Wednesday, 12 September 2018

Review Maybelline Powder Mattes - Lipstick Matte Paling Ringan

lipstick, maybelline, powder mattes, matte lipstick, pretty-moody.com
Review Maybelline Powder Mattes Lipstick
Saya mungkin termasuk dari sekian juta umat yang terlambat mencoba lipstick dari Maybelline ini. Beberapa bulan belakangan ini, saya memang lagi 'diet' lipstick karena stock lipstick masih banyak dan yang dipakai cuma yang itu-itu saja. Tapi bulan lalu rasanya saya sudah gatal pengen beli lipstick baru dan akhirnya pilihan saya jatuh pada Maybelline The Powder Mattes ini.

Rasanya seneng karena bisa 'diet' lipstick, tapi juga berasa katrok karena telat nyobain produk-produk yang lagi hype. Sepeti lipstick The Powder Mattes yang setelah berjuta-juta abad kemunculannya, saya masih baru pertama kali ini nyobain. Padahal orang lain mungkin sudah nyoba semua shade-nya. DUH. Yo wes lah gapapa yang penting sekarang saya udah nyobain dan jatuh cinta sama lipstick ini. Bagaiman bisa? Yuk lanjut baca.

Baca juga: Review Lakme Lip Pout Matte 'Victorian Rose'

Maybelline The Powder Mattes

Kemasan:

Dari segi kemasan, lipstick Maybelline ini berbentuk kotak berwarna coklat-orange. Bentuknya berbeda dengan lipstik kebanyakan yang tutupnya cuma separuh, tapi Maybelline ini tutupnya menyeluruh ke semua bagian lipstick seperti selongsong. Bagian lipsticknya ada di dalam dan diputar seperti lipstick pada umumya. Menurut saya bentuknya cukup bulky dan tidak slim dibanding dengan lipstick lain. Jadi, cukup memakan tempat kalau dibawa traveling.

review, maybelline powder mattes, lipstick Matte, pretty-moody.com
Review Maybelline Powder Mattes
Selain bentuk dan ukuran kemasan, saya juga cukup gemas dengan labelnya. Di bagian tutup ada plastik pembungkus dengan nama merek dan juga keterangan produk seperti tanggal kadaluarsa, ingredients, dan sebagainya. Tapi keterangan produk tersebut hanya dicetak di plastiknya saja. Jadi kalau plastiknya dilepas, lipsticknya jadi polos tanpa tulisan apapun. Bagi saya rasanya lipsticknya jadi 'telanjang', tapi mungkin beberapa orang tetap suka karena lipstick jadi simpel dan tidak berisik.

Review: Viva Perfect Matte Lipstick 'Barely Nude'

Warna, Aroma, dan Performa:

Lipstik Maybelline The Powder Mattes ini tersedia dalam berbagai warna mulai dari warna netral hingga bold. Punya saya ini wanra pink nude dengan sedikit warna coklat  dan nama shadenya 'Touch of Nude'. Saya girang banget waktu nemu warna ini karena memang sudah lama nyari warna begini. Dari semua warna lipstick Maybelline powder mattes, saya memang paling takjub dengan pilihan warna netralnya yang bagus-bagus banget.

review, maybelline powder mattes, lipstick Matte, pretty-moody.com
Review Maybelline Powder Mattes
Selain warnanya yang bagus, liptick ini juga aromanya enak, semacam aroma vanila campur semangka gitu. Kadang bau kimia di lipstick emang suka agak menggangu kan ya karena seperti masuk ke tenggorokan, tapi lipstick ini enggak.

Baca juga: Review Himalaya Herbal Whitening COmplexion Face Wash

Tapi dari semua hal, yang paling saya suka (mungkin juga orang lain) adalah teksturnya. Dari semua varian lipstick matte yang pernah saya coba, hanya Maybelline powder mattes ini yang teksturnya ringan banget. Bahkan serasa enggak pakai lipstick saking ringannya. Mau dioles berkali-kali pun rasanya tetap ringan di bibir, bahkan kayak lupa kalau lagi pakai lipstick. Meskipun teksturnya ringan, lipstick ini tetap bisa menutup warna asli bibir dengan sempurna dan enggak patchy atau susah rata.

review, maybelline powder mattes, lipstick Matte, pretty-moody.com
Swatch Maybelline Powder Mattes
Hasil akhir lipstick ini matte, tapi tetap lembut, tidak cracking di bibir, dan sedikit transfer. Kalau habis pakai lipstick terus pakai masker jelas yes jadi transfer. Tapi meskipun sedikit transfer, lipstick ini tetap awet dipakai seharian, dan setelah makan minum memang hilang sedikit-sedikit tapi warnanya tetap chantik kok. Tapi meskipun lipsticknya jenis matte, tapi waktu dioles di bibir, tekstur lipsticknya lembuut banget kaya mentega dan enggak seret. Nah, bingung kan kenapa lipstick Maybelline bisa se-enak ini.
Overall, saya suka banget lipstick Maybelline Powder Mattes ini dari tekstur ringan, bau enak, dipakai juga enak, dan pilihan warnanya cantik-cantik. Duh, rasanya pengen borong semua warna netralnya yak. Apakah kamu juga punya lipstick favorit? Share di komentar ya siapa tahu saya juga tertarik coba lipstick favorit kamu.

