Friday, 30 November 2018

Bukan Barang Penting! Ini 5 Barang Receh Koleksi Saya


Setiap orang pasti punya benda-benda yang dikoleksi. Saya juga punya beberapa barang koleksi meski enggak banyak dan bukan barang bernilai tinggi. Pengennya sih saya koleksi kalung emas, perhiasan, atau koleksi mobil sih, tapi ternyata saya sukanya koleksi barang receh yang enggak penting. Beneran barang enggak penting. Sampai suami pun sering geleng-geleng heran karena saya koleksi barang-barang ini. Barang apa sih yang dimaksud? Penasaran kan?

Tapi maaf ya post kali ini enggak saya sertakan foto dari barang koleksi saya karena keterbatasan waktu dan lagi banyak deadline nih. Rasanya saya enggak sanggup kalau harus menggelar studio dadakan untuk sesi pemotretan barang koleksi ini. Belum lagi editing fotonya. Ampun deh, lambaikan tangan ke kamera.  Tapi, cerita aja cukup lah ya. Yuk, cuss bahas barang-barang koleksi.

#1 Buku 

Saya adalah seorang kutu buku, bookworm, atau apalah istilahnya. Dalam beberapa waktu kalau saya tidak membaca buku, novel, atau yang lain rasanya IQ saya menurun secara drastis. Rasanya saya jadi kurang pinter gitu, padahal biasanya juga enggak pinter. Untuk sekarang buku koleksi novel saya kebanyakan adalah novel, kalau dulu jaman masih SMA koleksinya komik. Eh, masih ada loh komiknya sampai sekarang. Saya juga lagi mengoleksi novel berbahasa Inggris untuk menambah vocabulary. Ya karena saya kurang suka aja baca novel terjemahan.

#2 Bolpen warna-warni

Sumpah. Saya lemah banget dengan bolpen warna-warni. Setiap ke toko buku pasti saya beli bolpen warna-warni meskipun di rumah sudah ada selusin. Bolpen warna warni yang saya maksud disini adalah bolpen dengan tinta berwarna macam Pilot Sarasa, Zebra Kokoro, dan sejenisnya. Koleksi saya yang ini bikin suami mesti heran. Ngapain sih beli bolpen terus bolpen terus? Ya, saya aja gatel kalau ada bolpen lucu tapi enggak beli.

#3 Buku Tulis

Selain koleksi buku dan novel, saya juga suka koleksi buku tulis. Yha, saya memang lagi enggak sekolah, tapi kalau ada buku tulis lucu dengan cover unik gitu, saya gatel enggak beli. Buku tulis yang saya suka itu model yang ada kawatnya atau yang covernya bergambar lucu gitu. Kalau ada buku tulis yang kertasnya bergambar, saya ya suka banget.

#4 Uang Koin

Entah kenapa saya suka koleksi uang koin. Dari jaman kuliah sampai sekarang saya selalu menyisihkan koin-koin. Saya punya beberapa koin uang rupiah jadul dan ada beberapa koin dari mata uang lain juga. Koleksi saya ini saya simpan di toples khusus gitu agar tidak rusak karena lembab.

#5 Kuas Makeup

Sejak saya sudah melek masalah per-makeup-an, saya jadi terobsesi dengan kuas makeup. Maunya tuh saya punya semua jenis kuas makeup apalagi yang model dan warnanya lucu. Anehnya, saya malah kurang tertarik koleksi makeup karena takut kadaluarsa. makanya koleksi makeup saya seiprit, yang penting bisa dipakai sehari-hari. Tapi kalau kuas makeup kan awet, bisa dipakai sampai bertahun-tahun asal rajin dicuci.

Kamu punya koleksi yang aneh-aneh juga? Share yuk dikomentar.

I'll see you on the next post.

Review Garnier Bright Up Tone-Up Cream - Tone Up Cream yang Tidak Abu-Abu

Review Garnier Bright Up Tone Up Cream, pretty-moody.com, review
Review Garnier Bright Up Tone Up Cream
Pernah dengar dengan istilah tone-up cream? Itu lho krim yang lagi booming banget di Korea Selatan karena bisa mencerahkan kulit dalam waktu sekejap saja. Selama ini tone-up krim yang kita tahu kebanyakan adalah dari brand-brand Korea. Ada yang harganya terjangkau ada juga yang harganya menggigit - dompet - .

Tapi, jujur saya belum pernah coba tone-up krim karena khawatir nanti bakalan terlihat abu-abu atau ashy. Nah, mengikuti tren kecantikan terbaru, Garnier juga enggak mau kalah eksis sama brand dari Korea dengan meluncurkan tone-up krim dengan harga terjangkau. 

Garnier Bright Up Tone-Up cream ini adalah produk krim pencerah yang bisa mencerahkan wajah seketika. Uhh,  pasti yang wajahnya kusam macam kurang tidur seminggu langsung tertarik dengan tone-up krim lokal ini. Saya juga pasti tertarik karena akhir-akhir ini wajah kusam karena perubahan cuaca yang tidak menentu. Lalu, apakah Garnier Bright-Up Tone-Up cream ini bisa membuat wajah nampak lebih cerah seketika? Apakah terlihat abu-abu saat dipakai? Yuk lanjut baca.

Garnier Bright Up Tone Up Cream

Kemasan: 

Review Garnier Bright Up Tone Up Cream, pretty-moody.com,
Review Garnier Bright Up Tone Up Cream
Dari segi kemasan, Garnier Tone Up cream ini berukuran cukup kecil dan imut dengan ukuran 15 mL saja. Bentuk kemasannya pipih dengan tutup ulir yang rapat. Kemasan seperti ini cocok sekali untuk dibawa travelling karena mudah nyelip dalam pouch.

Saya biasanya enggak terlalu suka kalau produk krim dalam kemasan tube, tapi ujung botolnya berbentuk lancip. Jadi mudah banget untuk mengontrol seberapa banyak krim mau dipakai. Ujung kemasan yang lancip juga mencegah produk menggumpal di bagian tutup.

Ingredients dan Klaim

Review Garnier Bright Up Tone Up Cream, pretty-moody.com
Review Garnier Bright Up Tone Up Cream
Tone Up krim Garnier ini mengandung vitamin C 10x, ekstrak soy yogurth bifidus, dan UV filters. Vitamin C dan ekstrak yogurt digunakan sebagai bahan pencerah alami. Tapi sayangnya krim ini hanya mengandung UV filters dan tidak dilengkapi dengan SPF. Selain mencerahkan, klaim lain Garnier tone up cream ini adalah: 

  • mengurangi kusam dan warna kulit tidak merata
  • menyamarkan noda jerawat dan warna hitam dibawah mata
  • kulit terasa halus dan mulus
  • matte dan tidak berminyak
  • melindungi dari sinar UV

Aroma, performa, dan cara pakai:

Aroma Garnier Tone Up krim ini beraroma jeruk yang khas produk-produk Garnier yang lain. Ya, namanya juga produk memgandung vitamin C, pasti ya berarome jeruk-jeruk gitu. Seger sih dan tidak terlalu menyengat. Saat dipakai, aromanya akan samar-samar. 

