Sunday, 14 October 2018

Review Mineral Botanica Air Cushion Foundation Matte Finish - Cushion Lokal yang Murah

Review Mineral Botanica Air Cushion Foundation Matte Finish, mineral botanica, pretty-mood.com
Review Mineral Botanica Air Cushion Foundation Matte Finish
Sudah ada yang pernah pakai cushion merk lokal?

Cushion merk lokal tuh memang belum banyak tapi sudah mulai bermunculan. Duh, senang ya kalau kosmetik lokal sudah mulai berinovasi. Enggak kalah deh sama kosmetik dari luar negeri. Jujur saja, saya tidak terlalu berani mencoba-coba kosmetik complexion macam cushion atau foundation. Kenapa? Karena khawatir enggak cocok warnanya dan juga takut jerawatan.

Tapi kemarin kebetulan DD Cream lagi habis dan enggak mau repurchase brand yang sama, saya jadi memutuskan untuk membeli cushion. Dari beberapa brand cushion lokal, pilihan saya jatuh pada cushion merk lokal ini. Mungkin banyak yang heran yah kenapa enggak beli cushion Korea aja pilihannya banyak. Tapi, saya ragu kalau cushion Korea soalnya shadenya enggak terlalu cocok sama warna kulit orang Indonesia.

Baca juga: Review Ranee Beauty Blender

Cushion Mineral Botanica yang saya beli ini sebenarnya bukan produk yang baru ya. Bahkan sudah launching dari beberapa tahun yang lalu. Selain itu, cushion Mineral Botanica ini juga tersedia dala dua jenis yaitu matte finish dan slight dewy finish. Saya sih sebenarnya pengen yang slight dewy finish tapi shade yang saya mau enggak ada. Jadilah pilih matte finish. Apa? Matte finish untuk kulit kering? Yes, I know its insane but it is not that horrible. Mau tau kenapa? Yuk lanjut baca

Mineral Botanica Air Cushion Foundation Matte Finish - Shade Beige

Review Mineral Botanica Air Cushion Foundation Matte Finish, pretty-moody.com
Review Mineral Botanica Air Cushion Foundation Matte Finish

Kemasan:

Dari segi kemasan, cushion MiCa ini mirip dengan kemasan cushion kebanyakan dan tidak ada yang aneh. Bentuknya compact, lengkap dengan kaca, penutup cushion, dan juga bantalan cushionnya. Kalau dibanding dengan compact powder, kemasan cushion ini memang sedikit lebih besar dan lebih gendut. Tapi masih okelah kalau dibawa travelling.

Kemasan cushion ini terbuat dari plastik dengan warna putih yang akan cepat kotor saat tanganmu kotor. Dan ada printing brand di bagian depan dengan aksen sedikit timbut tapi kayaknya lama-lama tulisan itu bakalan pudar dan hilang.

Baca juga: Review L'oreal White Perfect Clinical Series

Struktur cushion ini juga sama dengan cushion lain dengan sponge untuk mengambil foundation dan juga sekat antara sponge aplikator dan foundationnya. Saya enggak tahu untuk cushion lain, tapi rasanya sekat cushion MiCa ini agak seret gitu. Selain itu, foundationnya juga dilapisi dengan plastik segel yang menandakan kalau produk tersebut masih baru dan belum pernah dipakai. Selain segel plastik di bantalan cushion, bagian kaca juga ada segelnya tipis. Saya sempet kaget waktu pas pertama kali buka. Lho, kok kacanya buram. Eh ternyata ada sticker segel tipis yang melindungi kaca. Duh, Ndesa banget yak. Ukuran kacanya juga besar dan lega banget.

Review Mineral Botanica Air Cushion Foundation Matte Finish, pretty-moody.com
Review Mineral Botanica Air Cushion Foundation Matte Finish
Air cushion MiCa ini dilengkapi dengan box warna senada dengan berbagai keterangan di boxnya. Selain itu, untuk memastikan produknya, box dilapisi dengan plastic seal dan cushionnya juga dilengkapi dengan plastic seal. Double seal-lah istilahnya. Yang saya suka bagian dalam boxnya ada semacam printing gitu yang girly dan cute banget tapi lupa saya fotoin.

