Friday, 14 December 2018

Memory as a Kid: Kenangan Generasi 90an


Banyak yang bilang kalau generasi 90an itu adalah generasi yang menyenangkan. Tidak ada smartphone, YouTube, dan bahkan acara TV pun masih terbatas. Alhamdulilah, saya dari kecil saya tumbuh layaknya anak kecil pada umumnya, bukan karbitan. Ada banyak hal yang saya syukuri dengan menjadi generasi 90an, salah satunya adalah karena jenis pemainan yang saya gemari. Berikut ini beberapa kenangan permainan khas generasi 90an yang saya ingat sampai sekarang.

Brick game

Sumber: iprice.co.id
Ini adalah gadget pertama yang saya punya. Kalau jaman saya dulu dibilangnya gembot, padahal aslinya game watch. Biasanya ada beberapa jenis game, tapi tetap yang paling favorit adalah Tetris. Kalau main ini bisa rebutan satu rumah bahkan nenek saya pun suka main game ini.

Koleksi penghapus warna-warni

Sumber: Kepo.id
Mungkin ini menjadi salah satu awal saya suka koleksi stationary warna-warni. Saya sejak SD sudah hobi beli penghapus, meskipun sebenarnya enggak butuh. Yang dibeli juga bukan penghapus mahal, Cuma penghapus gambar bendera negara atau gambar panda. Kalau dapat penghapus yang bentuknya unik, lebih seneng lagi, dan enggak akan dipakai. 

Nonton Telenovela

Kalau sekarang sukanya nonto Drama Korea, dulu saya sukanya nonton telenovela. Favorit saya Amiogos X Siempre. Pernah saking asyiknya nonton sampai dimarahin emak karena sudah waktunya belajar. Duh, masih ada enggak ya yang sekarang nontonin telenovela. 

Boneka kertas

Sumber: IDNTimes
Dulu sih saya bilangnya bongkar pasang. Itu loh boneka kertas yang bajunya bisa diganti-ganti. Mainan ini yang bikin saya pandai mix and match baju. Dulu saya punya satu kotak sepatu penuh dengan boneka kertas ini. Terus untuk melengkapi bonekanya, saya juga bikin semacam kursi dan tempat tidur dari kertas juga. Kreatifnya jaman dulu ya. 

Monopoli dan Ular tangga

Dua mainan ini juga identik banget dengan tahun 90an. Dulu saya paling hobi main monopoli sama ular tangga. Yang punya hotel paling banyak, itu yang menang. Duh, jaman dulu kaya banget ya udah bisa beli hotel. 

Dakon dan bekel

Ini adalah dua permainan favorit saya sepanjang masa. Entah kenapa main dakon itu buat saya seperti stress healing gitu. Tapi saya langsung uring-uringan kalau biji dakon ada yang hilang. Selain dakon, saya juga suka banget main bekel. Bisa sampe berjam-jam tuh main bekel, sampe lupa waktu. 

Kalau ngumpulin tugas, pasti berebut paling bawah

Yang ini khas anak SD banget. Dulu saya juga pasti berebut ngumpulin tugas paling bawah sendiri. Entah alasannya apa tapi logikanya kalau paling atas pasti dikoreksi guru terlebih dahulu. Padahalkan terserah guru ya mau koreksi dari paling bawah atau atas. 

Apakah kamu generasi 90an juga? Yuk share pengalaman kamu di komentar ya.
I'll see you on the next post. Bye. 

Thursday, 13 December 2018

Pejuang Mimpi - 5 Hal yang [Masih] Diperjuangkan



Apa kabar resolusi 2018? Sudah banyak yang tercapai atau tetap dalam daftar?
Duh, mesti menjelang pergantian tahun pasti pada bingung buat resolusi sudah semacam tradisi. Urusan nanti terlaksana atau tidak, ya urusan nanti. Yang penting sekarang bermimpi dulu. Saya percaya bila sebuah pencapaian pada awalnya adalah mimpi, yang kemudian diperjuangkan dan menjadi kenyataan. Kalau kata mbak Agnes Mo, dream, believe, and make it happen.

Ngomong-ngomong tentang resolusi dan mimpi di tahun 2018, saya harus akui kalau ada beberapa hal yang masih berupa mimpi. Saya percaya kalau mimpi saya tersebut belum tercapai selain karena saya kurang gigih, juga karena Allah belum memberi izin. Jadi, saya harus berusaha lebih giat lagi dan berdoa lebih banyak lagi.

Bermimpi boleh-boleh saja, tapi sebaiknya mimpi yang realistis. Sehingga nanti mudah untuk diwujudkan. Jadi istilahnya dream as big as the sky but keep your feet in the ground, karena mimpi dan ngayal itu beda tipis. Tapi, sebenarnya hal-hal apa sih yang belum bisa terwujud di tahun 2018 ini.

Menurunkan berat badan

Saya termasuk dalam gologan overweight atau kelebihan berat badan. Meskipun belum terlalu parah, tapi saya mulai enggak nyaman dengan tubuh saya. Jalan sebentar capek, aktivitas sedikit capek, jongkok susah, dan baju sudah mulai banyak yang sesak. Sebenarnya tahun 2018 ini saya berkomitmen untuk menurunkan berat badan, tapi yang ada berat badan malah naik terus dan terus. Tapi saya enggak mau menyerah ah, pokonya tahun 2019 harus bisa menurunkan berat badan minimal 15 kilo.

Hamil

I know this one is beyond human’s reach, tapi setelah 3 tahun menikah dan belum dikaruniai anak itu, rasanya sesuatu yah. Bisa jadi saya susah hamil karena masalah berat badan yang berlebih. Bisa juga karena memang belum diizinkan oleh Allah. Tapi saya tetap berusaha, ya menurunkan berat badan, ya berusaha hamil. Tentunya tetap dengan doa sebanyak-banyaknya. Semoga tahun depan bisa diwujudkan.

Menulis novel

Mimpi lama yang sempat semaput ini kembali hidup di tahun 2018. Tapi masih belum saya laksanakan karena masih belum dapat ide cerita yang sreg dengan keinginan saya. Selain itu, saya juga masih belajar sana sini tentang kepenulisan novel.

Bayaran dari Google

Sejak awal nulis blog saya memang menargetkan untuk bisa menjadi publisher iklan. Tapi, setelah menjadi publisher iklan, saya baru tahu ternyata tantangannya bukan untuk menjadi publisher, tapi bagaimana caranya bisa bayaran dari iklan yang diterbitkan. Pendapatan saya dari publisher iklan ini sih masih seujung kuku dan belum bisa Pay Out. Bikin saya geregetan banget ini.