Review Garnier Bright Up Tone Up Cream, pretty-moody.com
Review Garnier Bright Up Tone Up Cream
Tesktur Garnier Tone Up cream ini berbentuk krim yang tidak terlalu pekat. Untuk ukuran krim, teksturnya cenderung agak cair dan ringan. Karena teksturnya ringan, Garnier Tone Up cream ini mudah diaplikasikan dan tidak ((NDEMBLOK)). Saya paling enggak suka kalau pakai krim, ternyata pas dipakai susah rata dan ndemblok sana-sini. Tapi untungnya Garnier ini mudah rata dan cepat meresap. 

Selain itu, Garnier tone up cream ini juga tidak menyebabkan minyak berlebih. Saya tidak merasakan seperti rasa panas atau lengket saat menggunakan krim ini. Meskipun krim ini judulnya adalah tone up cream tapi warnanya netral, dalam artian mengikuti warna kulit. Sehingga warna cerah yang dihasilkan dari krim ini tidak langsung ((JEDER)) yang putih banget sampai silau gitu. Tapi krim ini membuat warna kulit jadi bercahaya dan warnanya merata. 

Review Garnier Bright Up Tone Up Cream, pretty-moody.com
Review Garnier Bright Up Tone Up Cream
Sejauh ini saya pakai krim ini cocok-cocok aja sih. Enggak ada reaksi yang bagaiman-bagaimana. Tapi saya cukup puas karena membuat warna kulit menjadi tampak sehat. Tapi perlu diingat ya, kalau Garnier Bright Up Tone Up cream ini bukan krim pemutih. Jadi jangan berharap pakai krim ini terus langsung berubah menjadi Song Hye Gyo! Tapi krim ini membuat wajah terlihat cerah dan tidak belang. 

Yang saya suka dari Garnier tone up cream ini adalah tidak menyebabkan wajah menjadi abu-abu. Ada kan produk pencerah wajah yang menjadikan kulit terlihat abu-abu? tapi Garnier ini enggak. Saya biasanya juga suka pakai ini sebelum foundation. Harga Garnier tone up cream ini juga masuk akal banget, cuma 25 ribuan aja. 

Apakah kamu juga pernah pakai tone up cream? Jangan lupa share di komentar ya.

I'll See you on the next post. 

Thursday, 29 November 2018

5 Drama Korea Ini Dijamin Sukses Bikin Ngakak


Siapa yang suka nonton drama Korea?

Uhh, banyak ya yang yang suka. Sama saya juga suka. Tapi saya suka drakor dengan genre comedy yang ringan-ringan gitu. Ada sih beberapa yang bertema crime, medical, atau fantasy gitu. Tapi kebanyakan saya suka yang comedy dan bikin ngakak. Kalau drama dengan tema atau kasus yang berat gitu, saya capek nontonnya. Hidup aja udah berat, ampun, tontonan jangan berat-berat lah.

Kalau kamu juga suka nonton drakor yang lucu dan ringan, nih saya ada rekomendasi 5 drama Korea yang bakalan sukses bikin ngakak.

#1 Terius Behind Me

Sumber: https://www.soompi.com/article/1233669wpp/ji-subs-new-spy-drama-terius-behind-unveils-stylish-main-posters
Drama Terius Behind Me ini baru saja tamat sekitar dua minggu yang lalu. Awalnya sih saya kira yang dibintangi mas ganteng So Ji Sub ini bakalan berat karena ada genre crime dan action-nya. Makanya saya sempat enggak terlalu antusias saat noton. Tapi ternyata malah ketagihan karena ceritanya ringan, mudah dimengerti, dan lucu abis. Ya, saya enggak nyangka aja kalau ternyata profesi agen nasional bisa dibuat selawak ini. Tapi dari semua pemain favorit saya adalah Son Ho Jun yang berperan sebagai Jin Yong Tae karena perannya pringisan abis. Bikin Gemes lah.

#2 Laughter in Waikiki

Sumber: https://www.soompi.com/article/1115561wpp/waikiki-reveals-main-poster-6-youthful-energetic-characters
Drakor Laughter in Waikiki ini menurut saya yang paling kocak. Ceritanya tentang tiga orang pria yang punya sebuah guest house bernama Waiki. Kemudian ada tiga wanita yang juga ikutan tinggal di guesthouse tersebut. Cerita keseharian mereka sampai akhirnya jatuh cinta satu sama lain itu kocak banget. Seandainya ya ketemu jodoh bisa semudah di drama. Kalau lagi badmood atau stress, coba deh nonton drama ini. Dijamin ngakak guling-guling.

# 3 Prison Play Book

Sumber: http://asianwiki.com/Prison_Playbook
Awalnya saya pikir drama Prison Playbook ini bertema kriminal atau hukum yang rumit dan berat. Lha ternyata ceritanya super receh dan ringan. Berawal dari seorang pemain baseball terkenal yang divonis hukuman 1 tahun penjara. Kemudian di penjara, dia menjalani kehidupan seperti orang biasa dan malah berteman dengan orang-orang satu sel. Ya meskipun ada konflik, tapi ceritanya tetap ringan dan bikin gregetan apalagi ada mbak Krystal dan Mas Jung Kyung Ho.

#4 Strong Women Do Bong Soon

Sumber: https://www.kdramapal.com/?attachment_id=5272

Kalau drama Strong Women Do Bong Soon ini favorit saya sepanjang masa. Soalnya saya suka sama mas Park Hyung Sik sama mbak Park Bo Young. Ceritanya berawal dari mbak Park Bo Young yang punya kekuatan super, yaitu dia super kuat. Kekuatan ini karena warisan dalam keluarganya dimana setiap keturunan perempuan pasti mempunyai kekuatan super. Nah, dalam drakor ini pemeran utama harus menghadapi seorang psikopat yang meresahkan warga. Mskipun cerita utamanya cukup berat dan penuh misteri, namun cerita dikemas ringan dan penuh lawak.