See you on the next post.


Friday, 7 September 2018

Review Himalaya Herbal Clear Complexion Whitening Face Wash

himalaya, whitening, facewash, pretty-moody.com
Review Hada Labo Herbal Clear Complexion Whitening Face Wash
Sebenarnya saya enggak ada niat untuk ganti sabun wajah, tapi beli ini karena pas ke Blitar beberapa waktu yang lalu saya lupa enggak bawa sabun wajah. Jadilah saya beli apa aja yang ada di toko karena Hada Labo facial wash kesayangan saya enggak ada yang jual.

Jujur sih beli Himalaya whitening facial wash ini karena sudah pernah, pakai dulu banget. Dan saya suka hasilnya, tapi yang saya rasa kualitas sabun wajah ini berubah dan kulit saya enggak terlalu suka dengan hasilnya. Apa yang bikin beda? Yuk lanjut baca.

Himalaya Herbal Clear Complexion Whitening Face Wash

Kemasan: 

himalaya, whitening, facial wash, pretty-moody.com
Review Hada Labo Herbal Clear Complexion Whitening Face Wash
Dari segi kemasan, saya rasa tidak perlu ada yang perlu dikomplain. Produknya dikemas dalam kemasan tube dari plastik berwarna bening dengan tutup fliptop berwanra hijau. Saya suka dengan desain kemasan yang berwarna bening karena membuat produknya terlihat dan juga kita bisa tahu seberapa banyak isi produk. Bagian tutupnya juga rapet dan kuat, jadi, produk enggak gampang bocok bahkan saat dibawa traveling.

Baca juga: Review Dove Beauty Moisture Face Wash

Ingredients:

Sabun wajah Himalaya ini mempunyai komposisi unik yang digunakan sebagai pencerah wajah, yaitu:

  • Saffron yang bermanfaat untuk memperbaiki warna kulit wajah. 
  • Licorice dan Dammar Putih yang bermanfaat untuk mencerahkan sekaligus mengembalikan warna asli kulit. 
  • Delima yang bermanfaat untuk merawat kulit. 
  • Mentimun yang bermanfaat untuk melembabkan kulit. 
himalaya, whitening, face wash, pretty-moody.com
Review Hada Labo Herbal Clear Complexion Whitening Face Wash
Secara sekilas memang, kandungan komposisi memang terlihat menjanjikan sebagai salah satu produk pencerah wajah. Tapi yang menjadi concern saya adalah sabun wajah ini masih mengandung Ammonium Lauryl Sulfate yang ada di urutan kedua dalam daftar komposisi. 

Seingat saya, pertama kali saya membeli sabun wajah Himalaya ini, ada tulisan free SLS/SLES pada kemasan. Tapi sekarang sudah enggak ada dan malah ada kandungan ALS-nya. Berdasarkan artikel di Wollipop dan editorial female daily, ALS, SLS, dan SLES adalah bahan kimia yang digunakan dalam produk pembersih untuk membuat busa atau foaming agent. Bahan kimia ini bisa menyebabkan kulit kering dan juga iritasi. 

Tekstur, Aroma, dan Performa: 

Sabun wajah Himalaya ini teksturnya creamy, berwarna pink muda, dan juga ada beads pink di dalamnya. Aromanya sendiri seperti aroma floral yang soft dan tidak menyengat. Tapi masalahnya adalah pada performa. Sabun wajah Himalaya ini termasuk cukup bersih untuk membersihkan sisa-sisa makeup. Selain itu juga tidak ada rasa tertarik atau kencang setelah pemakaian tapi terasa bersih di kulit. 

himalaya, whitening, face wash, pretty-moody.com
Review Hada Labo Herbal Clear Complexion Whitening Face Wash
Tapi, saya perhatikan setiap setelah pakai sabun wajah ini, kulit semakin kering dan terasa kasar, terutama dibagian pipi. Kemudian kalau dilanjut dengan skincare lain, bagian kulit yang kering itu akan terasa perih dan clekit-clekit. Apakah ini karena kandungan ALS? Entahlah. Padahal dulu saya sempat cocok dengan dengan sabun wajah ini. 

Sedih akutu kalau beli skincare terus enggak cocok. Tapi mau gimana lagi, saya juga enggak mau lanjut pakai kalau kulit saya semakin kering. Apakah kamu juga pernah mengalami hal yang sama dengan sabun wajah seperti saya? 