Ingredients dan Klaim

Mineral Botanica Air Cushion Foundation ini mempunyai beberapa manfaat yaitu:
  • Melembabkan dan menghidrasi
  • UV protection
  • Pollution protection
  • Mencerahkan wajah 
  • Menyerap kelebihan minyak
  • Mudah diaplikasikan lagi
  • Memberi efek matte
  • Complete Coverage
Review Mineral Botanica Air Cushion Foundation Matte Finish, pretty-moody.com
Review Mineral Botanica Air Cushion Foundation Matte Finish
Meskipun cushion ini termasuk jenis matte finish, tapi dia tetap menghidrasi dan melembabkan. Makanya kulit saya yang kering masih bisa banget pakai ini. Selain itu yang perlu diperhatikan juga adalah cushion MiCa ini tidak mengandung SPF dan hanya UV protection. Di daftar ingredient terdapat Zinc Oxide yang berfungsi sebagai UV protection. Jadi, wajib pakai sunscreen dulu ya sebelum pakai cushion ini. Eh tapi saya selalu pakai sunscreen terpisah bahkan bila kosmetik sudah mengandung SPF. Enggak lega aja kalau cuma mengandalkan SPF dari kosmetik. 
Cushion ini masih mengandung alkohol meskipun terdapat di bagian tengah list ingredients. Tapi, cushion ini tidak mengandung paraben. Itulah mengapa saya suka Mineral Botanica karena sebagian besar produknya bebas paraben. Selain itu, cushion ini tidak mengandung parfum. Hello, parfumeless cosmetic. Kosmetik dan skincare yang tidak mengandung parfum itu tingkat iritasinya rendah, jadi cocok untuk kulit sensitif sekalipun.

Aplikator

Review Mineral Botanica Air Cushion Foundation Matte Finish, pretty-moody.com
Review Mineral Botanica Air Cushion Foundation Matte Finish
Sama seperti cushion lain pada umumnya, cushion MiCa ini juga sudah dilengkapi dengan sponge aplikator. Kualitas aplikatornya juga bagus, spongenya tebel tapi lembut dan enak buat nge-blend. Tapi setelah satu kali dipakai, sponge akan sangat terlihat kotor dan harus rajin dicuci karena warnanya putih. 

Performa dan Tekstur

Air cushion lokal ini punya tekstur yang cair tapi tidak se-cair liquid foundation. Teksturnya masih antara cair dan creamy, jadi sangat mudah untuk di-blend. Selain itu juga tidak ada aroma menyengat dari cushion ini meskipun tidap mengandung parfum. Jadi aromanya ya biasa aja, tidak ada aroma wangi ataupun bau-bau kimia.

Cushion foundation ini memang jenisnya matte finish tapi enggak yang matte kering gitu. Masih bisa dipakai untuk kulit kering. Awalnya saya juga ragu pakai ini karena takut nanti akan cakey atau terlihat dempul banget. Eh, tapi nyatanya bagus-bagus saja dipakai di kulit kering saya asalkan sebelumnya pakai pelembab dulu banyak-banyak. Kulit masih terasa lembab kenyal saat pakai cushion ini.

Review Mineral Botanica Air Cushion Foundation Matte Finish, pretty-moody.com
Review Mineral Botanica Air Cushion Foundation Matte Finish
Dari segi performa, cushion ini bisa tahan hingga 6 jam-an. Bahkan, setelah kulit sedikit berkeringat malah akan tampak glowy sehat gitu. Kemarin saya sempat pakai buat jalan-jalan ke tempat wisata dan panas-panasan, tapi foundationnya tetap stay dan tidak leleh.

Review: Lakme Lip Pout Shade Victorian Rose

Setahu saya cushion ini tersedia dalam 4 warna dari yang paling terang hingga gelap. Punya saya ini shade beige atau shade tengah-tengah. Kalau dilihat sekilas di sponge cushion memang seperti gelap, tapi pas diaplikasikan di wajah saya bisa pas banget, enggak terlalu putih ataupun gelap. Seneng saya tuh, baru kali ini saya nemu foundation yang warnanya benar-benar nyatu sama kulit. Seringnya sih foundation selalu lebih terang.

Review Mineral Botanica Air Cushion Foundation Matte Finish, pretty-moody.com
Review Mineral Botanica Air Cushion Foundation Matte Finish
Air cushion foundation ini punya coverage medium karena bisa menutupi bekas-bekas jerawat meski masih ada samar-samar nampak. Not a big deal, tinggal timpa saja pakai concealer. Beres. Tapi, pemakaian foundation ini menurut saya juga agak tricky karena kalau kebanyakan pakai akan terlihat cakey dan dempul. Terutama di bagian ujung hidung. Selain itu setelah diaplikasikan ke wajah juga harus cepat-cepat di-blend biar enggak kering.