#5 Whats Wrong with Secretary Kim

Sumber: https://www.kdramapal.com/drama/whats-wrong-with-secretary-kim/
Nah, kalau drama Whats Wrong With Secretary Kim ini juga lucu tapi juga bikin baper. Ceritanya tentang seorang CEO dan sekretarisnya yang ternyata sudah saling mengenal dari kecil, tapi lupa karena sebuah trauma. Tapi kemudian keduanya berusaha mengingat kejadian saat kecil dengan segala cara. Yang sukses membuat baper dari drama ini adalah sikap CEO, yang diperankan mas Park Seo Jun, ke sekretarisnya. Ya Allah, saya sekarang sangat yakin kalau laki-laki model begitu hanya ada di drakor. Tapi secara umum ceritanya ringan dan lucu. Cocok ditonton kalau lagi banyak waktu luang.

Dari kelima drakor diatas yang menjadi favorit saya adalah Terius Behind Me dan Strong Women Do Bong Soon. Dua drama ini sukses bikin saya ngakak dan baper bersamaan. Kalau kamu punya drakor favorit? Share ya di komentar. 

I'll see you on the next post. Bye. 

Wednesday, 28 November 2018

5 Blogger ini Terfavorit dan Keren Abis



Ngomong-ngomong masalah blogger favorit itu menurut saya susah banget kalau harus pilih 5 saja. Blog yang saya suka itu banyak, dari berbagi genre, dan rutin juga saya baca. Tapi kalau saya ceritakan 10 blogger favorit nanti tulisan jadi terlalu panjang dan membuatmu bosan. Ya sudah, dengan pemilihan yang cukup ketat, saya bisa beri bocoran 5 blogger favorit saya yang kece parah, enggak Cuma gayanya tapi juga tulisan dan blognya.

#1 Racun Warna Warni - www.racunwarnawarni.com


Sebagai salah satu beauty blogger amatir, rasanya enggak afdol kalau enggak follow blog Racun Warna Warni. Blog yang dikola oleh mbak Sekar Arum ini mempunyai gaya penulisan yang ringan dengan diselipi jokes yang receh tapi ngena. Selain itu, review yang ditulis juga jujur dan tidak dilebih-lebihkan. Jadi kalau jelek ya bilang jelek, bagus ya bagus, pokoknya tidak melulu membahas sisi baik suatu produk saja.

# 2 Carolina Ratri - www.carolinaratri.com


Blog Carolina Ratri ini banyak membagikan tips-tips seputar penulisan, konten, blogging, sosial media, dan sejenisnya. Saya kalau lagi butuh tips-tips seputar topoik tersebut pasti larinya ke blog ini karena lengkap banget pembahasannya. Selain itu, saya juga suka desain blog yang minimalis, rapi, dan enggak berisik. Pengen deh rasanya punya blog serapi punya mbak Carolina Ratri ini.

#3 Just Try and Taste - www.justtryandtaste.com


Setiap kali saya bingung mau masak apa atau lupa resep suatu masakan, pasti carinya di Just Try and Taste. Blog ini memberikan banyak resep-resep Indonesia dan luar negeri dengan penjelasan yang lengkap. Yang saya suka dari Just Try and Taste ini adalah resep yang diberikan detail termasuk cara pembuatan dan tips-tips. Selain itu, saya juga suka banget dengan foto-foto di blog JTT karena cantik banget. Semua foto masakan selalu nampak sedap kalau di blog JTT ini. Duh saya juga ngiri pengen bisa foto makanan yang seperti ini.

# 4 Dee Lestari - www.deelestari.com


Siapa sih yang enggak kenal dengan penulis kece yang satu ini. Mbak Dee Lestari ini salah satu penulisa favorit saya lho. Dari zaman Supernova sampai sekarang saya tetap setia dengan buku-buku Dee Lestari. Tapi sayangnya saya belum baca buku yang baru, masih wishlist. Tapi, blog Dee Lestari ini enggak Cuma membahas masalah buku lho, tapi juga memberikan tips kepenulisan, riset, etika menulis, dan tulisan fiksi lainnya. Pokoknya yang suka sastra macam saya, pasti suka banget sama blog ini.

# 5 Besok Siang - www.besoksiang.com


Kebetulan blog Besok Siang ini juga dikelola oleh mbak Arum dari Racun Warna Warni. Tapi saya suka dengan topik yang dibahas diblog ini. Bukan topik yang berat dan bikin mumet, tapi topik receh yang sering kali enggak kita sadari. Tentu saja, semua topik dibahas dengan bahasa yang ringan, menggelitik, tapi tetap ngena. Berasa sedang bergosip aja gitu kalau baca blog Besok Siang ini.

Nah, itu tadi 5 blogger favorit saya, sejauh ini. Bisa jadi besok blogger favorit saya sudah nambah lagi. Maklum, saya seneng baca blog-blog gitu dan mendapatkan inspirasi atau pengetahuan yang sebelumnya saya enggak tahu. Kalau kamu punya blogger favorit? Jangan lupa share di komentar ya.

I’ll see you on the next post. Bye.

Tuesday, 27 November 2018

5 Benda yang Selalu Ada dalam Tas



Setiap orang pasti punya barang bawaan wajib yang selalu ada di dalam tas. Saya juga punya 5 barang bawaan wajib yang enggak pernah saya lupa. Barang bawaan wajib ini bukan benda yang berukuran besar karena saya selalunya juga pakai tas ukuran kecil.

Tas favorit saya ini bukan tas branded atau bukan juga tas branded KW, tapi tas asli brand lokal namanya Mamora. Bentuk Tasnya ransel dan ukurannya cukup kecil tapi masih muat banyak barang. Nah, berikut ini beberapa benda yang selalu ada didalam tas mungil saya ini.

Dompet


Semua orang pasti lah ya kemana-mana bawa dompet. Saya sih sukanya pakai dompet yang besar gini, jadi nanti uangnya enggak perlu dilipat-lipat. Risih saya kalau uang dilipat-lipat atau digulung-gulung dalam dompet gitu. Sukanya uang yang tertata rapi macam laci kasir gitu meski uangnya juga enggak banyak.

Ponsel


Hari gini siapa sih yang betah enggak bawa ponsel seharian. Ya meskipun saya bukan tipe yang senang main ponsel di tempat umum, tapi benda ini pasti ada di dalam tas. Siapa tahu ada telpon atau email penting gitu. Kan kalau enggak bawa ponsel bisa repot sendiri.

Kosmetik


Saya selalunya bawa kosmetik di dalam tas meskipun enggak selalu terpakai. Komestik yang saya bawa juga enggak banyak, cukup bedak, lipstick, sama face paper. Enggak perlu lah bawa eyeshadow apalagi foundation. Biasanya saya pakai bedak, touch up dikit kalau habis sholat atau pakai kacanya buat lihat apakah penampakan wajah masih layak atau sudah amburadul. Selain itu, saya juga selalu bawa tisu tapi lupa enggak kefoto. 