Sekolah lagi

Saya pengen banget sekolah S2 sebelum saya punya anak. Tapi entah kenapa mimpi yang satu ini terasa berat sekali. Faktor pertama adalah jurusan, yang kedua karena biaya. Sekolah S2 kan enggak murah dan cari beasiswa juga enggak mudah. Semoga suatu saat saya bisa sekolah lagi dan tentunya tanpa merepotkan orangtua.

Sebenarnya yang dibutuhkan untuk mewujudkan mimpi adalah tekad yang kuat. Kalau sudah bertekad dan niat, pasti semua bisa dilalui. Tapi mimpi akan tetap jadi mimpi kalau kita kurang gigih berusaha dan berdoa. Semoga ditahun 2019 nanti semua mimpi bisa tercapai.

Kalau kamu, mimpi apa sih yang belum kesampaian di tahun 2018 ini? Share di komentar ya. 

I'll see you on the next post. Bye. 


Review Mirabella Matte Expert #03 Cocoa

REVIEW MIRABELLA MATTE EXPERT LIPCREAM, pretty-moody.com, lipcream lokal
REVIEW MIRABELLA MATTE EXPERT LIPCREAM
Setelah sukses dengan Mirabella Colorfix Lipstick, kini Mirabella hadir lagi dengan varian lipcream terbaru. Meskipun sudah agak lama launchingnya, tapi saya baru sekarang punya kesempatan untuk nyobain. Yha, walaupun sudah banyak banget brand lokal yang memproduksi lipcream serupa, tapi Mirabella Matte Expert ini tetap tidak bisa diremehkan.

Tidak susah untuk jatuh cinta dengan lipcream ini karena hampir semua aspek oke punya. Tapi, kalau penasaran, yuk lanjut baca reviewnya.

Mirabella Matte Expert Lipcream

Kemasan:

Berbeda dengan lipcream lokal kebanyakan, Mirabella lipcream ini kemasannya kotak dan tidak terlalu panjang. Menurut saya kemasan kotak begini lebih enak daripada kemasan tube panjang gitu karena otomatis aplikatornya juga panjang. Kemasan Mirabella lipcream ini terbuat dari plastic bening yang tebal, jadi bisa langsung terlihat shade lipcreamnya. 

REVIEW MIRABELLA MATTE EXPERT LIPCREAM, pretty-moody.com, lipcream lokal
REVIEW MIRABELLA MATTE EXPERT LIPCREAM
Bagian tutup juga terbuat dari plastic tapi berwarna hitam dan ada bunyi klik kalau ditutup sebagai tanda kalau produk sudah ditutup rapat. Aplikator lipcream ini berbentuk standard, yaitu miring dibagian ujung. Tapi yang saya suka adalah aplikator tidak terlalu panjang. Rasanya pas gitu saat digunakan.

Tidak ada box yang menyertai lipcream Mirabella ini, produk hanya dilapisi plastic seal. Semua informasi produk dan ingredients terdapat di plastic seal. Jadi sekali dibuka segelnya, hilang sudah semua informasi. Jadi, langsung saja kita ke tekstur, aroma, dan warna lipcream.

Warna, Aroma, dan Tekstur

Berbeda dengan Mirabella Colorfix Lipstick, Mirabella Matte Expert lipcream ini mempunya varian warna yang cukup banyak da nada juga piilihan warna netral. Totalnya ada 8 pilihan warna lipcream, dan punya saya ini no 03 shade cocoa yang termasuk dalam kategori warna netral. Pilihan warna lipream ini menurut saya cukup menarik dari warna bold hingga netral. Warna lipcream 03 ini adalah campuran pink, coklat, dan orange. Tapi saat saya pakai, warnanya jadi warna coral. Eh, warna begini diprediksi bakalan jadi trend lho di tahun 2019. Jarang lho ada Lipstick Mirabella warna Peach kayak gini.

REVIEW MIRABELLA MATTE EXPERT LIPCREAM, pretty-moody.com, lipcream lokal
REVIEW MIRABELLA MATTE EXPERT LIPCREAM
Aroma lipcream Mirabella ini menurut saya masih dalam batas normal lipcream. Seperti aroma vanilla manis gitu. Karena produk ini judulnya lipcream, tentu saja teskturnya cream. Konsistensi teksturnya cukup kental tapi tetap mudah digunakan. Yang terpenting adalah Mirabella Matte Expert lipcream ini pigmentasinya bagus. Satu kali swipe sudah bisa menutupi warna asli bibir.


Banyak orang yang enggak suka pakai lipcream karena takut terasa berat dibibir. Tapi Mirabella lipcream ini sama sekali enggak berat. Saat pertama dioles, lipcream masih lembab tapi beberapa saat kemudian jadi kering dan matte. Tenang, matte-nya lipcream lokal ini tetap lembut dan tidak membuat bibir terlihat pecah-pecah atau bergaris. Bisa juga pakai lipbalm sebelumnya agar bibir tetap lembab ya. 

REVIEW MIRABELLA MATTE EXPERT LIPCREAM, pretty-moody.com, lipcream lokal
REVIEW MIRABELLA MATTE EXPERT LIPCREAM
Karena masih dalam golongan matte tapi lembab, lipcream lokal ini tetap transfer walaupun enggak banyak. Sebagai golongan lipcream matte, ketahahan Mirabella Matte Expert ini cukup bagus lho, bisa tahan 5-6 jam, meskipun sedikit memudar kalau untuk makan dan minum. 

Mirabella Matte Expert Lipcream ini bisa didapat di counter Mirabella di toko-toko kosmetik. Bisa juga melalu online shop Martha Tilaar. Harga lipcream ini sekitar 45 ribu saja. Termasuk standard ya untuk ukuran lipcream lokal. Tapi kualitasnya, bisa lho diadu dengan brand lain.

Apakah kamu sudah coba Mirabella Expert Matte Lipcream ini? Jangan lupa share di komentar ya.


I’ll see you on the next post. 

Wednesday, 12 December 2018

Berdamai dengan Masa Lalu dan Hal-Hal yang Saya Sesali



Sebelum lanjut membaca, saya cuma mau mengingatkan kalau postingan ini sarat dengan curhat dari masa lalu saya. Sebisa mungkin saya tidak akan menyebutkan nama orang dari masa lalu, tapi semoga tidak ada yang merasa menjadi bagian dari masa lalu saya.

Siapa sih yang enggak punya penyesalan dari masa lalu, semua pasti punya. Sayapun punya beberapa hal yang saya sesali. Yha, meskipun sekarang sudah tidak terlalu saya permasalahkan, namun semoga hal-hal yang saya sesali dari masa lalu bisa menjadi pembelajaran terutama bagi adik-adik yang masih mencari jati diri.

Penyesalan terbesar saya adalah masalah sekolah.