See you on the post. 

Wednesday, 5 September 2018

Review Masker Garnier - Murah dan Praktis

garnier masker, masker peel off, clay mask, matcha clay mask, pretty-moody.com
Review Masker Garnier 
Wah, gak kerasa ya sudah September aja. Padahal rasanya baru kemarin riweuh karnaval ya eh uda ganti bulan ternyata. Gak apa-apalah yang penting rutinitas skincare enggak lupa ye kan.

Salah satu rutinitas skincare yang paling saya suka adalah maskeran. Buat saya tuh maskeran seperti memberikan mood booster dan membuat perasaan lebih baik. Apakah kamu juga merasakan hal yang sama setelah maskeran? Buat saya maskeran itu enggak perlu di salon, cukup dirumah aja sambil nonton drama Korea. Gitu aja udah hepi banget. Receh banget kan ya?

Apalagi sekarang varian masker lebih banyak termasuk dalam bentuk sachet siap pakai macam masker Garnier ini. Duh, saya suka banget sama masker yang praktis-praktis gini. Tinggal gunting kemasan dan pakai deh. Tapi, apakah performa masker Garnier ini seenak cara pakainya? Yuk, lanjut baca.

Baca juga: Review Viva White Clean Mask

Tentang Masker Garnier

Secara umum masker Garnier ini dikemas dalam kemasan sachet untuk dua kali pakai. Jadi dalam satu paket ada dua sachet kecil untuk dua kali pemakaian yang praktis banget. Untuk jenis masker yang ini tersedia dalam dua varian yaitu Garnier Light Complete peel off mask dengan lemon essence dan Garnier Pure Active matcha clay mask. Varian lemon berwarna kuning dan match atau green tea berwarna hijau; yang lemon berbentuk peel off dan yang matcha wash off.

Garnier Light Complete Peel Off Mask

garnier masker, masker peel off, clay mask, matcha clay mask, pretty-moody.com
Review Masker Garnier
Saya termasuk penggemar berat masker peel off karena suka banget dengan sensasi ngentekin masker. Nah, untuk Garnier Light Complete Peel Off Mask ini lebih suka lagi karena teksturnya. Kalau masker charcoal Mineral Botanica kan mirip seperti porepack. Nah, kalau masker Garnier ini teksturnya gel bening berwarna kuning dengan aroma jeruk yang khas Garnier sekali Saat dipakai akan jadi mengkilap di wajah dan saat dikelupas rasanya kayak karet. Well, it does not necessarily look like an actual rubber, tapi tekstunya menjadi kenyal-kenyal gitu. Saat dikelupas juga enggak sakit dan ada sensasi molor saat ditarik. Masker ini bisa didiamkan selama 15 menit sebelum kemudian dikelupas dan sisa yang menempel diwajah bisa dibersihkan dengan air hangat. 


Setelah pakai masker ini, rasanya kulit jadi lembab dan lembut banget. Selain itu, masker ini juga membuat wajah enggak kusam dan cerah. CATAT ya cerah bukan putih. Selain itu, masker ini tidak terlalu memberikan hasil untuk memudarkan bekas jerawat. Mungkin harus digunakan dengan sangat amat teratur kali ya. But overall, saya suka banget dengan masker peel off ini karena membuat wajah lembab dan sensasi mengelupasnya asik.

Garnier Pure Active Matcha Clay Mask

garnier masker, masker peel off, clay mask, matcha clay mask, pretty-moody.com
Review Masker Garnier
Jujur saja ini kali pertama saya coba clay mask. Dulu sempet kepikiran buat coba clay mask tapi masih maju mundur cantik soalnya baca-baca ternyata clay mask bagus untuk mengurangi minyak di wajah. Jadinya saya takut kalau wajah akan semakin kering pakai clay mask. Tapi, tetap saja saya penasaran dengan clay mask tapi enggak mau rugi beli kemasan besar, jadi, pilih ini saja yang kemasan praktis.

Dari segi tekstur, clay mask Garnier ini sangat berbeda dengan peel off mask. Matcha clay mask ini punya tekstur cream yang thick dan kental banget. Warnanya hijau karena mengandung matcha tapi dari aroma lebih kenceng aroma lemon atau jeruk daripada teh hijau.

Saat pertama dioleskan ke wajah rasanya seret. Tapi lama-lama setelah kena panas tangan dan wajah akan jadi creamy dan lebih mudah dioleskan. Selain itu, saat dioleskan pertama terasa sensai hangat (panas?) di kulit sesuai dengan klaimnya yaitu Onsen Warming Effect. Bukan panas yang clekit-clekit gitu ya tapi hangat kayak lagi mandi air hangat gitu. Tapi pas didiamkan sudah enggak panas lagi. Penggunaan masker ini juga enggak lama sekitar 3 menit saja kemudian langsung dibilas dengan air hangat. Selain itu, masker ini juga tidak yang enggak bisa kering karena semakin lama di kulit semakin lumer.