Botol minum


Bring your own bottle. Saya juga selalu bawa botol minum sendiri saat pergi. Memang sih banyak minuman kemasan di luar sana, tapi kalau bawa botol sendiri kan lebih ramah lingkungan dan mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. Lagian saya juga enggak minum minuman manis yang dalam kemasan, macam teh atau soda gitu. Jadi bawa air putih sendiri itu wajib.

Celana Dalam

Yang ini enggak saya foto ya. Masa iya mau fotoin celana dalam yang udah molor sana sini. Tapi saya selalu bawa celana dalam ekstra kalau lagi pergi. Ini niru emak saya sih, tapi setiap kali pipis di tempat umum gitu saya langsung ganti celana dalam. Enggak enak aja kalau pakai celana dalam yang lembab. Cara ini lumayan mengurangi resiko iritasi lho.

Nah, itu dia barang-barang receh yang enggak bisa saya tinggalkan dan selalu ada dalam tas. Meskipun ganti tas, barang yang dibawa ya tetap itu-itu aja. Kamu punya barang bawaan wajib didalam tas? Jangan lupa share ya di komentar.

I’ll see you on the next post. Bye.

Monday, 26 November 2018

Review Biokos Vital Nutrition 30s Exfoliating Lotion - Eksfoliator Lokal Harga Terjangkau

Review Biokos Vital Nutrition 30s Exfoliating Lotion, pretty-moody.com, exfoliating lotion lokal
Review Biokos Vital Nutrition 30s Exfoliating Lotion

Beberapa waktu ini blog saya memang lagi rajin diupload karena lagi ikutan challenge dari Blogger Perempuan. Bisa gitu ya ternyata upload artikel satu hari satu kali, karena ada challenge. Ya semoga saja, saya bisa lebih rajin lagi uploadnya meskipun challenge sudah berakhir.

Sekarang, saya mau review salah satu eksfoliating lotion kecintaan saya. Dulu sekali, saya seperti musuhan sama eksfoliator. Bukan apa-apa sih, tapi karena ketidaktahuan saya tentang bagaimana cara menggunakan eksfoliator yang benar. Ya, hasilnya kulit saya iritasi dan jerawat muncul dimana-mana. Tapi sekarang saya sudah lebih pinter – dikit – sehingga bisa menyiasati penggunaan eksfoliator.

Biokos Vital Nutrition 30s Eksfoliating Lotion ini adalah salah satu produk dari Biokos Martha Tilaar yang diformulasikan khusus untuk usia 30 an. Meskipun saya belum berusia 30 tahun, tapi saya takut menggunakan eksfoliator yang sifatnya kasar gitu. Terus, apakah Biokos eksfoliating lotion ini sesuai dengan harapan saya? Yuk lanjut baca ya.

Biokos Vital Nutrition 30s Eksfoliating Lotion

Review Biokos Vital Nutrition 30s Exfoliating Lotion, pretty-moody.com, exfoliating lotion lokal
Review Biokos Vital Nutrition 30s Exfoliating Lotion

Kemasan:

Kemasan Biokos exfoliating lotion ini imut banget; ukurannya kecil dan bentuknya gendut, bulat gitu. Kemasannya terbuat dari plastic berwarna hijau dengan isi hanya 35 mL. Bagian tutupnya berbentuk tutup ulir dengan bentuk bulat juga tapi masih tergolong rapet banget. Exfoliating lotion Biokos ini dikemas dalam box berwarna senada dengan botol dan dilapisi sama plastik seal.

Ingredients:

Review Biokos Vital Nutrition 30s Exfoliating Lotion, pretty-moody.com, exfoliating lotion lokal
Review Biokos Vital Nutrition 30s Exfoliating Lotion
Eksfoliating lotion Biokos ini mengandung Aloe Vera gel yang berfungsi untuk melembabkan kulit. Selain itu, produk ini juga mengandung ekstrak kunyit yang bermanfaat sebagai anti bakteri. Tapi, produk ini juga masih mengandung alkohol dan paraben, tapi selama tidak iritasi, rasanya masih bisa pakai produk ini.

Aroma, performa, dan tekstur:

Aroma eksfoliating lotion Biokos ini segar banget; seperti aroma jamu-jamuan gitu. Ada campuran aroma kunyit dan lidah buaya yang segar pokoknya. Aromanya beda dengan aroma bunga-bunga yang wangi semerbak gitu. Meskipun judulnya exfoliating lotion, tapi tekstur produk ini lebih seperti gel tapi agak cair, berwarna kuning kehijauan dan bertabur scrub halus. Jadi meskipun lubang botolnya segede kuali, tapi karena teksturnya gel, jadi enggak mudah tumpah.  

Review Biokos Vital Nutrition 30s Exfoliating Lotion, pretty-moody.com, exfoliating lotion lokal
Review Biokos Vital Nutrition 30s Exfoliating Lotion
Awalnya saya sempat takut pakai exfoliating yang ada scrub beads-nya. Trauma zaman dulu aja waktu masih sok-sokan pakai scrub padahal ngawur. Tapi ternyata kulit saya enggak bereaksi negatif dengan exfoliating lotion Biokos ini. Butiran scrubnya kecil-kecil dan lembut, enak banget dipakai dan enggak ada rasa sakit atau perih. Selain itu, Biokos exfoliating lotion ini juga membuat kulit saya lembab dan terasa halus.


Cara pakai exfoliating lotion lokal ini juga mudah banget. Tinggal tuang produk ke tangan, secukupnya saja. Kemudian oles dan pijat ke kulit dengan lembut, terutama pada bagian kulit yang kasar. Pijatnya dengan gerakan memutar tapi pelan-pelan aja, enggak usah ngegas. Setelah itu, bilas dengan air dan lanjutkan pakai skincare yang lain. Untuk hasil terbaik, hindari penggunaan diarea kulit yang sensitif, berjerawat, dan daerah sekitar mata dan mulut.

Biokos Exfoliating lotion ini termasuk dalam golongan physical exfoliator ya karena menggunakan scrub beads sebagai eksfoliatornya. Sehingga, penggunaan eksfoliating lotion cukup 1-2 kali saja sehari. Kalau terlalu sering nanti kulit kamu bisa setipis saringan tahu. Dari segi harga, exfoliating lotion Biokos ini juga cukup masuk akal, sekitar 35 ribu saja. Dan karena ini produk dari Martha Tilaar, sudah pasti mudah ditemukan dimana saja, online dan offline.

Kalian punya produk eksfoliating favorit? Jangan lupa share ya dikomentar ya.

I’ll see you on the next post. Bye


5 Warung Favorit yang Pernah Saya Coba



Topik hari ke-7 ini sangat menantang bagi saya. Temanya tentang warung/restoran favorit yang sebenarnya mudah. Tapi masalahnya adalah saya ataupun suami bukan tipe yang sering jajan diluar. Kalaupun makan diluar, saya juga sangat jarang bahkan hampir enggak pernah ambil foto makanan ataupun foto restorannya. Makanya saat ada tema ini, saya jadi mikir kalau saya lebih sering makan di rumah atau bawa bekal sendiri.