Maksudnya bukan saya menyesal karena sudah sekolah ya, tapi saya menyesal karena tidak maksimal dalam belajar waktu sekolah. Tell me about it, saya senang dengan jurusan Sastra Inggris yang saya tekuni. Tapi, saya dulu pernah bercita-cita ingin menjadi dokter, sampai sekarangpun masih. Dulu waktu memilih jurusan kuliah, saya urungkan memilih jurusan kedokteran karena selain masalah biaya, juga karena merasa tidak mampu secara akademis. 

Padahal seandainya saya mau belajar lebih giat dan lebih keras dari yang lain, seharusnya sekarang saya sudah menjadi dokter. Namun apa daya saat itu saya lebih fokus malas-malasan, nongkrong sana sini, sibuk cari kenalan daripada belajar. Sekarang tinggal penyesalan yang sering bikin saya kesel sendiri kalau ingat.

Saya menyesal tidak merantau

Penyesalan kedua dalam hidup saya adalah mengapa saya tidak memberanikan diri untuk merantau. Banyak teman saya saat SMA yang memilih kuliah diluar kota and they are fine. Tapi  saya waktu itu mengapa saya tidak merantau saja. Padahal dengan merantau akan lebih banyak pengalaman yang didapat. Sekarang rasanya sudah sulit untuk keluar dari kawasan tempat tinggal karena suami juga kerja di dekat-dekat sini.

Tidak belajar naik motor sungguh-sungguh

Dahulu saat saya SMA, sebagian besar teman saya sudah berani bawa motor sendiri. Sayangnya saya naik sepeda pancal aja masih zig-zag jalannya. Dulu sempat sih diajari naik motor saat awal pacaran dengan suami, tapi terhenti karena sebab yang enggak jelas. Yha, dasarnya saya juga enggak punya motor sendiri. Padahal kalau sekarang saya bisa naik motor sendiri, pasti saya lebih mandiri dan tidak selalu bergantung pada ayah, suami, atau ojek kan.

Lesson learned

Penyesalan memang tidak untuk dipikirkan secara berlarut-larut, tapi saat itu dan sekarang kita semua punya kesempatan untuk memilih. Pikirkan pilihan yang terbaik sehingga tidak perlu ada penyesalan di masa depan. Penyesalan selalu datang terlambat karena kalau datang duluan namanya pendaftaran.

Sekarang saya berusaha untuk selalu melakukan apapun dengan usaha terbaik saya. Even though everything happen for a reason, jangan sampai penyesalan seperti ini terjadi lagi dan menguras emosi. Karena bekerja keras dan berusaha maksimal lebih mudah daripada berdamai dengan masa lalu.

Apakah kamu juga punya penyesalan terbesar yang sampai mengubah jalan hidup? Jangan lupa share ya dikomentar.

I’ll see you on the next post.

The Perks of Being a Part-Time Blogger



Kalau ditanya saya ini full-time atau part-time blogger, sebenarnya saya juga bingung lho. Lha dibilang full-time blogger, tapi saya enggak bisa setiap hari produktif update blog. Dibilang part-time blogger, lha saya itu juga enggak kerja kantoran. Bingung kan ya? Tapi, selagi punya kerjaan lain selain blogger, mungkin kategorinya masih part-time kali ya.

Selain nge-blog, saya memang kerja sebaga penulis konten, ghostwriter, you name it. Yang jelas, kerjaan saya ya enggak jauh-jauh dari tulis menulis. Berbicara sebagai blogger, apa sih untung dan ruginya menjadi blogger part-time?

Keuntungan menjadi blogger part-time

Menjadi blogger, part-time atau full-time, punya banyak keuntungan, tergantung dengan tujuan masing-masing. Tapi keuntungan terbesar yang saya adalah kita tetap mempunyai waktu untuk melakukan pekerjaan lain meskipun sedang menjadi blogger. Let me tell you something, menjadi blogger itu enggak mudah. Karena kamu harus selalu memikirkan bagaimana membuat konten yang berkualitas dan bermanfaat untuk orang lain sambil selalu berusaha meningkat jumlah kunjungan blog. Bahkan ambil foto aja enggak bisa sembarangan.

Menjadi seorang blogger full-time adalah sebuah keputusan yang besar, apalagi kalau sampai memutuskan resign dari kerjaan yang sekarang. Tapi semuanya kembali ke tujuanawal ngeblog masing-masing.

Kerugian blogger part-time

Kerugian yang utama menjadi blogger part-time sudah jelas adalah masalah waktu. Bagi saya, mengelola blog sering kali kalah dengan deadline atau jadwal yang lain. Apalagi kalau saya perlu untuk foto-foto, pasti akan lebih lama lagi untuk update blog.

Mau blogger part-time atau full-time, sebenarnya yang terpenting adalah komitmennya. Hal ini karena saat menjadi blogger, you are in charge of everything, deadline, schedule, everything. Bagian inilah manurut saya yang susah, apalagi kalau kita punya tanggung jawab pada orang lain.

Saya sebenarnya pengen banget jadi blogger full-time dan bayaran dari Google. Tapi karena keadaan belum memungkinkan, jadi saya harus ikhlas jadi blogger part-time. Yang penting bisa konsisten update blog, se-konsisten dengan deadline yang lain.

Kalau kamu, pilih jadi blogger part-time atau full-time? Share pengalamanmu di komentar ya.

I’ll see you on the next post


Monday, 10 December 2018

Antara Saya dan Pekerjaan Rumah Favorit



Saat nulis tema hari ini, rasanya saya ingin pakai topik pengganti saja atau malah skip sekalian. Yha, karena tidak ada pekerjaan rumah yang saya suka. Bagi saya, pekerjaan rumah itu pekerjaan yang tidak pernah ada habisnya, tidak pernah libur, dan selalu lembur. Makanya saya enggak suka. Selain itu, saya juga enggak suka kegiatan yang sifatnya berulang-ulang seperti nyapu, ngepel, dan cuci piring. Menurut saya, pekerjaan-pekerjaan tersebut melelahkan sekali.

Pasti pada kaget ya, perempuan kok enggak suka pekerjaan rumah. Tapi orang-orang di rumah saya sudah paham dengan sifat saya ini dan enggak pernah maksa untuk melakukan pekerjaan rumah tangga tertentu. Saya bisa loh pura-pura buta dan lebih memilih tidur dengan rumah seperti kapal pecah daripada beresin dulu. Ya gimana, dasarnya enggak suka ya enggak suka. Tapi selain pekerjaan rumah yang saya benci setengah mati itu, ternyata masih ada beberapa pekerjaan lain yang saya kuasai dengan baik. Apa saja? Berikut daftarnya.