Overall, saya suka dengan Mineral Botanica Air Cushion Foundation ini; warnanya bagus, kemasan bagus, tanpa parfum, dan performa juga bagus. Dan meskipun harganya cukup lumayan untuk cushion lokal, tapi untuk cushion harga di bawah 200 ribu, MiCa ini masih bagus banget. Enggak kalah kok dari produk luar negeri.

Kamu punya cushion andalan? Share yuk cushion andalan kamu.

See you on the next post. Bye.




Saturday, 13 October 2018

Review Garnier Oil-Infused Cleansing Water

garnier, micellar water, cleansing water, minyak argan, oil-infused, pretty-moody.com
Review Gernier Oil-Infused Cleansing Water
Micellar water tuh udah seperti produk pembersih sejuta umat. Gimana enggak kalau cara pakainya gampang, cepet, dan bersih. Pembersih wajah model ginian tuh emang cocoknya dipakai buat travelling atau pas lagi capek banget. Jadinya membersihkan wajah enggak pakai lama.

Sama dengan jutaan orang Indonesia lainnya, salah satu micellar water favorit saya adalah Garnier Micella Water. Saya sudah pernah mereview Garnier micellar water ini taupi varian yang warna pink untuk kulit sensitif. Lalu, Garnier kembali meluncurkan varian baru yaitu oil-infused cleansing water. Jelas, saya kepincut pengen nyobain karena ada embel-embel oil-infused itu yang saya pikir bakalan bagus untuk kulit kering cem kulit saya ini.

Tapi, ternyata saya masih lebih suka varian yang pink itu daripada yang ini. Kenapa? Yuk lanjut baca reviewnya.

Baca juga: Review Garnier Masker Wajah

Garnier Oil-Infused Cleansing Water

Kemasan: 

Review Gernier Oil-Infused Cleansing Water, pretty-moody.com, garnier
Review Gernier Oil-Infused Cleansing Water
Garnier oil-infused ini masih sama dengan varian yang lain. Yaitu botol bening 125ml dengan tutup fliptop yang terbuat dari plastik. Yang membedakan hanya warna tutupnya saja, yaitu warna krem untuk varian oil-infused. Kalau masih baru, bagian tutup ada segel plastik yang memastikan kalau produk terjamin.

Ingredients: 

Secara umum, komposisi micellar water ini hampir sama dengan varian yang lain, hanya saja karena ini oil-infused, maka ada campuran minyak atau oil. Garnier micellar water ini menggunakan argan oil atau minyak argan sebagai campuran minyak. Sebagaimana kita tahu, argan oil itu mempunyai manfaat yang besar untuk kecantikan dan kesehatan. Jadi, enggak salah kalau minyak ini digunakan sebagai campuran micellar water.

Baca juga: Review Garnier Micellar Water Pink

Review Gernier Oil-Infused Cleansing Water, pretty-moody.com
Review Gernier Oil-Infused Cleansing Water

Klaim, Performa, dan Aroma:

Garnier oil-infused cleansing water ini mempunyai beberapa kelebihan yaitu:
  • Mampu membersihkan makeup waterproof
  • Menutrisi kulit
  • Tanpa rasa berminyak
Memang sih pembersih yang berbahan dasar minyak itu lebih ampuh buat mengangkat makeup yang sifatnya waterproof seperti eyeliner, lipstick matte, dan juga foundation. Kalau untuk membersihkan, saya suka banget dengan hasil micellar water ini. Makeup waterproof jenis apapun bisa dibersihkan dengan gampang banget dan enggak perlu pakai banyak kapas.

Review Gernier Oil-Infused Cleansing Water, pretty-moody.com
Review Gernier Oil-Infused Cleansing Water
Sebenarnya yang bikin saya tertarik dengan produk ini adalah tampilan minyak yang terpisah dengan micellar waternya. Berasa lagi bikin science project jaman SD aja yang mencampur minyak dengan air. Sebelum digunakan wajib banget buat dikocok biar minyak dan air menyatu. Kemudian tinggal tuang dikapas. kalau dikocok micellar water ini bakalan berubah warna jadi krem butek. 