Tapi demi #BPN30DayChallenge, saya ubek-ubek galeri sampai instagram dan akhirnya nemu beberapa foto makanan dari warung favorit. Yah, meskipun fotonya hanya beberapa, semoga masih berkenan membaca post ini. Oh ya, foto juga bisa dilihat di instagram saya ya.

#1 Tahwa Mas Agus, Malang


Tahwa adalah salah satu jenis minuman dengan kuah jahe dan puding tahu atau tofu curd. Minuman ini cocok banget diminum saat cuaca dingin seperti Malang yang sedang hujan-hujan begini. Di Malang pun enggak banyak yang jual tahwa ini, salah satunya di Tahwa Mas Agus, di jalan Aris Munandar. Harganya murah, cukup 6 ribu saja satu mangkok tapi bisa bikin badan anget.

#2 Bakmi Doring, Jogja


Tahun lalu saya ke Jogja dan akhirnya punya kesempatan nyobain bakmi asli Jogja. Lokasinya ternyata deket sama rumah sodara di Jalan Suryowijayan. Menunya berkisar bakmi goreng, kuah, sama nasi goreng. Kesukaan ayah saya adalah bakmi kuah, tapi saya lebih suka bakmi goreng. Tapi, yang lebih saya suka adalah teh poci. Tehnya disajikan dalam poci dengan dua gelas kecil dan gulanya adalah gula batu. Aroma tehnya wangi banget dan gula batunya juga manis legit. Sedaplah pokonya.

# 3 Soto Basket, Malang

Soto basket malang ini adalah salah satu soto legendaris yang ada di Malang. Soto ini sudah ada sejak tahun 1951 dan sudah menjadi favorit ayah saya dan sekarang jadi favorit sekeluarga. Lokasinya ada di jalan Pasar Besar dan warungnya pun kecil banget, bukan seperti restoran gitu. Tapi percayalah satu mangkok enggak akan cukup kalau makan di Soto Basket ini. Sayang banget saya enggak ada fotonya, karena setiap kali kesini langsug makan aja dan lupa sama handphone atau kamera.

#4 Bakso Urat Wlingi


Saya adalah penggemar bakso, maklumlah orang Malang. Tapi salah satu favorit saya adalah bakso urat Wlingi, Blitar. Lokasinya di jalan raya Blitar-Malang. Yang saya suka dari bakso ini adalah kuahnya bening dan segar dan tekstur baksonya juga kres-kres enak. Maafkan fotonya adalah foto lama nemu di IG, tapi rasanya tetap enak kok sampai sekarang. 

#5 Ayam Ingkung Bu Sutini, Malang

Kalau yang ini adalah menu ayam favorit saya. Lokasi Ayam Ingkung Bu Sutini ini ada di Jalan Danau Bratan, Sawojajar Malang. Menunya enggak seperti ayam lalapan pada umumnya karena dilengkapi dengan sayur urap, trancam, orem-orem tahu tempe, dan juga sambel. Komplit pokoknya dan harganya juga masuk akal. Satu porsi ayam ingkung potong komplit sama sayur Cuma 20 ribu saja. Selain itu desain restorannya juga unik banget, macam model desain jadul gitu. Sayang enggak punya fotonya karena pas kesana udah malam jadi cahayanya kurang bagus. Tapi wajib banget dicoba kalau lagi main ke Malang.

Ini pertama kalinya saya buat post tentang warung atau restoran favorit. Meskipun beberapa enggak ada gambarnya, tapi semua sudah pernah saya cobain kok. Dan rasanya juga enak banget meski bukan kelas restoran mewah. Jangan lupa dicoba ya kalau ke Malang.

I’ll see you on the next post. Bye.


Sunday, 25 November 2018

5 Interesting Facts About Me



Wow, ternyata sudah sampai challenge hari ke-6. Gak nyangka kalau saya bisa lanjut dan survive sampai sejauh ini. Topik hari ke-6 ini cukup menarik, yaitu 5 fakta tentang diri sendiri. Well, saya sih enggak pernah membuat blog post atau posting disosial media tentang fakta diri sendiri. Alasannya sih simpel, karena saya merasa enggak perlu menjelaskan ke orang-orang seperti apa diri saya. Lagian saya juga merasa enggak ada yang tertarik dengan fakta tentang diri saya. Ya, karena saya kan bukan artis atau orang terkenal yang bikin orang lain penasaran. Tapi, sekarang topiknya 5 fakta tentang diri saya, semoga enggak bosen ya bacanya.

#1 Enggak suka nonton TV

Mungkin saya salah satu dari segelintir orang yang enggak suka nonton TV. Sejak dari masa sekolah, saya sudah jarang banget nonton TV. Saya merasa kalau TV itu terlalu berisik aja sih, banyak suara-suara yag bikin saya pusing. Selain itu, saya juga merasa kalau TV itu adalah pengalih perhatian, bikin enggak fokus sama aktivitas lain. Bahkan TV di rumah saya bisa awet sampai 10 tahun lho padahal model yang jadul gitu, ya karena sangat jarang dinyalain. Sekarang, TV di rumah hanya dinyalain kalau suami lagi pengen nonton bola aja, selebihnya mati.

#2 I always want to have a tattoo

Aneh ya, tapi saya dari dulu pengen punya tato. Bukan yang besar, Cuma gambar kecil yang lucu gitu. Tapi karena dalam agama saya tidak mengizinkan tato, jadi Cuma pakai tato sticker hadiah snack aja. Lebih aneh lagi, saya takut jarum tapi pengen punya tato.

#3 Pengen punya kucing

Saya akhir-akhir ini terobsesi pengen punya kucing. Enggak perlu kucing ras, kucing kampung pun enggak masalah. Tapi karena rumah saya deket banget sama jalan besar, saya jadi takut duluan kalau kucing saya bakalan lari ke jalan atau digendong orang. Akhirnya, malah enggak jadi pelihara kucing.

#4 I love beach and sunset

Saya sangat sangat suka sekali dengan pantai dan sunset. Dua hal tersebut adalah kombinasi paling indah di muka bumi. Menurut saya melihat sunset dan warna langit yang menjadi oranye dan mendengarkan suara ombak itu menenangkan. Saya selalu rela pergi kemana saja asalkan bisa melihat sunset. Bahkan saya bermimpi punya rumah yang pinggir pantai, jadi setiap hari bisa ke pantai dan liat sunset. Oh, that would be heaven.