Awalnya saya sempet takut-taku coba clay mask ini karena takut kulit kering. Masker ini memang memberikan kesan yang bersih dan halus di kulit. Tapi ada beberapa bagian wajah yang kering jadi clekit-clekit dan setelah saya pakai L'oreal White Perfect Clinical Essence jadi semakin clekit-clekit. Gosh, this dry skin struggle is real.

garnier masker, masker peel off, clay mask, matcha clay mask, pretty-moody.com
Tekstur Masker Garnier Lemon (Atas) dan Matcha (Bawah)
Sebenarnya saya suka dengan masker ini karena tidak memberikan kesan kulit tertarik tapi sebaiknya digunakan saat kulit bener-benar berminyak atau kusam saja. Selain itu jangan lupa pakai pelembab banyak-banyak dan minum air putih yang cukup agar kulit tetap terhidrasi. Kalau kulit kamu tipe kering seperti kulit saya, sebaiknya gunakan clay mask seperti Garnier matcha clay mask ini sesekali saja sebagai detoks kulit.

Dua masker Garnier ini bisa digunakan untuk dua kali pemakaian. Tapi menurut saya masker Garnier matcha bisa digunakan lebih dari dua kali. Satu sachet kecil masker matcha bisa untuk dua kali pemakaian karena teskturnya sangat kental banget, Pakai separuh kemasan sudah tebal dan mencakup seluruh muka. Kalau masker Garnier peel off pas banget, satu sachet kecil untuk satu kali pemakaian. Cara menyimpang setelah dibuka mudah banget, kamu bisa pakai solasi untuk menutup bagian yang dibuka dan gunakan lagi minggu berikutnya.

Secara pribadi, saya lebih suka masker peel off karena enggak memberikan sensari clekit-clekit. Tapi masker matcha cocok digunakan untuk sesekali detoks wajah. Selain itu, masker ini juga murah banget harganya dna tersedia di minimarket dekat-dekat rumah.

Kamu punya masker andalan apa? Jangan lupa share ya di komentar, siapa tahu saya juga tertarik cobain masker favorit kamu.

See you on the next post.

Friday, 24 August 2018

Battle - Pensil Alis Sariayu Matic dan Pensil Alis Sariayu Pro


pensil alis sariayu, pretty-moody.com
Review Pensil Alis Sariayu Matic dan Pro
Siapa yang punya prinsip pantang keluar sebelum alis kelar?

Memang ya alis itu sudah semacam elemen penting dalam hal rias merias. Semua orang sing pengennya punya alis tebal natural tapi apa daya kenyataan biasanya sering enggak sesuai. Jadilah alis yang on-fleek dengan bantuan pensil alis.

Ngomong-ngomong masalah pensil alis, saya kemarin baru beli dua jenis pensil alis dari Sariayu, yaitu pensil alis jenis matic dan biasa. Sebenarnya bukan beli dua sih, cuma beli pensil alis matic gratis yang biasa gitu. Ternyata setelah sekian tahun pakai pensil alis yang biasa, pakai pensil alis matic tuh terasa banget bedanya. Apa aja bedanya? Yuk lanjut baca ya.

Baca juga: Review Pensil Alis Fanbo

Pensil Alis Sariayu Matic

Sesuai dengan namanya, pensil alis Sariayu matic ini bentuknya matic alias diputer dan tanpa diraut. Bentuk produknya sendiri mirip dengan eyeliner matic tapi kalau pensil alis ini ujungnya lebih lancip dan lebih kecil lagi. Pensil alis punya saya ini warnanya coklat dengan kemasan yang juga warna coklat gelap. Produknya tidak dilengkapi dengan box, hanya plastik segel tipis yang dilengkapi dengan detail produk.

pensil alis sariayu, pretty-moody.com
Review Pensil Alis Sariayu Matic dan Pro
Dibagian ujung pensil terdapat brush buat merapikan alis. Saya biasanya kurang suka dengan brush bawaan pensil alis karena kaku, tapi yang ini enggak kaku. Ukuran brushnya juga kecil dan ramping, jadi waktu dipakai enggak bikin alis jadi beleberan. Baik ujung pensil dan brush dilindungi dengan tutup jadi tetap bersih.