Belanja ke pasar

Belanja ke pasar tuh termasuk pekerjaan rumah tangga enggak ya? Tapi saya cukup menikmati belanja ke pasar ini. Bahasa kerennya sih grocery shopping. Jangan salah, banyak lho orang yang enggak suka belanja kepasar karena becek, bau, enggak nyaman, dan sebagainya. Saya sih mau belanja di pasar atau swalayan, tetap saya nikmati. Belanja ke pasar memang lebih murah, tapi kadang ada barang-barang yang hanya ada di swalayan. Jadi dua-dua harus imbang menurut saya.

Memasak

Sedikit menyombong lah, I am good at cooking. Saya tumbuh dengan selalu ngeriwuki ibu saya saat masak, dan hasilnya saya jadi terbiasa berada di dapur. Sekarang saat sudah besar, saya selalunya memasak untuk keluarga karena ibu saya sibuk. Selain memasak makanan sehari-hari, saya juga bisa membuat kue, roti, dan jajanan. Sudah banyak yang menyarankan agar saya menjual kue dan roti, tapi saya yang lemah dalam hal marketing ini, masih maju mundur syantiek.

Berkebun

Kalau pekerjaan rumah yang satu ini belum bisa dibilang ahli. Enggak jarang juga saya menamam tomat tapi tumbuh rumput. Tapi saya selalu suka berkebun, apalagi kalau sudah waktunya panen. Seneng banget hati ini melihat tomat dan stroberi yang sudah berwarna merah siap untuk dipetik.

Wah ternyata, ada juga ya pekerjaan rumah yang saya bisa lakukan. Saya selalu benci menyapu, ngepel, dan cuci piring. Tapi syukurlah suami saya tipe yang selalu bersih-bersih dan enggak tahan kotor. Jadi, saya bagian memasak dan suami bagian bersih-bersih. Sebuah simbiosis mutualisme yang indah dari surga. 

Apakah kalian juga suka melakukan pekerjaan rumah tangga? Atau sama bencinya dengan saya? Jangan lupa share pengalaman kamu di komentar ya.
I’ll see you on the next post. Bye.

Sunday, 9 December 2018

4 Hal yang bisa Dilakukan agar Liburan Berfaedah



Sebentar lagi liburan tiba. Kalau yang punya anak masih sekolah, pasti girang banget karena bentar lagi liburan akhir tahun. Saya mah, enggak ngaruh ya mau liburan akhir tahun atau hari efektif, tetap saja kerja lembur bagai qudha. Ya gimana, namanya kerja begini, jadi saya yang bikin jadual sendiri.
Saya sih pengennya kalau liburan itu yang santai-santai, enggak perlu masak atau bersih-bersih. Buat saya bersih-bersih dan masak itu termasuk dalam rutinitas, sama halnya dengan bekerja. Jadi selain masak dan bersih-bersih, berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan agar liburan kamu berfaedah dan enggak cuma leyeh-leyeh di kasur aja.

Membaca buku

Siapa bilang membaca buku hanya cocok buat yang masih sekolah. Bagi saya, bisa membaca buku diantara waktu yang sempit ini menjadi sebuah keistimewaan tersendiri. Jadi kalau saya punya waktu, pasti akan saya gunakan untuk membaca. Baca bukunya juga apa aja yang ada dirumah.

Foto-foto untuk blog

Harusnya nulis blog itu kewajiban ya, bukan termasuk dalam pengisi waktu libur. Tapi karena sehari-hari saya juga nulis, jadi kadang bukan masalah nulis yang berat tapi foto-fotonya. Setiap review yang saya tulis di blog, sebisa mungkin saya usahakan untuk tetap pakai foto hasil jepretan saya sendiri. Tapi karena  foto-foto itu enggak gampang dan butuh waktu banyak buat gelar lapaknya dan lebih lama lagi buat beresin lapaknya. Makanya kalau mau foto-foto tunggu waktu luang, biasanya hari Sabtu dan Minggu.

Jalan-jalan

Kalau waktu liburan, paling pas memang jalan-jalan ya. Catet ya jalan-jalan, bukan beli-beli. There’s difference. Saya juga suka jalan-jalan waktu liburan, tapi lebih suka ke tempat-tempat wisata gitu. Kalau ke mall, ya suka sih, cuma enggak suka beli-belinya. Bikin dompet saya kurus.

Nonton drama atau dengerin music

Aktivitas favorit saya lainnya saat liburan adalah nonton drama atau dengerin musik. Sudah baca drama Korea Comedy favorit saya? Atau 10 lagu yang ada di playlist saya? Coba deh intipin rekomendasi saya, siapa tahu kamu juga bakalan suka banget. Buat saya nonton drama itu, enggak saat waktu luang itu emang spesial banget. Apalagi kalau enggak diganggu dengan masak ataupun cuci piring.

Selain kegiatan diatas, saya juga suka berkebun atau buat kerajinan. Tapi kalau dua kegiatan yang itu, saya sering malesnya. Kalau kalian, apa sih kegiatan yang sering dilakukan saat liburan? Jangan lupa share dikomentar ya.

I’ll see you on the next post. Bye.


Review Pixy 4BB Concealing Base All Shades

Review Pixy 4BB Concealing base, pretty-moody.com
Review Pixy 4BB Concealing base

Duh, Pixy Cosmetics ini enggak henti-hentinya bikin gebrakan produk baru, dari cushion, primer, lip tint, dan lip and cheek poweder. Saya sih masih nyicil satu persatu buat koleksi produknya.
Salah satu produk terbarunya dalah 4 Beauty and Benefit yang fokus pada complexion product. 

Produk 4 BB ini terdiri dari 4 jenis yaitu BB Cream, Concealing base, Two Way Cake, dan Loose Powder. Saya sih jelas belum coba semuanya soalnya cuma tertarik dengan Concealing base dan Loose Powder. Eh, tahunya dapat rezeki dikirimin pixy dua produk 4BB yang saya pengen. Tapi sekarang saya bahas Concealing Base dulu ya karena kebetulan saya punya semua shadenya.

Pixy 4 Beauty Benefits Concealing Base

Sebelum bahas tentang produknya, saya mau bahas tentang Pixy 4 Beauty Benefit. Jadi dari line Beauty Benefit ini, ada 4 keuntungan yang ditawarkan:
  • Whitening: dengan formula 2-way whitening yang membuat kulit tampak lebih cerah. 
  • Protecting: dilengkapi dengan SPF 35 PA+++ untuk melindungi kulit dari sinar matahari. 
  • Moisturizing: mengandung jojoba oil untuk melembabkan kulit.
  • Beautifying: diformulasikan dengan fit blend powder untuk tampilan yang tampak menyatu dengan kulit.

Selain 4 kelebihan Pixy Beauty Beauty yang saya sebutkan diatas, Pixy Concealing Base ini juga mempunyai klaim tahan hingga 12 jam dengan formula yang ringan.