Kalau untuk menutrisi kulit, eenggg, sepertinya enggak terlalu pengaruh ya. Karena kulit saya tetap saja kering-kering begini. Tapi, kalau kulit lagi kering mengelupas gitu, terus pakai micellar water ini, beh, perih banget rasanya sodara. Saya pernah pakai micellar water ini pas kulit lagi kering dan sedikit sunburn, rasanya perih, bahkan setelah cuci muka. Padahal karena mengandung oil, saya pikir bakalan enak dipakai untuk kulit kering. Ternyata B aja sih. 
Dari segi aroma, emm, jujur saja saya enggak suka aroma micellar water ini. Aromanya itu semacam aroma jeruk yang khas banget dari produk-produk garnier. Tapi saya enggak sukanya aromanya karena kenceng. Ya, tahulah how I feel about perfume in skincare. Better avoid it. Kadang karena saking kencengnya aroma jeruk ini, saya bisa pening mendadak setelah membersihkan wajah. Duh, padahal sudah ampuh membersihkan makeup waterproof, tapi aromanya bikin pening. 

Kalau dibanding dengan varian yang pink, micellar water ini lebih banyak kandungan komposisinya. Dan divarian pink tidak terdapat parfum alias gak ada aroma. Saya rasa mungkin yang bikin rasa perih dan clekit-clekit adalah parfum. Soalnya saya sudah pakai varian pink, habis dua botol, dan baik-baik saja. 

Sebenarnya saya suka dengan oil-infused micellar water ini karena membersihkan makeup waterproof jadi gampang bianget. Tapi, saya enggak suka aromanya, kenceng bet. Kalau disuruh milih, saya lebih suka varian yang pink lah. Tawar tanpa aroma dan tanpa clekit-clekit. Dari segi harga, saya juga lebih suka varian yang pink, lebih murah dari pada yang oil-infused ini. 

Kalau kamu suka varian Garnier micellar water yang mana? Share di kolom komentar ya. 

See you on the next post. 

Tuesday, 2 October 2018

What's in the Box? Unboxing dan First Impression Mirabella Cosmetics


Sudah pada tahu kan kalau saya suka banget dengan produk dari Mirabella Cosmetic. Kebetulan beberapa hari yang lalu saya dapat kiriman paket produk karena menang salah satu giveaway. Surprise banget waktu paketnya datang karena semuanya dalam nuansa ungu unyu gitu. Bahkan box dan pita pembungkus juga ungu. Persis kayak kado ulang tahun. Tapi lebih surprise lagi saat tahu ternyata isinya banyak beud dan semuanga produk favorit atau yang pingin saya cobain. Cus, yuk langsung aja ke unboxing dan first impression.

Beauty Package dari Mirabella Cosmetic

Mirabella Cosmetics, Mirabella, Martha Tilaar, pretty-moody.com
Mirabella Cosmetics
Dalam satu box ini ada enam buah produk andalan dari Mirabella, yaitu eyeshadow kit, two way cake, lip cream matte, colorfix lipstick, eyeliner pen, dan mascara. Yang menarik perhatian saya dari box ini adalah lip cream dan eyeliner. Semua produk dominan berwarna ungu atau paling enggak ada nuansa ungu khas Mirabella.

Sebenarnya saya tuh pengen banget cobain stick foundation Mirabella dari dulu. Tapi dapatnya ini, ya sudah dipakai saja yang ini.

Mirabella Eyeshadow Kit II

Mirabella Cosmetics. Mirabella eyeshadow, pretty-moody.com
Mirabella Cosmetics
Produk pertama yang akan saya bahas adalah Mirabella Eyeshadow Kit II. Sebenarnya saya sudah punya eyeshadow kit ini tapi yang seri I. Nah, yang seri II ini secara kemasan masih sama dengan seri yang lain, yaitu palette eyeshadow 12 warna. Kalau yang saya punya itu warnanya cenderung cerah ceria, tapi yang eyeshadow kit II ini cenderung pink dan calm. Warna favorit saya tentu yang pink rose gold dan navy blue. Dari segi pigmentasi juga sama, ada yang pigmented ada yang enggak. Untuk warna-warna gelap misalnya hitam, ungu, sama coklat, memang kurang pigmented. Sebagian besar lebih 'keluar' warnanya kalau diaplikasikan dengan jari.

Baca juga: Review Mirabella Eyeshadow Kit I

Mirabella UV Two Way Cake

Mirabella Cosmetics, Mirabella UV two way cake, Mirabella bedak padat, pretty-moody.com
Mirabella Cosmetics UV Two Way Cake
Produk ke dua dari paket ini adalah Mirabella Two Way Cake UV. Ini adalah bedak padat dengan fomula yang halus. Kemasannya berwarna ungu polos dan hanya ada tulisan brand saja. Dari segi kemasan memang terlihat finishingnya agak terkesan 'kasar' karena agak seret waktu dibuka tutup. Bedak ini tidak mengandung SPF, hanya sunscreen saja serta mengandung vitamin E dan Jojoba Oil. Punya saya ini shade 03 warna natural beige. Di foto memang terlihat agak gelap tapi saat dipakai ternyata warnanya bagus. Selain itu, butiran bedaknya juga halus jadi enggak terlihat dempul saat dipakai.