Yang saya suka dari pensil alis Sariayu matic ini adalah ukurannya yang ramping banget termasuk ujung pensilnya. Jadi waktu dipakai buat ngisi alis bisa pas dan enggak beleber. Selain itu, pensil alisnya juga sudah dilengkapi dengan brush, jadi kalau dibawa traveling enggak perlu lagi bawa brush terpisah. Dari segi warna, pensil alis ini ada dua warna yaitu coklat dan hitam. Punya saya warna coklat dengan nama Rich Brown dan menurut saya warna coklatnya cenderung agak gelap dan enggak terlalu merah.

pensil alis sariayu, pretty-moody.com
Review Pensil Alis Sariayu Matic dan Pro

Pensil Alis Sariayu Pro

Berbeda dengan pensil alis sebelumnya, pensil alis Sariayu Pro ini adalah jenis pensil yang biasa. Pensil alis ini terbuat dari kayu dengan cara pemakaian diraut. Warna pensil alis ini tersedia dalam dua warna yaitu hitam dan coklat, tapi warna produknya semua berwarna coklat muda lengkap dengan tutup plastik.

Baca juga: Review L'oreal White Perfect Clinical

Pensil alis Sariayu pro ini tidak dilengkapi brush, jadi kalau dibawa travelling harus bawa brush terpisah. Selain itu, pensil alis ini juga tidak dilengkapi dengan box, hanya plastik segel tipis. Semua informasi produk dicetak diplastik segel tersebut, sehingga kalau sudah dibuka ya, hilang sudah informasinya.

pensil alis sariayu, pretty-moody.com
Review Pensil Alis Sariayu Matic dan Pro

Perbandingan:


  • Dari segi pigmentasi, pensil alis Sariayu matic lebih creamy dan pigmented dibanding yang seri Pro. Menurut saya warna pensil alis matic lebih cetar karena formulanya yang sangat creamy dan empuk. Tapi untuk yang pensil alis Pro, tidak terlalu creamy ataupun keras dan pigmentasinya biasa saja, tidak terlalu cetar ataupun tipis. 
  • Dari segi isi produk, pensil alis matic isinya lebih sedikit dibanding seri Pro. Untuk pensil alis matic netto produk hanya 0,09 gram dan pensil alis Pro 0,78 gram. Jelas ya yang lebih banyak isinya dan lebih awet yang mana. 
  • Untuk kepraktisan, jelas pensil alis matic lebih praktis karena tidak perlu diraut dan sudah dilengkapi dengan brush. 
Saya suka dua produk ini dari segala plus dan minusnya karena saling saling melengkapi satu sama lain. Ciee. Saya biasanya pakai dua produk ini dicampur gitu aja atau kalau lagi terburu-buru pasti pakai yang matic. Harga dua produk ini juga hampir sama, sekitar 30 ribuan. Saya pas beli malah beli satu gratis satu. 

Kalau pensil alis favorit kamu apa? Yuk share di komentar. Siapa tahu aku juga tertarik coba pensil alis andalan kamu. 

See you on the next post. Bye


Friday, 3 August 2018

Review Lakme Lip Pout Matte - Shade Victorian Rose

pretty-moody.com, lip matte, lipstick matte, lakme makeup
Review Lakme Lip Pout Matte
Ngomongin masalah lipstick emang enggak ada habisnya ya. Setelah trend matte lipstick muncul liquid lipstick. Sekarang ada juga lipstick crayon. Hemm,, tapi sebagai wanita pasti kita punya lebih dari seribu alasan untuk selalu membeli lipstick, ya khan? Cuz there is no such thing as too much lipstick, dear.

Tapi lipstick yang mau saya review kali ini bukan saya beli tapi saya dikirimi oleh eBLUSH sebagai pemenang contest menulis artikel. Isi Paketnya bermacam-macam dan salah satunya lipstick kece dari Lake Absolute. FYI, Lakme Absolute ini adalah salah satu brand makeup baru yang diproduksi di India dan berada dibawah naungan Unilever India. Produk dari Lakme Absolute ini juga beragam dan mungkin dibeberapa kota sudah ada counternya juga. Salah satu produk Lakme yang saya dapat ini adalah lipstick chubby dengan nama Lakme Absolute Lip Pout Matte.

Baca juga: Review Ranee Beauty Blender

Lakme Absolute Lip Pout Matte

Kemasan:

Lakme Lip Pout Matte ini adalah sejenis lipstick chubby dengan klaim tekstur matte. Kalau dilihat sekilas dari segi kemasan, lip pout ini mirip dengan Sephora Brilliant Jumbo Cheeks and Lips. Lipsticknya sendiri dikemas dengan bentuk bullet panjang, dengan ujung seperti crayon lengkap dengan tutupnya. Lipstick ini adalah tipe yang diputar dibagian bawahnya.

pretty-moody.com, lakme, lipstick matte, lip matte, lipstick
Review Lakme Lip Pout Matte
Kemasan Lakme lip pout ini berwarna merah dengan tutup berwarna silver dan bagian yang diputar juga berwarna senada. Saya tidak tahu kemasan untuk warna lain apakah sama juga dengan lipsticknya atau bagaimana, tapi yang jelas warna milik saya ini kemasan dan lipsticknya berwanra sama. And oh, lipsticknya dikemas dalam box berwarna hitam dengan desain minimalis.