Review Pixy 4BB Concealing base, pretty-moody.com
Review Pixy 4BB Concealing base

Kemasan:

Sebenarnya concealing base ini bukan produk baru ya dari Pixy, cuma rebranding saja. Dulunya produk ini adalah foundation stick, dan rebranding menjadi concealing base. Secara umum sih, kemasannya tidak ada yang berbeda hanya ganti warna saja. Kemasan concealing base ini berbentuk seperti lipstick atau deodoran gitu tapi bentuknya gepeng/pipih. Kemasan penutupnya dan badan produknya terbuat dari plastik dengan kombinasi warna pink dan hitam.

Dibagian bawah kemasan, terdapat semacam ulir – apa ya namanya – untuk membantu mengeluarkan produk dengan lebih mudah. Awalnya saya pikir bakalan seret untuk mengeluarkan concealernya, tapi ternyata enggak sesulit itu kok. Memang agak seret tapi masih mending dipakainya. Pixy concealing base ini juga dilengkapi box dengan warna serupa tapi desainnya lebih bagus.


Review Pixy 4BB Concealing base, pretty-moody.com
Review Pixy 4BB Concealing base

Performa, warna, dan aroma:

Pixy 4 Beauty Benefit Concealing Base ini tersedia dalam dua shade yaitu 01 Natural Beige dan 02 Sand Beige. Warna 01 ini lebih dominan ke warna putih dengan undertone agak pink, tapi yang 02 lebih ke warna kuning, mirip warna kuning langsat gitu. Saya kebetulan dikirimi Pixy yang nomor 01 dan shade 02 saya beli sendiri.

Tekstur concealing base ini krim yang padat ya. Kalau lihat tekstur yang padat, awalnya saya rasa ini bakalan susah untuk diblend. Tapi ternyata berprasangka itu tidak baik, sahabat. Karena ternyata concealing base ini lumer parah seperti mentega dan mudah di blend.

Concealing base ini bisa dipakai dengan dua cara, yaitu sebagai concealer dan base makeup atau foundation. Kalau sebagai concealer, cukup digunakan sedikit-sedikit pada bagian tertentu di wajah seperti bekas jerawat atau bawah mata dengan menggunakan kuas. Kalau digunakan sebagai base foundation, tinggal dioles-oles dibeberapa bagian wajah, kemudian blend dengan brush atau beauty blender.


Review Pixy 4BB Concealing base, pretty-moody.com
Review Pixy 4BB Concealing base
Waktu pertama kali dioles, concealer ini memang lembut dan enggak seret sama sekali. Tapi sekalinya sudah dioles, harus cepat-cepat diblend karena kalau sudah kering bakalan susah. Salah satu yang saya suka dari Pixy concealing base ini adalah coverage yang juara. Emang ya jenis foundation cream padat gini biasanya punya full coverage. Tapi concealing base ini ringan dipakai dan terasa lembab. Kalau yang tidak suka foundation terasa lembab, mungkin concealing base ini terasa sedikit tidak nyaman.

Hasil akhir concealing base ini matte tapi tidak terasa kering sampai retak gitu. Selain itu, concealing base ini juga tidak ndemblok waktu digunakan, Suka sebel kan kalau pakai foundation tapi enggak mau nempel gitu. Pixy Concealing Base ini langsung nempel kayak perangko, cuma ya harus diblend dengan sempurna.

Dari segi harga, Pixy concealing base ini juga sangat terjangkau 35 rebu saja. Siapa coba yang enggak jatuh cinta dengan Pixy ini. Ada yang sudah coba Pixy concealing base ini? Jangan lupa share pendapat kalian dikomentar ya.

I’ll see you on the next post. Bye.

Saturday, 8 December 2018

10 Lagu Ini Bikin Suasana Hati Cerah Ceria



Rasanya setiap hari orang pasti mendengarkan lagu kan ya. Entah itu dari TV, YouTube, atau aplikasi music yang lain. Kalau saya sih sukanya dengerin lagu dari YouTube, langsung dari channel artisnya. Mendengarkan lagu atau music itu ternyata bagus lho buat kesehatan tubuh dan mental. Jadi, masih enggak apa-apa kok kalau dengerin satu atau dua lagu dalam satu hari.

Lagu yang saya dengerin beragam, kadang tergantung mood tapi kadang ya random. Sak nemunya di YouTube. Tapi selain dari mood, saya juga punya beberapa kriteria kalau pilih lagu semisal lirik atau nadanya. Kalau lirik saya sukanya lagu yang empowering atau memberi semangat gitu. Tapi kadang ya asal enak dikuping saya dengerin aja. Nah, berikut ini 10 lagu random yang suka saya dengerin.

#1 Sunmi – Black Pearl

Sebenarnya saya baru-baru ini lho tahu penyanyi Sunmi ini. Dulunya sih anggota Wondergirls. Tapi maafkan saya yang kudet masalah girlband dan boyband Korea ini. Sekalinya tahu Sunmi, eh, saya langsung suka pake banget. Mbak Sunmi ini lagunya lumayan banyak karena sudah lama jadi solo singer. Diantara yang terkenal adalah trilogi Heroine, Gashina, dan Siren. Tapi, anehnya saya malah suka lagu Black Pearl dari album Siren. Vibe lagunya saya banget, seperti model lagu tahun 80an dan juga ada instrument saxophone yang sexy banget. Suka lah saya sama mbak Sunmi ini, udah cantik, body bagus, attitude baik, suara oke, pinter bikin lagu pula.

#2 Matthew Koma – Kisses Back

Lagi-lagi, ini adalah lagu yang baru-baru ini saya temukan dan langsung jatuh cinta. Lagu ini menceritakan seseorang yang putus dengan kekasihnya. Harusnya menjadi lagu sedih kan ya, tapi ternyata malah easy listening. Saya paling suka versi yang akustik karena jadinya seperti beautiful sad song gitu.

#3 Wonder Girls – Why So Lonely

Sebenarnya ini lagu lama, lha wong girlbandnya aja udah bubar jalan. Tapi sayanya aja yang ndesa dan baru tahu kalau lagu Why So Lonely ini super easy listening. Varian musiknya juga berbeda dengan lagu-lagu KPop kebanyakan karena lebih ke arah reggae gitu. Uniknya lagi, Wondergirls juga menyanyikan lagu ini dalam formasi full band dimana mereka semua main alat musik. Bener-bener konsep yang jarang ada di Kpop, kan.

#4 Bebe Rexha – I’m a mess

Kalau lagi down, enggak mood, atau kurang semangat, paling pas ya dengerin lagu I’m a mess dari Mbak Bebe Rexa ini. Lagu ini menceritakan kalau semuanya akan baik-baik saja meski dunia sedang kacau. Suka banget sama lagu ini pokoknya.