#5 I hate cleaning

Saya memang suka masak dan buat kue, tapi saya enggak suka bersih-bersih. Menurut saya bersih-besih itu adalah kegiatan paling melelahkan sepanjang masa. Selain itu saya juga enggak suka kegiatan yang berulang-ulang seperti mencuci piring, nyapu, ngepel, dan lainnya. Tapi, anehnya suami saya suka bersih-bersih dan paling enggak tahan sama rumah yang berantakan. Jadi, kalau di rumah, saya masak dan suami bersih-bersih.

Ternyata seru ya buat tulisan tentang hal-hal yang enggak pernah saya ceritakan ke orang lain. Mungkin untuk beberapa orang facts about me ini aneh atau enggak umum.Tapi ya memang begitu adanya saya.

Thanks for reading. I’ll see you on the next post. Bye.


Saturday, 24 November 2018

Sosial Media: Seperti Pisau Bermata Dua


Hari gini siapa sih yang enggak punya akun sosial media? Pasti paling enggak, satu orang punya 2 atau 3 akun sosial media, apapun jenisnya. Sayapun punya beberapa akun sosial media di Facebook, Twitter, Instagram, dan Pinterest. Jangan lupa follow ya, bisa klik icon di bar samping. Eh, kok malah minta follow sih. Maunya saya sekarang ngomongin masalah sosial media kok.


Pernah gak sih kepikiran kalau sosial media itu penuh dengan toxin atau racun-racun duniawi? Saya pernah ada ditahap dimana sosial media membuat saya iri dengan kesuksesan dan pencapaian orang lain. Ketika orang lain posting lagi liburan atau punya barang baru yang saya enggak punya, saya sempat merasa iri. Bahkan saya sempat merasa kalau hidup saya itu gini-gini aja dibanding hidup mereka yang dinamis itu. Sempat juga down, uring-uringan ke suami tanpa alasan. Sedih banget ya? Tapi sosial media memang bisa menjadi sangat racun apalagi kalau kita tidak bisa melihat dari sisi yang lebih bijak.

Sekarang apakah masih merasa yang sama?

Setelah beberapa saat saya iri dengki dengan kehidupan orang dan menganggap kalau rumput mereka lebih hijau, sekarang saya sudah bisa melihat sosial media dari sisi yang lebih baik.  Saya kembali sadar dari rasa iri karena suatu postingan dari akun yang saya follow, entah siapa saya lupa. Tapi yang jelas postingan tersebut mengingatkan kalau ada banyak hal lain yang harus kita syukuri dan tidak lagi fokus pada hal-hal yang belum/tidak dipunya. Misalnya saya iri dengan handphone teman yang baru diupload di timeline. Padahal harusnya saya bersyukur karena baru saja ganti laptop baru. Banyak juga orang yang terlihat mesra di timeline dengan pasangan, eh tahu-tahu cerai. Nah, itu contoh simpel saja mengapa sosial media bisa menjadi sangat racun dan hal-hal yang ada didalamnya tidak selalu sama dengan asli.

Bagaimana saya melihat sosial media sekarang?

Sekarangkan saya fokus sebagai blogger dan content writer, rasanya sangat sayang kalau sosial media hanya digunakan untuk sekedar pamer atau iri-irian dengan orang lain. Agar tidak menjadi dosa yang tidak perlu, saya sekarang menggunakan sosial media sebagai media promosi blog, personal branding, dan hal-hal yang berhubungan pekerjaan. Melihat postingan kehidupan orang lain sudah pasti ya, tapi saya sudah bisa mengendalikan rasa iri dan dengki. Sudah enggak mau lagi lah nambah-nambahin beban pikiran dengan iri sama hidup orang lain.

Apa sih yang harus diperhatikan dari sosial media?

Perkembangan teknologi, termasuk sosial media, memang seperti pisau bermata dua. Ada banyak manfaat dan efek buruk yang seimbang. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan saat menggunakan sosial media. 
  • Mudah mendapatkan teman baru. Tapi apakah dapat teman baru selalu hal yang postif? Tentu tidak. Hal ini karena apa yang kita lihat disosial media tidak selalu sama dengan kenyataannya. Bisa saja dapat kenalan ngakunya jomblo, gak tahunya bapak-bapak beranak 2. Jadi, kitapun tidak boleh percaya begitu saja dengan orang yang kita temui secara online. Ya, meskipun ada beberapa yang memang baik, tapi enggak jarang yang cuma modus dan penuh dusta. 
  • Cerdas dalam menerima informasi. Sama halnya dengan bertemu orang baru, di sosial media juga banyak informasi yang dibagikan. Tapi nyatanya informasi tersebut tidak selalu benar. Banyak kok berita hoax, ujaran kebencian, bullying, saling menyindir, gossip, dan cybercrime yang lain. 
  • Tetap positif menggunakan sosial media. Sekarang lagi zamannnya orang ingin viral dengan cara instan. Tapi alih-alih prestasi, orang membuat sensasi yang bikin geleng-geleng kepala. Semuanya dilakukan hanya karena ingin viral. Tapi sebaiknya, kita jangan jadi golongan yang seperti itulah. Sayang banget sama hidup ini. 
  • Bijak berkomentar. Saya bukan netizen yang aktif komentar disana-sini, tapi cukup sering baca komen-komen orang. Mungkin yang harus diperhatikan lagi adalah bagaimana cara kita berkomentar. Tidak ada yang salah dengan berkomentar atau menyampaikan opini, tapi sampaikanlah dengan cara yang baik. Sekarang ini tuh banyak netizen yang jempolnya lemes gemulai, jadi kalau komentar pada ganas-ganas. Belum lagi ditambah pakai sumpah serapah dan komentar memojokkan saat mengomentari hidup orang lain. Duh.
Memang benar kalau sosial media itu seperti pisau bermata dua. Tapi karena kita orang yang mengerti, semoga sosial media memberikan manfaat positif pada kehidupan kita. Kurang-kurangilah menambah dosa online dan gunakan sosial media dengan bijak.

I’ll see you on the next post. Bye.



Friday, 23 November 2018

BPN Day 4: Ini Pentingnya bergabung dengan Blogger Perempuan


Waktu awal-awal memulai blog ini, saya belum kepikiran untuk bergabung dengan komunitas semacam Blogger Perempuan. Bukan apa-apa sih, tapi sayanya aja yang kurang banyak pengetahuan tentang per-blogging-an ini. Tapi, semakin kesini saya merasa kalau bergabung di kominutas itu sangat penting untuk diri sendiri dan juga perkembangan blog. Apalagi bagi saya yang tinggal jauh dipelosok negeri harus rela enggak bisa ikutan kopdar blogger. Jadi, keberadaan komunitas macam Blogger Perempuan ini penting buat saya. 


Apa sih pentingnya bergabung di komunitas?