Tidak ada yang perlu dikomplain masalah kemasan karena menurut saya praktis. Bagian ujung lipstick yang seperti crayon juga kuat dan tidak mudah patah. Meskipun istilahnya 'chubby' lipstick, tapi nyatanya ukuran lipstick ini tidak terlalu besar dan masih muat didalam pouch makeup.

Baca juga: L'oreal White Perfect Clinical Series

Ingredients:

Tidak ada yang bisa dibahas lebih lanjut tentang ingredients karena memang tidak ada daftarnya baik di box maupun di badan lipstick. I know this is kind of weird karena meskpun enggak paham dengan istilah kimia dalam kosmetik tapi serasa legha aja kalau ada daftarnya di kemasan.

pretty-moody.com, lipstick matte, lip matte, lakme makeup
Review Lakme Lip Pout Matte

Warna, Tekstur, dan Performa:

Lakme Lip Pout Matte yang saya punya ini shade Victorian Rose yang warnanya merah dengan cool undertone. I know red lipstick is not my cup of tea apalagi yang ini merahnya benar-benar gonjreng cerah ceria. Tapi beneran deh warna begini ini memberi kesan ceria dan segar diwajah. Warna merah dengan cool undertone ini bisa dipakai semua warna kulit loh, cuma saya ajah enggak pede kalau untuk keluar rumah gitu. Waktu diswatch di tangan emang warnanya cantik banget yak, seperti pink dengan blue undertone gitu. Tapi entah kenapa saat dipakai di bibir saya, warnanya jadi merah cenderung tua. Mungkin pengaruh warna kulit sih, jadi mungkin di warna kulit yang lain warnanya bisa berubah juga.

pretty-moody.com, lipstick matte, lip matte, lakme makeup
Review Lakme Lip Pout Matte
Untuk urusan tekstur, Lakme matte tipstick ini termasuk yang enak banget dipakainya. Enggak terlalu creamy ataupun terlalu kering, tapi enggak seret juga buat diaplikasikan. Yang terpenting satu kali swipe langsung keluar warnanya dan menutup warna asli bibir. Enggak perlu dipakai berualang-ulang langsung bagus. Meskipun claimnya matte lipstick, tapi masih enggak yang tipe kering dan masih transfer sedikit-sedikit. And oh, meskipun bisa menutup warna bibir dengan maksimal, tapi kalau bibirnya lagi kering dan pecah-pecah seperti saya, hasilnya kurang bagus karena menampakkan jelas garis bibir.

Baca juga: Review Kutek Stroberi

Yang saya paling suka adalah lipstik matte Lakme ini tahan banget sampai hampir 5 jam. Yah meskipun pudar sedikit-sedikit saat makan dan minum, tapi semakin pudar malah semakin bagus dan enggak terlalu gonjreng lagi. Jujur sih, saya enggak pernah pakai lipstick ini untuk single-use, karena terlalu kenceng aja warnanya apalagi buat ke Indomaret. Jadi, saya biasanya pakai buat efek ombre dengan lipstik lain yang berwarna nude tapi dengan undertone senada. Hasilnya? Bagus banget kalau dipakai buat ombre lips.

Apakah kamu juga pernah coba Lakme Lip Pout Matte ini? Share pengalamanmu dikomen ya.

I'll see you on the next post. Bye


Thursday, 19 July 2018

Review Pixy Line and Shadow - Praktis dan Terjangkau

pixy line and shadow, pixy eyeliner,
Review Pixy Line and Shadwo White
Bila biasanya eyeshadow berbentuk powder dan dikemas dalam bentuk palette, sekarang juga sudah ada eyeshadow dalam bentung pensil. Dari namanya pasti sudah bisa ditebak kalau eyeshadow pensil ini sangat praktis dan mudah dipakainya. Tapi, siapa sangka kalau Pixy Cosmetics menggabungan eyeshadow dengan eyeliner menjadi sebuah produk dengan nama Pixy Line and Shadow. Jenius, bukan?

Produk ini sendiri sebenarnya bukan produk yang baru. Saya pun sudah pernah pakai Pixy Line and Shadow ini cuma saya buang karena kadaluarsa. Sayang sih sebenarnya mau buang soalnya produknya masih banyak banget, tapi ya gimana lagi saya lebih takut pakai produk kadaluarsa. Akhirnya saya beli lagi, brand dan warna yang sama. Lalu apakah sama masih sama cinta seperti pertama kali pemakaian? Yuk, lanjut baca.

Baca juga: Review Ranee Beauty Blender

Pixy Line and Shadow

pixy line and shadow white, pixy line and shadow, pixy eyeliner, pixy eyeshadow
Review Pixy Line and Shadwo White

Kemasan:

Pixy Line and shadow ini adalah perpaduan antara eyeshadow dan eyeliner. Sehingga produk ini dibuat dalam bentuk pensil yang simple tanpa kotak hanya plastik segel tipis. Informasi produk, termasuk cara penggunaan, ingredients, dan sejenisnya, dicetak di plastik tersebut dan pastinya setelah dibuka akan dibuang.