Mirabella Colorfix Lipstick 

Mirabella Cosmetics, Mirabella Colorfix Lipstick, lipstick Matte, pretty-moody.com
Mirabella Cosmetics Colorfix Lipstick
Saya sudah pernah bahas lipstick ini secara lengkap di blog. Warnanya memang didominasi warna merah, dan saya dapat yang nomor #60. Saya rasa semua warna kulit bisa terlihat bagus pakau lipstick ini karena merahnya netral. Memang sih bukan warna yang akan saya pakai buat ke Indomaret, tapi kalau mau kondangan atau ke acara penting, warna ini tuh bisa bikin riasan terlihat glamor seketika.

Baca juga: 16 Shade Mirabella Colorfix Lipstick

Mirabella Matte Expert Lip Cream

Mirabella Cosmetics, Mirabella matte expert lip cream, mirabella lip cream, liquid lipstick, pretty-moody.com
Mirabella Cosmetics Matte Expert Lip Cream
Mirabella Matte Expert Lip Cream ini adalah produk baru dari Mirabella karena sekarang kan lagi booming banget liquid lipstick gitu. Saya seneng baget waktu tahu kalau dalam paket ada lipcreamnya juga soalnya sudah lama pengen cobain ini. Nah, warna-warna lip cream ini bervariasi, dari yang merah hingga yang warna nude dan netral. Jadi enggak didominasi warna merah aja ya. Yang saya dapat ini shade 03 namanya Cocoa. Warnanya cenderung coklat, agak peach, dan agak orange; tipikal warna kesukaan saya. Berbeda dengan varian Colorfix lipstick, Matte Expert ini tidak dilengkapi dengan box. Hanya plastik segel saja dan semua keterangan ada di plastiknya. Jadi, kalau plastik dibuka, informasi produknya ikut hilang. Tapi saya suka dengan tekstur lipcream nya, tidak terlalu kental ataupun cair dan pigmented untuk menutupi warna asli bibir.

Mirabella Eyeliner Pen

Mirabella Cosmetics, mirabella eyeliner pen, pretty-moody.com
Mirabella Cosmetics Eyeliner Pen
Tahukan kalau eyelnier pen itu memudahkan hidup cewek-cewek? Nah, eyeliner pen dari Mirabella ini juga termasuk dalam beauty paket nya. Dikemas dalam box warna ungu dan eyelinernya sendiri warna silver dengan aksen ungu juga. Eyeliner ini warna hitam dengan tapi ujungya bukan tipe lancip tipis seperti Purbasari Eyeliner Pen. Ujung eyeliner ini adalah bentuk spidol seperti Eyeliner Fanbo. Untuk ukuran pen yang ramping, isi eyeliner ini cukup banyak yaitu 1.2 ml.

Baca juga: Review Fanbo Eyeliner Pen

Mirabella 4 in 1 Perfecting Mascara

Mirabella Cosmetics. mirabella mascara, mascara, pretty-moody.com
Mirabella Cosmetics Perfecting Mascara
Produk terakhir adalah Mirabella 4 in 1 Perfecting Mascara. Berbeda dengan produk lainnya, masacara ini dikemas dalam box plastik tapi masih dengan aksen ungu khas Mirabella. Yang saya suka dari mascara ini adalah bentuk produknya yang unik. Bukan berbentuk bulat lonjong seperti mascara kebanyakan, tapi bentuknya pipih gitu. Sikat mascaranya juga lancip dan langsing, jadi mudah untuk mengaplikasikan di bawah mata. Mascara ini mengklaim mempunyai 4 keunggulan dalam 1 kemasan yaitu waterproof, lengthening, curling, dan volumizing.

Yang palig favorit menurut saya adalat Matte Expert lipcream dan mascara. Tapi, overall semua produk Mirabella ini bagus dan layak buat dicoba. Selain itu, semua produk Mirabella sudah ada label halal ya, jadi aman buat digunakan.

Let me know kalau ada yang pengen review terpisah dari beberapa produk di atas ya.

See you on the next post. Bye.