#5 Musik Klasik

Surprise, surprise. Saya juga suka dengerin music klasik lho. Beneran music klasik, tapi paling suka yang piano version. Musik Klasik Favorit saya adalah G Minor Bach, Chopin – Nocturne in E Flat Major (Op.9 No.2), Beethoven – Fur Elise, Mozart – Rondo Alla Turca (Turkish March), dan masih banyak lagi. Kalau enggak ada musik klasik, saya biasanya juga dengerin musik instrumental versi piano. Bikin pikiran adem.

#6 Hyolin – Bae

Saya adalah fans Sistar, terutama Hyolin. Sekarang Hyolin berkarir solo karena Sistar sudah bubar, dan baru-baru saja launcing album baru. Dari semua lagu barunya, saya paling suka dengan lagu Bae karena riang dan vibe-nya penuh cinta.

#7 Lady Gaga – I’ll Never Love Again

Saya emang belum nonton sih filmnya mbak Lady Gaga yang A Star is Born, tapi saya sudha jatuh cinta sama lagunya. Saya paling suka sama lagu I’ll Never Love Again karena liriknya ngena banget. Cocok bagi yang sudah menemukan cinta sejati dan enggak mau pindah lagi ke lain hati.

#8 Mamamoo – Wind Flower

I am not quite a fan of Mamamoo, ya B aja gitu. Tapi lagunya yang terbaru berjudul Wind Flower ini saya banget. Lagu bercerita tentang seseorang yang lagi patah hati, tapi bisa berdamai dengan keadaan karena dia enggak patah hati sendirian. Tapi menurut saya Mamanoo ini girlgrup yang beda dari kebanyakan. Unik dan punya style sendiri.

#9 Westlife – Beautiful in White

Ngomongin masalah lagu, rasanya enggak afdol kalau enggak ada Westlife. Favorit saya sejak dari SD ini emang juara banget kalau nyanyi lagu lawas. Favorit saya adalah Beautiful in White.

#10 Charlie Puth - River

Saya tuh selalu suka dengan lagu-lagunya Charlie Puth, apalagi lagu yang lawas-lawas. Lagu River ini diproduksi di tahun 2016, tapi masih jadi favorit saya sampai saat ini. Apalagi ditambanh dengan nada yang eye-catching abis. Bikin enggak bosen deh. Selain River, saya juga suka yang judulnya I Won't Tell a Soul, tapi isinya cocok buat yang lagi mendua gitu. Tapi saya suka musiknya. 

Sebenarnya masih banyak lagi lagu yang jadi favorit seperti BigBang, FT Island, CN Blue, Calum Scott, Charlie Puth,  dan kawan-kawannya. Tapi nanti jadi puanjang banget postnya. Kalau kamu punya lagu favorit apa? Jangan lupa share di komentar ya.

I’ll see you on the next post.



Friday, 7 December 2018

5 YouTuber ini Lebih Dari Sekedar Entertaining


Hari gini siapa sih yang enggak nonton YouTube. Semua orang dari semua usia pasti suka nonton YT daripada nonton TV. Bahkan anak kecil yang belum bisa baca sudah pandai nonton YouTube.
Saya juga suka nonton YouTube, tapi pas kerjaan udah beres aja. Karena seperti TV, YouTube juga bisa jadi focus distraction yang serius. Jadi sebisa mungkin saya usahakan untuk tidak buka YT pas nulis artikel.

Selain mendengarkan music dari channel artis, saya juga punya 5 YouTuber favorit yang selalu saya tunggu updatenya. 

#1 Maangchi

Siapa sih yang enggak tahu Maangchi? Kalau suka masak makanan Korea pasti seneng nongkrongin channellnya Maangchi. Saya juga suka banget sama channel dan sudah praktek beberapa masakan Korea seperti kimchi, aneka sup, dan lainnya. Kalau liat channel ini tuh, berasa kaya lagi ikutan masak di dapur gitu. Terus resepnya juga lengkap dengan takaran-takarannya. 

#2 Suhay Salim

Hallow, siapa sih yang enggak tahu mbak Suhay Salim ini. Apalagi setelah membuat heboh dengan pernikahan yang sangat amat santai kemarin dengan modal celana jeans dan baju santai untuk akad. Uggh, saya tuh selalu suka dengan mbak Suhay ini karena reviewnya jujur dan enggak dibuat-buat. Kalau jelek ya bilang jelek, bagus ya bilang bagus, berapapun harga dan apapun brandnya. Lagian, mbak Suhay ini termasuk sedikjit blogger yang enggak pernah minta orang buat like, subscribe, komen, atau apalah di channelnya. Tapi karena enggak pernah minta itulah malah banyak yang suka. 

#3 Jacob’s Piano dan Rousseau

Sebenarnya ini adalah dua channel yang berbeda, tapi dua-duanya mempunya genre yang sama. Yaitu cover musik klasik dengan piano. Sebenarnya channel yang begini banyak kan, tapi dua ini menjadi favorit saya karena tidak terlalu banyak melakukan improvisasi dan tetap pada musik klasik yang asli. Suka deh pokoknya menenangkan banget dengerin channel ini. 

#4 Korea Roemit

Yha, sebagai sesama orang yang tinggal di Malang, saya akui kalau channel Korea Roemit ini menarik. Lha gimana enggak, lha wong Jang Hansol, yang punya channel ini fasih banget berbahasa jawa dengan logat Malang. Jadi berasa ada temennya gitu kalau ngomong sama-sama medok. Selain itu, konten di channel ini juga informatif dan pastinya Hansol enggak pernah minta untuk subscribe, komen, atau apalah. 

#5 Doodles by Sarah

Channel terakhir favorit saya adalah Doodles by Sarah. Saya tuh selalu pengen bisa gambar, doodling, ataupun menulis indah. Tapi selalu gagal kenapa ya. Liat tutorial di channel ini tuh sepertinya gampang, tapi pas praktek sendiri kok selalu mencong sana sini. 

Apakah kamu juga punya channel YT favorite? Share di komentar ya. 

I'll see you on the next post. Bye.

Thursday, 6 December 2018

2019 dan Hal-Hal yang Ingin Dilakukan


Duh, enggak kerasa ya 2018 sudah mau berakhir dan 2019 tinggal menghitung hari. Rasanya baru kemarin bulan Januari, eh, tahu-tahu sudah Desember aja. Memang ya masalah waktu itu klasik. Lambat kalau ditunggu dan cepat kalau dinikmati. Terlepas menikmati waktu atau tidak, yang jelas waktu tidak terhenti. Dan sekarang tahun sudah akan berganti lagi. Apakah resolusi tahun ini sudah tercapai semuanya? Apakah sudah siap dengan resolusi yang baru?

Saya sih, hanya sebagian resolusi yang tercapai. Tapi ya saya syukuri saja, mungkin memang saya yang kurang gigih berjuang dan terlalu banyak leha-leha. Buktinya sekarang bisa tiap hari update blog. Kenapa kemarin-kemarin cuma update satu bulan 3 kali, Ferguso?