Memang sih kita memulai blog karena inisiatif sendiri, enggak ada yang nyuruh kan. Tapi agar blog bisa berkembang, kita perlu berada disuatu komunitas yang serupa. Misalnya sebagai blogger ya bergabungnya di komunitas blogger, jangan di komunitas motor karena enggak relevan. Bergabung ke komunitas yang serupa juga memberikan kesempatan bagi orang lain untuk menemukan blog anda. Hayo, dimana lagi tempat berpromosi atau share link kalau bukan di grup komunitas?

Mengapa saya bergabung di Blogger Perempuan

Jujur saja, saya bergabung di Komunitas Blogger Perempuan karena saya sangat kurang pengetahuan tentang blogging. Saya enggak ngerti SEO atau istilah blogging lainnya. Tapi, saya mau tahu dan mau belajar, makanya saya gabung di komunitas ini. Ada banyak manfaat yang bisa saya ambil saat bergabung dengan Blogger Perempuan. 
  • Mendapatkan ilmu tentang blogging dari sesama member. Saya tuh paling seneng kalau di Blogger Perempuan share tentang cara menambah pengunjung, cara mendapatkan adsense, meningkatkan traffic blog, dan sebagainya. Ya memang banyak sih tips-tips gitu di Google, tapi kalau baca langsung dari BP itu lebih afdol.
  • Tidak dipungkiri ya kalau Blogger Perempuan sebagai salah satu tempat untuk share link sehingga blog kita lebih mudah dikenal oleh orang lain. Coba deh bandingkan banyaknya pengunjung disebuah post yang dishare di Blogger Perempuan dan yang tidak. Pasti pengunjungnya banyakan yang di share di BP kan? Ya, karena anggota Blogger Perempuan juga buanyak banget, jadi link yang dibagikan menjangkau banyak orang.
  • Selain itu, Blogger Perempuan banyak memberikan informasi tentang blog competition, blog class, challenge macam #BPN30dayChallenge2018 ini, dan banyak lagi. Semua itu disediakan secara gratis lho di Blogger Perempuan.
  • Pastinya dengan bergabung di Blogger Perempuan, kita juga semakin banyak teman dan kenalan. Tidak ada yang buruk dengan menambah kenalan dan teman kan? 
  • Yah, namanya juga Blogger Perempuan, jadi semua anggotanya juga perempuan dong. Saya merasa enak aja berada dengan anggota-anggota perempuan ini karena niche utama blog saya adalah beauty. Jadi kemungkinan besar pengunjungnya juga perempuan kan.
  • Yang saya suka Blogger Perempuan adalah tidak ada batasan tema blog. Apa saja kategori blog yang kamu punya, selagi kamu perempuan, bisa banget bergabung dengan BP. Cara gabungnya juga gampang banget tinggal isi form di website. 
Pada dasarnya tidak akan ada yang berkembang dengan menjadi katak dalam tempurung. Sama halnya dengan blog, kalau tidak bergabung dikomunitas seperti Blogger Perempuan ini, ya enggak akan ada yang tahu keberadaan blog kamu. Jangan langsung menargetkan kalau blog kamu bakal dikenal Google, karena bakalan susah. Jadi, ya mulai aja dulu dengan bergabung dengan komunitas, nanti lama kelaman Google juga bakalan kenal.


Nah, kamu juga bergabung dikomunitas Blogger Perempuan? Share yuk alasannya.
See you on the next post. Bye.

Thursday, 22 November 2018

A Blog Name: What is it About?


Apalah arti sebuah nama?

Meskipun bukan sedang memilih nama bayi atau nama yang lain, pemilihan nama blog juga tidak bisa sembarangan. Bagi saya blog itu semacam halaman identitas atau personal branding dimana orang akan melihat saya dari nama blog. Sama halnya dengan username pada sosial media, nama blog menjadi semacam nama online yang akan membuatmu dikenal orang banyak.


Jadi, milih nama blog itu enggak bisa sembarangan ya?

Ya jelas bebqu. Kalau memang blognya mau dijadikan sebagai salah satu personal branding atau portfolio. Sebenarnya tidak ada aturan harus nama yang bagaimana, tapi setidaknya nama blog harus mencerminkan niche atau personality kamu aja. Jadi enggak perlu mikir jauh-jauh atau sampai pakai nama-nama super aneh dan susah dieja. Yang terpenting lagi adalah nama blog harus mudah diingat atau tidak menggunakan bahasa asing yang tidak benyak diketahui orang banyak. Lha wong pakai bahasa Inggris aja masih banyak yang enggak paham, jangan sok-sokan pakai bahasa Thailand lah. Kasihan followernya kalau mau nyariin blog kamu.

Tentang blog Pretty and Moody

Nah, untuk nama blog ini sendiri saya juga sudah memikirkan filosofinya dengan mendalam. Ceile. Tapi iya loh, mencari namanya aja susah, yang lebih susah adalah mengecek bila nama blog masih tersedia atau enggak. Seringnya sudah dapat nama bagus, tapi ternyata enggak tersedia. Zonk kan.

Kata ‘Pretty’ ini saya ambil dari niche utama dalam blog ini yaitu beauty. Dan Pretty adalah sinonim dari kata beauty kan. Selain itu, kata ‘Moody’ adalah salah satu personality saya. Saya memang orangnya super moody, suka tiba-tiba bĂȘte kalau ada hal yang enggak sreg sama saya. Jadinya saya gabung dua kata itu dan lahirlah Pretty and Moody. Simpel aja kan?

Sebenarnya saya dulu juga ingin pakai nama saya sendiri sebagai nama blog, eh tapi ternyata enggak tersedia. Apa nama saya yang begitu pasaran ya? Kalau kamu, kenapa sih pilih nama blog yang sekarang? Share dikomentar ya.

I’ll see you on the next post.

Wednesday, 21 November 2018

My All Time Favorite Blog Niche


Ada beberapa orang yang berpendapat bila sebuah blog harus punya niche yang jelas. Ada pula sebagian golongan yang lebih suka blog dengan niche gado-gado, tapi bukan makanan ya. Kalau memang harus memilih satu niche saja, sepertinya cukup susah ya. Karena saya pun punya banyak ide dikepala, dan enggak mungkin buat beberapa blog hanya untuk membeda-bedakan niche saja. Disisi lain saya juga enggak mau kalau blog saya ini isinya campur aduk kaya hatimu waktu lihat gebetan.

Ngomongin masalah niche, saya akhirnya membuat kesimpulan kalau blog ini akan diisi dengan beberapa niche. Ya, ambil jalan tengahnya gitulah. Karena tujuan nge-blog setiap orang berbeda, jadi kesukaan niche juga pasti berbeda ye, kan. Kalau saya niche yang saya sukai sudah ada di header blog, tapi gapapa kok saya jelasin disini.