Wednesday, 12 September 2018

Review Maybelline Powder Mattes - Lipstick Matte Paling Ringan

lipstick, maybelline, powder mattes, matte lipstick, pretty-moody.com
Review Maybelline Powder Mattes Lipstick
Saya mungkin termasuk dari sekian juta umat yang terlambat mencoba lipstick dari Maybelline ini. Beberapa bulan belakangan ini, saya memang lagi 'diet' lipstick karena stock lipstick masih banyak dan yang dipakai cuma yang itu-itu saja. Tapi bulan lalu rasanya saya sudah gatal pengen beli lipstick baru dan akhirnya pilihan saya jatuh pada Maybelline The Powder Mattes ini.

Rasanya seneng karena bisa 'diet' lipstick, tapi juga berasa katrok karena telat nyobain produk-produk yang lagi hype. Sepeti lipstick The Powder Mattes yang setelah berjuta-juta abad kemunculannya, saya masih baru pertama kali ini nyobain. Padahal orang lain mungkin sudah nyoba semua shade-nya. DUH. Yo wes lah gapapa yang penting sekarang saya udah nyobain dan jatuh cinta sama lipstick ini. Bagaiman bisa? Yuk lanjut baca.

Baca juga: Review Lakme Lip Pout Matte 'Victorian Rose'

Maybelline The Powder Mattes

Kemasan:

Dari segi kemasan, lipstick Maybelline ini berbentuk kotak berwarna coklat-orange. Bentuknya berbeda dengan lipstik kebanyakan yang tutupnya cuma separuh, tapi Maybelline ini tutupnya menyeluruh ke semua bagian lipstick seperti selongsong. Bagian lipsticknya ada di dalam dan diputar seperti lipstick pada umumya. Menurut saya bentuknya cukup bulky dan tidak slim dibanding dengan lipstick lain. Jadi, cukup memakan tempat kalau dibawa traveling.

review, maybelline powder mattes, lipstick Matte, pretty-moody.com
Review Maybelline Powder Mattes
Selain bentuk dan ukuran kemasan, saya juga cukup gemas dengan labelnya. Di bagian tutup ada plastik pembungkus dengan nama merek dan juga keterangan produk seperti tanggal kadaluarsa, ingredients, dan sebagainya. Tapi keterangan produk tersebut hanya dicetak di plastiknya saja. Jadi kalau plastiknya dilepas, lipsticknya jadi polos tanpa tulisan apapun. Bagi saya rasanya lipsticknya jadi 'telanjang', tapi mungkin beberapa orang tetap suka karena lipstick jadi simpel dan tidak berisik.

Review: Viva Perfect Matte Lipstick 'Barely Nude'

Warna, Aroma, dan Performa:

Lipstik Maybelline The Powder Mattes ini tersedia dalam berbagai warna mulai dari warna netral hingga bold. Punya saya ini wanra pink nude dengan sedikit warna coklat  dan nama shadenya 'Touch of Nude'. Saya girang banget waktu nemu warna ini karena memang sudah lama nyari warna begini. Dari semua warna lipstick Maybelline powder mattes, saya memang paling takjub dengan pilihan warna netralnya yang bagus-bagus banget.

review, maybelline powder mattes, lipstick Matte, pretty-moody.com
Review Maybelline Powder Mattes
Selain warnanya yang bagus, liptick ini juga aromanya enak, semacam aroma vanila campur semangka gitu. Kadang bau kimia di lipstick emang suka agak menggangu kan ya karena seperti masuk ke tenggorokan, tapi lipstick ini enggak.

Baca juga: Review Himalaya Herbal Whitening COmplexion Face Wash

Tapi dari semua hal, yang paling saya suka (mungkin juga orang lain) adalah teksturnya. Dari semua varian lipstick matte yang pernah saya coba, hanya Maybelline powder mattes ini yang teksturnya ringan banget. Bahkan serasa enggak pakai lipstick saking ringannya. Mau dioles berkali-kali pun rasanya tetap ringan di bibir, bahkan kayak lupa kalau lagi pakai lipstick. Meskipun teksturnya ringan, lipstick ini tetap bisa menutup warna asli bibir dengan sempurna dan enggak patchy atau susah rata.

review, maybelline powder mattes, lipstick Matte, pretty-moody.com
Swatch Maybelline Powder Mattes
Hasil akhir lipstick ini matte, tapi tetap lembut, tidak cracking di bibir, dan sedikit transfer. Kalau habis pakai lipstick terus pakai masker jelas yes jadi transfer. Tapi meskipun sedikit transfer, lipstick ini tetap awet dipakai seharian, dan setelah makan minum memang hilang sedikit-sedikit tapi warnanya tetap chantik kok. Tapi meskipun lipsticknya jenis matte, tapi waktu dioles di bibir, tekstur lipsticknya lembuut banget kaya mentega dan enggak seret. Nah, bingung kan kenapa lipstick Maybelline bisa se-enak ini.
Overall, saya suka banget lipstick Maybelline Powder Mattes ini dari tekstur ringan, bau enak, dipakai juga enak, dan pilihan warnanya cantik-cantik. Duh, rasanya pengen borong semua warna netralnya yak. Apakah kamu juga punya lipstick favorit? Share di komentar ya siapa tahu saya juga tertarik coba lipstick favorit kamu.