Ngomongin masalah resolusi, tahun depan saya enggak mau meneruskan resolusi tahun ini yang belum kesampaian. Maunya saya buat resolusi yang baru sekalian. Apa saja sih yang akan saya lakukan di tahun 2019 nanti?

#1 Mulai investasi

Ditahun yang baru, saya ingin memulai investasi karena penting. Ya, investasi itu penting, bagaikan tabungan hari tua. Kalau tahun ini saya nabung aja ogah-ogahn, lebih senang beli gincu. Tahun depan saya ingin mengencangkan ikat pinggang dan mulai berinvestasi. Saya sih belum mencari tahu jenis investasi apa yang mau dipilih, tapi mungkin mau pakai deposito atau emas. Tapi saya juga pengen coba investasi saham, tapi rasanya perlu belajar lebih banyak lagi.

#2 Menurunkan berat badan

Saya kelebihan berat badan. Makanya saya berkomitmen untuk ingin lebih sehat di tahun 2019 dengan mengatur pola makan dan lebih banyak bergerak. Kalau berat badan ikutan turun, itu adalah bonus. Tapi tujuan utama saya adalah lebih banyak bergerak dan mengatur pola makan. Ya, tahulah ya kerjaan penulis konten dan blogger, hari-hari pasti banyakan duduk daripada bergerak. Giliran berat badan naik, galau bukan main.

#3 Traveling more

Selain lebih aktif bergerak, saya juga ingin lebih banyak traveling di 2019. Tidak perlu langsung jauh-jauh ke ujung dunia di Ushuaia atau dataran garam di Bolivia, tapi bisa dimulai dengan tempat-tempat di Indonesia. Tahun ini saya sadar kalau saya tidak benar-benar banyak traveling. Paling hanya ke Blitar ke rumah mertua aja. Sisanya ya ndublek di Malang aja. Yuk ah traveling. Dunia terlalu indah untuk tinggal di rumah saja.

#4 Menulis dan menerbitkan novel

Menulis dan menerbitkan novel ini adalah mimpi saya yang sudah lama terpendam tapi masih semaput. Ingin saya hidupkan lagi di tahun 2019, bagaimanapun caranya. Bisa banget lho kalau mau kasih tips tentang penulisan novel ke saya, email ya.

#5 Les rias

Berbeda dengan menulis novel, les rias ini adalah mimpi saya yang baru. Sejak saya suka mainan makeup, saya juga ingin menghasilkan uang dari hobi baru saya ini. Kemampuan makeup saya ini masih cukup untuk penggunaan sendiri saja. Kalau untuk menghasilkan uang, rasanya belum cukup mahir. Saya sudah lihat-lihat beberapa tempat les rias di Malang, tinggal pilih saja yang paling sreg dihati.

Kalau kamu, apa saja yang ingin kamu lakukan di tahun 2019 nanti? Share juga di komentar ya.

I'll see you on the next post. Bye.

Wednesday, 5 December 2018

Blogwalking ke 10 Blog Favorit ini Bikin Kamu Mendadak Jago Memasak


Kalau ada yang tanya blog apa sih yang sering dikunjungi untuk blogwalking. Jawabannya ya buanyak banget. Lha wong saya butuh review kosmetik atau makeup, pasti cari review blogger, butuh tips blogging, ya larinya ke blogger, dikit-dikit saya pasti cari di blog orang-orang. Termasuk kalau lagi enggak tahu mau masak apa, atau bingung resep masakan, ya pasti larinya langsung ke blog masak-masak.

Mencari resep masakan online itu gampang, tapi yang susah adalah menentukan apakah resep tersebut valid, terpercaya, atau cuma ngasal aja ditulis. Nah, makanya saya percayakan perbendahaan resep saya pada 10 blogger keren ini. Salah satunya Just Try and Taste, tapi sudah saya bahas di post satunya.

# 1 Diah Didi

Blog Diah Didi ini andalan saya banget kalau lagi bingung cari masakan Indonesia. Baru aja kemarin saya pakai resep gudeg Jogja ala Bunda Didi, dan hasilnya uwenak. Kadang kalau males ke blog ya lewat IG Bunda Didi karena juga sama-sama share resep, bahkan ada tutorialnya.

#2 Catatan Nina

Blog Catatan Nina ini juga favorit saya kalau lagi cari resep kue-kue, cakes, dan roti. Foto-foto di blognya semua bagos dan terlihat lezat. Tapi resepnya juga pas karena sudah coba beberapa resep dan berhasil. berhasil. berhasil.

# 3 Monic Simply Kitchen

Dulu saya mendarat di Blog Monic Simply Kitchen ini karena bingung cari referensi bento yang gampang dan lucu. Tapi akhirnya malah jadi langganan saya kalau lagi cari resep dan inspirasi memasak. Resep-resep di blog ini tuh simpel sesuai dengan namanya simply kitchen dan mudah dipraktekkan.

# 4 Dapur Ngebut 

Blog yang dikelola Teh Inna Riana ini namanya lucu ya Dapur Ngebut. Apa enggak capek ya masak sambil ngebut-ngebutan? Hehehe. Btw, saya suka juga cari resep di Dapur Ngebut ini, favorit saya ceker pedas. Sudah saya cobain dan kata orang rumah enak. Makasih ya Teh Inna.

# 5 Nitalanaf

Blog memasak favorit saya selanjutnya adalah Nitalanaf.com. Sebenarnya saya juga follow IG mbak Nitalanaf ini tapi ujung-ujungnya balik lagi ke blog kalau cari resep. Selain resep, ada review tempat kuliner dan jajan kekinian di blog Nitalanaf ini lho.

# 6 Cerita Kokidol

Saya nyasar di Blog Cerita Kokidol ini karena nyari resep gochujang. Itu lho, saus sambel ala Korea. Saya nemu di blog ini tapi belum saya coba, dan malah nyobain resep yang lain. Saya suka konsep dari Cerita Kokidol ini, blognya rapi dan simpel.

# 7 Madeleine Shaw

Ini bukan blog asal Indonesia ya, tapi blog Madeline Shaw ini favorit saya kalau lagi (nggaya) pengen makan makanan ala ala diet gitu. Hampir semua resep-resepnya adalah resep makanan sehat yang cocok untuk yang (ngakunya) diet. Apalagi takaran bahannya tersedia dalam gram jadi mudah banget untuk diikuti.

# 8 Natural Cooking Club

Emmm, sebenarnya ini bukan blog ya. Tapi website resmi Natural Cooking Club, tapi saya tetap suka main disini kalau lagi butuh resep. Biasanya saya cari resep roti, donat, cake, dan kue-kue. Sudah banyak yang saya recook dan suka sama hasilnya.