#1 Beauty-related

Niche pertama yang saya suka dan memang menjadi niche utama diblog ini adalah beauty-related atau yang berhubungan dengan kecantikan, makeup, skincare, dan tips-tipsnya. Bisa dibilang sih blog saya ini adalah beauty blog karena memang saya suka mainan makeup dan skincare.

#2 Cooking and Food

Niche ini juga saya suka banget meskipun postingan tentang masak dan makanan belum terlalu banyak. Saya salut banget buat teman-teman yang bisa konsisten ngeblog tentang memasak. Saya aja kuwalahan kalau mau posting tetang masakan. Sudah masaknya capek ditambah foto-foto jadi lebih capek. Menurut saya foto makanan juga lebih susah dari pada foto makeup. Membuat foto makanan terlihat lezat itu jauh lebih susah lho, karena kadang foto bisa membuat makanan lezat terlihat kurang menarik.

#3 Travelling

Jujur saya sering iri kalau lihat blog dengan niche travel apalagi foto-fotonya pada bagus-bagus. Makanya saya juga berencana membuat beberapa postingan tentang perjalanan liburan saya. Tapi sayangnya, saya belum liburan kemana-mana. Yah, paling cuma deket-deket rumah sini. But one day, for sure, saya akan buat travel post.

#4 Book Review

Niche terakhir yang saya suka adalah tentang book review. Saya dari orok sudah hobi membaca dan hingga sekarang saya tetap suka membaca. Saya punya beberapa koleksi buku meskipun enggak seberapa tapi saya pengen sharing dalam bentuk book review. Sejauh ini saya masih punya satu post tentang book review dan semoga bisa menambah lagi post tentang review buku.

Ya, itulah 4 niche blogpost yang saya suka. Kalau bisa dibilang sih niche diatas memang mencerminkan semua hobi saya yaitu mainan makeup, masak, traveling, baca buku, dan yang jelas, menulis ya. Kalau niche yang kalian suka apa sih? Jangan lupa share ya.

I’ll see you on the next post. Bye.


Tuesday, 20 November 2018

Ini yang Menjadi Alasan Saya Menulis Blog



Setiap orang pasti mempunyai alasan tersendiri untuk memulai nulis blog. Ada yang ingin murni berbagi informasi, ada yang ngejar Adsense, ada yang sekedar iseng ngisi waktu luang aja, dan lain-lain. Tapi pernah gak sih kalian benar-benar duduk termenung memikirkan alasan mengapa nulis blog dan bukannya yang lain?

Saya sih sebelum ada challenge ini enggak pernah benar-benar mikirin alasan mulai ngeblog. Atau saya aja yang sudah lupa dengan alasannya ya? Well, eniwei, dengan adanya challenge ini saya jadi ingin share juga alasan saya nulis blog. Siapa tahu bisa jadi inspirasi juga buat teman-teman yang masih maju mundur chantik untuk mulai blog.

#1 Menyalurkan hobi

Saya dari kecil memang sudah hobi nulis dan membaca. Bahkan saat SD saya sempat punya mimpi untuk jadi penulis novel. Eh, mimpi itu masih ada sih hingga sekarang, cuma lagi semput aja mimpinya. Jadi sekarang coba menghidupkan mimpi itu dengan nulis blog ini. Lumayan jadi pengobat mental biar enggak terlalu sedih mikirin mimpi. Semoga aja secepatnya mimpi jadi penulis novel bisa siuman, gak usah semaput lebih lama lagi.

#2 Hobi makeup dan hal-hal yang berhubungan dengan kecantikan

Nah, selain hobi nulis saya juga senang banget dengan makeup dan yang berhubungan dengan makeup, kosmetik, dan skincare. Tapi saya enggak mau kalau hobi saya ini cuma buat saya sendiri, maunya saya bagi sama orang lain. Kalau berbagi produk makeup atau skincare kan susah ya, masa iya mau bagi satu per satu. Tapi kalau berbagi dalam bentuk review dan tips dan trik kan ceritanya lain. Saya bisa berbagi dengan orang lain dan membuat hobi makeup makeup ini bermanfaat. Makanya sebagian besar produk yang direview juga produk yang saya beli sendiri dengan harapan orang yang membaca review saya bisa mendapat pengetahuan yang dibutuhkan.

#3 Make the internet works for you

Tidak dipungkiri bila saya ingin punya blog yang bisa dimonetize salah satunya dengan menggunakan Adsense. Apakah proses mendapatkan Adsense mudah dan cepat? Tentu tidak, sodara. Bukan hanya saya yang merasa susah mendapatkan monetization ini, tapi banyak kok blogger yang merasakan susahnya mendapatkan iklan ini.
Saya perlu waktu satu tahun setelah blog ini dibuat, isi konten bermanfaat, berbenah ini itu, dan juga beli doman top level. Baru kemudian bisa disetujui untuk menjadi penerbit iklan. Itu pun masih belum bisa Pay Out karena belum sampai jumlah minimumnya. Panjang ya prosesnya? Iyalah. Makanya alasan ini bukan menjadi yang utama. Tapi saya tetap ingin membuat internet bekerja untuk saya. Jadi, biar enggak sia-sia gitu saya pakai internet tiap hari.

#4 Menjadikan hobi yang menghasilkan

Siapa sih yang enggak mau punya hobi yang menghasilkan? Yah, meskipun definisi ‘menghasilkan’ dari blog saya ini masih jauh dari jumlah standar, tapi banyak kok blogger lain yang sudah bisa ‘bayaran’ setiap bulan dari blog mereka. Saya yakin dengan rutin ngeblog dan ngisi konten-konten yang bagus, lama-kelamaan juga pasti bisa bayaran dari blog.  

#5 Sebagai portfolio

Saya tuh sering ditawari job content writer atau penulis konten dan diminta contoh tulisan yang saya buat. Tapi selalunya saya beri tahu kalau contoh tulisan saya ada di blog. Saya selalu mengusahakan bila setiap tulisan yang diupload diblog adalah murni tulisan saya, bukan hasil beli artikel apalagi copy paste. Big NO ya kalau itu. Makanya saya selalu semangat nulis dan merawat blog. Jadi, orang lain juga bisa melihat blog ini sebagai portfolio saya.

Saya sih bisa saja ya ikutan nulis di platform blog yang sudah terkenal. Tapi, rasanya sih lebih lega kalau pakai blog pribadi. Bisa nulis sesuka hati, bisa sekalian curhat juga.

Kalau kamu kenapa sih mulai nulis blog? Share ya di komentar

See you on the next post. Bye

#Bloggerperempuan #BPN30dayChallenge2018 #Day1