rambut ya kan. Saya terakhir ke salon buat potong rambut itu sekitar tiga tahun lalu dan saya kapok. Yang bikin saya kapok bukan potong rambutnya tapi waktu cuci rambut, rambut saya ditarik-tarik. Jadi si embak salon ini ambil sejumput rambut saya kemudian ditarik. Mungkin tujuannya biar rileks kali ya, tapi yang ada saya makin pusing. Habis itu saya kapok ke salon. Sekarang kalau potong rambut, yang memotong suami sendiri. Enggak sebagus salon sih, tapi lumayan lah. 

A fan of Mamamoo

Sebenarnya saya bukan seorang yang suka banget sama K-pop, hanya kadang-kadang saya dengerin lagu Korea. Saya pun enggak banyak update tentang isu-isu yang ada di K-pop. Tapi satu girlgroup yang saya suka banget itu Mamamoo. Saya suka lagu-lagu mereka. Suka dengan gaya penyanyinya yang menurut saya beda dengan girlgroup yang lain. Mereka itu seperti punya karakter sendiri-sendiri tapi bisa melengkapi satu sama lain. Favorit saya di Mamamoo itu Hwasa. I like how she makes her own beauty standard

Jadi, apa rahasiamu? Share di komentar yuk.

I'll see you on the next post. Stay healthy and stay safe.


0 comments:

Post a comment