# 9 Momylicious

Siapa sih yang enggak tahu blog Momylicious ini? Blog yang dikelola oleh mbak Ayudiah Respatih ini lengkap banget koleksi resepnya, fotonya juga cantik, dan blognya juga rapi. Lengkaplah pokoknya. Kalau bingung mau masak apa, langsung aja cari di Momylicious.

# 10 Ricke Ordinary Kitchen

Blog memasak terakhir adalah Ricke Ordinary Kitchen. Saya suka main-main ke blog ini kalau lagi bingung cari resep cake, kue, dan roti. Selain resep, di blog ini juga dilengkapi dengan step by step pembuatan. Tapi sayangnya, blog yang dikelola mbak Ricke ini sudah tidak aktif lagi sejak tahun 2017. Padahal saya pengikut resep setia, lho.

Apakah diantara 10 blog memasak diatas ada favoritmu juga? Jangan lupa share blog memaska favoritmu juga ya.

I'll see you on the next post.

Tuesday, 4 December 2018

Wajib Tahu! 10 Akun Instagram Paling Favorit Sepanjang Masa


Apa sih akun Instagram favorit kamu? Akun Gosip, akun artis, akun quotes, atau akun-akun yang lain. Saya tidak punya kriteria khusus tentan akun IG favorit. Kalau saya suka ya saya follow, gak suka ya enggak follow, as simple as that? Saya sih enggak mau ya follow akun seseorang hanya untuk numpang komen nyinyir. Itu haters namanya. 

Tapi dari sebanyak orang yang saya follow, ada 10 akun yang menjadi favorit saya karena berbagai macam alasan. Yha, meskipun saya seorang beauty enthusiast dan blogger, saya tetap follow akun lain meskipun bukan dari niche yang sama. Lumayankan dapat ilmu dari akun lain. Apa saja 10 akun favorit ala saya? Berikut daftarnya.

#1 Nicholas Saputra


Siapa sih yang enggak kenal mas Nicholas Saputra ini? Sejak menjadi Rangga di Ada Apa Dengan Cinta, saya langsung jadi fans garis keras mas Niko. Tapi ini bukan tentang mas Rangga, tapi tentang akun IG mas Nicholas Saputra yang penuh dengan dokumentasi travelingnya. Akun IG mas Niko ini enggak pernah nampilin foto dirinya apa lagi selfie. Feeds IG-nya berisi tentang tempat-tempat yang dikunjungi mas Niko. Selain itu, pengambilan foto-fotonya juga bagus-bagus, enggak ngawur asal jeprat jepret gitu. Berasa banget seperti liburan bareng mas Niko. 

#2 Tintin Rayner


Sebenarnya ada banyak akun-akun memasak dan resep yang saya follow, tapi yang saya tuliskan akun favorit saya, yaitu Tintin Rayner. Semua foto di IG Ci Tintin udah enggak diragukan lagi deh kualitasnya. Semua fotonya bagus, tutorial jelas, resep juga sudah teruji. Apa lagi yang kamu minta? Saya beberapa kali re-cook resep Ci Tintin ini, terutama resep roti dan semuanya sukses. Saya salut banget sama orang yang bisa mendokumentasikan resep dengan rapi begini. Saya mah boro-boro bikin resep, cuma ngikutin resep yang udah ada aja sering gagal. 

#3 Guruku Mr.D


Akun ketiga favorit saya adalah Guruku Mr.D. Akun ini berisi tentang pelajaran bahasa Inggris, tips dan trik, dan sejenisnya. Yha, meskipun saya lulusan Sastra Inggris, tapi saya sadar kalau kemampuan Bahasa Inggris saya itu masih bahasa Inggris yang di Indonesiakan. It's nowhere close to native speaker. Makanya saya sering mengunjungi akun Mr.D ini untuk meningkatkan bahasa Inggris. Btw, D stands for Dennis, namanya dia yang punya akun. Yang saya suka lagi karena Mr.D ini seorang English Native Speaker, jadi bahasa Inggrisnya sudah tentu bagus dan terpercaya. 

#4 Makeup By Alina

Karena saya (ngaku-ngaku) seorang beauty blogger, enggak afdol kalau saya juga enggak follow sesorang dari dunia yang sama. Akun MakupbyAlina ini dikelola oleh Alina, yang cantik jelita dan pinter banget dandan. Kalau lagi bingung mau buat makeup look yang bagimana, saya langsung cuss intipin IGnya dia. Yha, meskipun hasilnya belum bisa dibilang mirip, tapi boleh banget buat belajar. 

#5 Sahabat Beasiswa


Saya follow akun Sahabat Beasiswa ini karena saya pengen sekolah lagi. Emaakk... anakmu pengen sekolah lagi. Tapi, sejauh ini saya masih mantengin aja info-info beasiswanya dan belum coba apply. Semoga saya segera mendapatkan hidayah untuk bisa apply beasiswa. 

#6 Overheard Beauty


Pasti udah pada tahukan postingan Overheard, tapi yang saya follow yang tentang beauty atau kecantikan. Lucu aja sih. Rasanya kayak lagi nguping orang ngomong gitu. Tapi kadang-kadang ada yang isinya menyentil dan lucu gitu. 

#7 Lippielust

Satu-satunya akun instgram yang saya percaya untuk swtach lipstick. Pasti sebelum saya beli lipstik, pasti main dulu ke Lippilust buat cari referensi warna yang pas. Saya suka dengan hasil foto-fotonya, jadi warna lipstick bisa sangat mirip dengan asli. Saya tuh sebel kalau beli lipstick ternyata swatch di foto sama aslinya beda jauh. 

#8 Bentomonsters


Saya suka bekal, tapi saya pinginnya bisa bikin yang lebih dari sekedar bekal biasa, maunya yang ala-ala bento gitu. Waktu awal saya follow akun Bentomonster ini, saya pikir buat bento itu gampang. Tapi ternyata susah. Salut banget buat Bentomonster yang bisa bikin makanan menjadi berbagai bentuk kareakter yang unik dan lucu. Apalah saya yang kalau goreng telur dadar masih retak di tengah-tengah. 

#9 Lee Joon Gi 


Meskipun saya rajin nonton drama Korea, tapi enggak banyak follow artis-artisnya. Tapi buat Oppa Lee Joon Gi ini pengecualian karena saya suka banget. Oppa Joon Gi ini memang salah satu aktor Korea favorit saya karena akting yang bagus and his jaw line. 

#10 Dream.co.id

Saya tidak banyak follow akun media online, tapi Dream.co.id ini punya feeds yang menarik. Sering membagikan tips-tips, doa-doa harian, dan amalan-amalan baik yang lain. Akun IG Dream.co.id ini bikin terus ingat tentang ibadah dan Islam. 

Kalau akun IG favorit kamu apa? Share di komentar ya. 

I'll see you on the next post.