Secara umum sih tidak ada yang perlu dipertanyakan tentang bentuk pensilnya namun saat pertama pakai saya sempat bingung, ini pensil diraut atau diputar ya? Padahal saat saya utek-utek bagian ujungnya enggak bisa diputar. Ternyata oh ternyata pensil ini adalah jenis yang diraut meskipun warnanya hitam. Lucu ya pensil tapi kayunya warna hitam dengan tulisan produk dan aksen bintang-bintang.

Untuk menjaga keawetan dan kebersihan produk, Pixy Line and Shadow ini juga dilengkapi tutup bening dibagian ujung pensilnya. Jadi, enggak khawatir pensil bakalan kotor atau tumpul karena tabrakan dengan benda lain.

Baca juga: Review L'oreal Clinical White Series

Ingredients:

Seperti yang sudah saja jelaskan di atas, tidak ada yang bisa dibicarakan tentang ingredients-nya. Lha wong sekali dibuka plastik segel sudah koyak enggak karuan. Lagi pula, tulisan ingredients dicetak di atas plastik bening dan tulisannya warna bening. I doubt if anyone can actually read it.

pretty-moody.com, pixy line and shadow, pixy eyeliner, pixy eyeshadow, pixy cosmetic
Review Pixy Line and Shadow White

Performa, tekstur, dan warna:

Pixy Line and shadow ini tersedia dalam berbagai warna. Kalau tidak salah ada lebih dari 8 pilihan warna dan yang saya pilih ini putih atau silver. Saya lupa tapi nama shade-nya ada di bagian segel plasik yang tentu saja sudah saya buang. Mungkin Pixy berkenan menambah koleksi warna lagi terutama warna-warna kulit. Pasti keren banget.

Yang paling saya suka dari Pixy Line and Shadow ini adalah teksturnya. Dari semua jenis eyeliner pensil yang pernah saya coba, Pixy Line and Shadow ini adalah yang paling empuk teksturnya. Saking empuknya, kalau diraut rawan patah-patah. Tapi saat digunakan, rasanya enggak perlu ngoyo, cukup diulas pelan-pelan aja. Bahkan untuk digunakan diwaterline juga enak banget dan enggak sakit cuma perlu beberapa kali pakai biar warnanya bisa benar-benar jreng terlebih untuk waterline yang tipe berair. Kalau tidak diulang beberapa kali, eyelinernya terlihat patchy atau enggak rata gitu.

pretty-moody.com, pixy line and shadow, pixy eyeliner, pixy eyeshadow
Review Pixy Line and Shadow White on inner corner
Kalau digunakan sebagai eyeshadow juga enggak susah. Karena teksturnya super empuk jadi gampang banget dipakai, seperti pakai eyeshadow pada umumnya,  dan di-blend juga gampang tapi tetap harus cepat-cepat ya biar enggak kering. Pixy Line and Shadow ini juga cukup awet. Biasanya saya pakai produk ini untuk bagian waterline dan bisa bertahan hingga 5 jam. Wow banget kan.
Padahal waterline saya tipe yang selalu berair.

Baca juga: Review Purbasari Eyeliner Pen 

Pixy Line and Shadow ini sudah menjadi kecintaan saya dan pengen beli lagi warna yang lain. Harganya juga sangat bersahabat, saya beli sekitar 30 ribuan. Selain itu juga tersedia di hampir semua counter Pixy. Kalau kamu punya eyeliner warna andalan juga? Jangan lupa share ya di komentar.

I'll see you on teh next post. Bye.



Monday, 16 July 2018

Review Ranee Beauty Blender - Beauty Blender Lokal Super Murah

Harus saya akui, saya bukanlah anak beauty blender dan entah kenapa enggak terlalu tertarik dengan beauty bender. Sejak pertama kemunculan beauty blender hingga perkembangannya menjadi berbagai bentuk, saya tetap setia dengan flat top brush dari Mineral Botanica studio series karena ya.. enak aja dipakainya.

Sampai akhirnya kemarin saya pakai foundation cream dari Viva Kosmetik dan baru sadar kalau brush kecintaan saya enggak cocok dengan foundation jenis cream yang kental begini. Atau saya yang enggak bisa pakainya? Pokoknya foundie yang saya pakai kayak enggak mau rata gitu kalau pakai brush. Akhirnya mau enggak mau saya harus membeli beauty blender untuk dijodohkan dengan foundation cream.