See you on the next post.


Friday, 7 September 2018

Review Himalaya Herbal Clear Complexion Whitening Face Wash

himalaya, whitening, facewash, pretty-moody.com
Review Hada Labo Herbal Clear Complexion Whitening Face Wash
Sebenarnya saya enggak ada niat untuk ganti sabun wajah, tapi beli ini karena pas ke Blitar beberapa waktu yang lalu saya lupa enggak bawa sabun wajah. Jadilah saya beli apa aja yang ada di toko karena Hada Labo facial wash kesayangan saya enggak ada yang jual.

Jujur sih beli Himalaya whitening facial wash ini karena sudah pernah, pakai dulu banget. Dan saya suka hasilnya, tapi yang saya rasa kualitas sabun wajah ini berubah dan kulit saya enggak terlalu suka dengan hasilnya. Apa yang bikin beda? Yuk lanjut baca.

Himalaya Herbal Clear Complexion Whitening Face Wash

Kemasan: 

himalaya, whitening, facial wash, pretty-moody.com
Review Hada Labo Herbal Clear Complexion Whitening Face Wash
Dari segi kemasan, saya rasa tidak perlu ada yang perlu dikomplain. Produknya dikemas dalam kemasan tube dari plastik berwarna bening dengan tutup fliptop berwanra hijau. Saya suka dengan desain kemasan yang berwarna bening karena membuat produknya terlihat dan juga kita bisa tahu seberapa banyak isi produk. Bagian tutupnya juga rapet dan kuat, jadi, produk enggak gampang bocok bahkan saat dibawa traveling.

Baca juga: Review Dove Beauty Moisture Face Wash

Ingredients:

Sabun wajah Himalaya ini mempunyai komposisi unik yang digunakan sebagai pencerah wajah, yaitu:

  • Saffron yang bermanfaat untuk memperbaiki warna kulit wajah. 
  • Licorice dan Dammar Putih yang bermanfaat untuk mencerahkan sekaligus mengembalikan warna asli kulit. 
  • Delima yang bermanfaat untuk merawat kulit. 
  • Mentimun yang bermanfaat untuk melembabkan kulit. 
himalaya, whitening, face wash, pretty-moody.com
Review Hada Labo Herbal Clear Complexion Whitening Face Wash
Secara sekilas memang, kandungan komposisi memang terlihat menjanjikan sebagai salah satu produk pencerah wajah. Tapi yang menjadi concern saya adalah sabun wajah ini masih mengandung Ammonium Lauryl Sulfate yang ada di urutan kedua dalam daftar komposisi. 

Seingat saya, pertama kali saya membeli sabun wajah Himalaya ini, ada tulisan free SLS/SLES pada kemasan. Tapi sekarang sudah enggak ada dan malah ada kandungan ALS-nya. Berdasarkan artikel di Wollipop dan editorial female daily, ALS, SLS, dan SLES adalah bahan kimia yang digunakan dalam produk pembersih untuk membuat busa atau foaming agent. Bahan kimia ini bisa menyebabkan kulit kering dan juga iritasi. 

Tekstur, Aroma, dan Performa: 

Sabun wajah Himalaya ini teksturnya creamy, berwarna pink muda, dan juga ada beads pink di dalamnya. Aromanya sendiri seperti aroma floral yang soft dan tidak menyengat. Tapi masalahnya adalah pada performa. Sabun wajah Himalaya ini termasuk cukup bersih untuk membersihkan sisa-sisa makeup. Selain itu juga tidak ada rasa tertarik atau kencang setelah pemakaian tapi terasa bersih di kulit. 

himalaya, whitening, face wash, pretty-moody.com
Review Hada Labo Herbal Clear Complexion Whitening Face Wash
Tapi, saya perhatikan setiap setelah pakai sabun wajah ini, kulit semakin kering dan terasa kasar, terutama dibagian pipi. Kemudian kalau dilanjut dengan skincare lain, bagian kulit yang kering itu akan terasa perih dan clekit-clekit. Apakah ini karena kandungan ALS? Entahlah. Padahal dulu saya sempat cocok dengan dengan sabun wajah ini. 