Baca juga: Review Mineral Botanica Brush Set

Sebenarnya pilihan beauty blender merk lokal tidak terlalu banyak. Ada banyak yang tidak bermerk tapi saya takut kalau bau karetnya kenceng dan performanya sama dengan sponge biasa. Lah, kalau performanya sama dengan spons biasa, kayak unfaedah gitu beli beauty blender. Makanya saya pilih yang bermerk meskipun merk lokal. Saya juga selalu berprinsip lebih baik membeli merk lokal tapi asli dari pada membeli merk luar negeri tapi palsu.

Dari seuprit pilihan merk lokal yang memproduksi beauty blender, pilihan saya jatuh pada si ungu Ranee beauty blender ini. Kenapa? Karena dia ungu. Seriusan, karena warna ungunya menurut saya cantik banget. Saya sih enggak tahu ya gimana perbandingannya dengan beauty blender merk lain, lha wong ini aja beauty blender pertama yang saya punya. Ehm, tapi tetap lanjut saya review kok.

pretty-moody.com
Review Ranee Beauty blender

Ranee Beauty Blender

Kemasan:

Beauty blender dari Ranee ini dikemas dalam box mika berwarna bening. Ada aksen tulisan Ranee warna biru di bagian depan dan juga kertas petunjuk penggunaan dan informasi produk yang diselipkan dibagian belakang. Kemasannya super simpel dan tidak berisik tapi menurut saya cukup manfaat karena kalau pas habis dipakai dan belum dicuci bakalan kelihatan. Jadi, pengen buru-buru nyuci biar enggak dikira jorok.

Oh, FYI, Ranee ini adalah salah satu merk kosmetik lokal. Enggak terlalu terkenal memang dan tidak pernah ngiklan di TV atau sosmed. Tapi, ada banyak beauty blogger lain yang sudah mereview produk kosmetik dari Ranee ini.

Performa:

Sekilas dilihat, Ranee Beauty Blender ini seperti sama saja dengan beauty blender kebanyakan. Kalau beauty blender lain berbentuk seperti telur, kalau beauty blender ini bentuknya yang miring itu (gimana ya jelasinnya? Liat fotonya aja ya.) Awalnya saya kira beauty blender ini juga sama macam spons gitu, tapi ternyata lebih padat. Beauty blender ini empuk tapi padat cuma saya aja kurang beruntung dapat yang ada bolong dipermukaannya.

pretty-moody.com
Review Ranee Beauty blender
Sama seperti penggunaan beauty blender dan spons lainnya, produk ini juga harus digunakan dalam keadaan lembab. Jangan pernah pakai beauty blender dalam keadaan kering ya. Karena hasilnya enggak akan maksimal. Kalau versi saya, beauty blender bisa dibasahin dulu dengan air (bisa juga direndam dalam air terus peras sekuat hati eh tenaga). Atau bisa juga sebelum digunakan semprot dengan komen netizen face mist terlebih dahulu.

pretty-moody.com
Review Ranee Beauty blender

Hasilnya?

Beauty blender dari Ranee ini membuat aplikasi foundation ini jadi halus dan tidak terlihat cakey bahkan untuk foundie dengan tekstur krim kental. Tapi dengan catatan kalau beauty blender harus dalam keadaan lembab ya. Kalau beauty blender kering ya tetap aja sudah dan malah menyerap produk lebih banyak. Tapi memang ya disini saya melihat perbedaan antara beauty blender dengan brush. Kalau beauty blender cenderung menyerap produk lebih banyak (karena terbuatnya juga dari spons) meski teksturnya empuk dan padat.

Baca juga: Reviw L'oreal White Perfect Clinical Series

Secara umum, mau pakai beauty blender atau flat top brush itu tergantung dengan produk yang digunakan. Kalau versi saya, segala produk yang cair (foundie, BB cream, DD Cream, dan teman-temannya) lebih enak pakai brush. Tapi kalau founde jenis krim yang kental, lebih enak pakai beauty blender.

Things that I like:

  • Hasil lebih rata untuk foundie jenis krim kental
  • Tekstur lebih padat dan empuk dari pada spons biasa
  • Warnanya ungu
  • Harganya sangat amat terjangkau cuy, cuma 27 rebu saja. 

My concern:

  • Sama halnya dengan kuas, beauty blender juga harus dibersihkan setiap selesai dipakai. Sayangkan warna ungu yang cantik berubah jadi coklat karena foundie trus dibiarkan gitu aja. 
  • Harus digunakan dalam keadaan basah/lembab. 
  • Mungkin di beberapa tempat susah cari merk Ranee. Saya belinya di toko kosmetik lokal (Saya beli di toko Ratu, Malang)
Memang sih aplikator makeup itu diciptakan sesuai dengan kebutuhan dan juga jenis produk yang digunakan. Sama dengan beauty blender ini yang juga berjodoh dengan foundie jenis krim. Yuk share beauty blender favorit kamu dikomen. Siapa tahu saya juga pengen cobain produk favorit kamu.

l'll see you on the nest post. Bye.