Sedih akutu kalau beli skincare terus enggak cocok. Tapi mau gimana lagi, saya juga enggak mau lanjut pakai kalau kulit saya semakin kering. Apakah kamu juga pernah mengalami hal yang sama dengan sabun wajah seperti saya? 

See you on the post. 

Wednesday, 5 September 2018

Review Masker Garnier - Murah dan Praktis

garnier masker, masker peel off, clay mask, matcha clay mask, pretty-moody.com
Review Masker Garnier 
Wah, gak kerasa ya sudah September aja. Padahal rasanya baru kemarin riweuh karnaval ya eh uda ganti bulan ternyata. Gak apa-apalah yang penting rutinitas skincare enggak lupa ye kan.

Salah satu rutinitas skincare yang paling saya suka adalah maskeran. Buat saya tuh maskeran seperti memberikan mood booster dan membuat perasaan lebih baik. Apakah kamu juga merasakan hal yang sama setelah maskeran? Buat saya maskeran itu enggak perlu di salon, cukup dirumah aja sambil nonton drama Korea. Gitu aja udah hepi banget. Receh banget kan ya?

Apalagi sekarang varian masker lebih banyak termasuk dalam bentuk sachet siap pakai macam masker Garnier ini. Duh, saya suka banget sama masker yang praktis-praktis gini. Tinggal gunting kemasan dan pakai deh. Tapi, apakah performa masker Garnier ini seenak cara pakainya? Yuk, lanjut baca.

Baca juga: Review Viva White Clean Mask

Tentang Masker Garnier

Secara umum masker Garnier ini dikemas dalam kemasan sachet untuk dua kali pakai. Jadi dalam satu paket ada dua sachet kecil untuk dua kali pemakaian yang praktis banget. Untuk jenis masker yang ini tersedia dalam dua varian yaitu Garnier Light Complete peel off mask dengan lemon essence dan Garnier Pure Active matcha clay mask. Varian lemon berwarna kuning dan match atau green tea berwarna hijau; yang lemon berbentuk peel off dan yang matcha wash off.

Garnier Light Complete Peel Off Mask

garnier masker, masker peel off, clay mask, matcha clay mask, pretty-moody.com
Review Masker Garnier
Saya termasuk penggemar berat masker peel off karena suka banget dengan sensasi ngentekin masker. Nah, untuk Garnier Light Complete Peel Off Mask ini lebih suka lagi karena teksturnya. Kalau masker charcoal Mineral Botanica kan mirip seperti porepack. Nah, kalau masker Garnier ini teksturnya gel bening berwarna kuning dengan aroma jeruk yang khas Garnier sekali Saat dipakai akan jadi mengkilap di wajah dan saat dikelupas rasanya kayak karet. Well, it does not necessarily look like an actual rubber, tapi tekstunya menjadi kenyal-kenyal gitu. Saat dikelupas juga enggak sakit dan ada sensasi molor saat ditarik. Masker ini bisa didiamkan selama 15 menit sebelum kemudian dikelupas dan sisa yang menempel diwajah bisa dibersihkan dengan air hangat. 


Setelah pakai masker ini, rasanya kulit jadi lembab dan lembut banget. Selain itu, masker ini juga membuat wajah enggak kusam dan cerah. CATAT ya cerah bukan putih. Selain itu, masker ini tidak terlalu memberikan hasil untuk memudarkan bekas jerawat. Mungkin harus digunakan dengan sangat amat teratur kali ya. But overall, saya suka banget dengan masker peel off ini karena membuat wajah lembab dan sensasi mengelupasnya asik.

Garnier Pure Active Matcha Clay Mask

garnier masker, masker peel off, clay mask, matcha clay mask, pretty-moody.com
Review Masker Garnier
Jujur saja ini kali pertama saya coba clay mask. Dulu sempet kepikiran buat coba clay mask tapi masih maju mundur cantik soalnya baca-baca ternyata clay mask bagus untuk mengurangi minyak di wajah. Jadinya saya takut kalau wajah akan semakin kering pakai clay mask. Tapi, tetap saja saya penasaran dengan clay mask tapi enggak mau rugi beli kemasan besar, jadi, pilih ini saja yang kemasan praktis.

Dari segi tekstur, clay mask Garnier ini sangat berbeda dengan peel off mask. Matcha clay mask ini punya tekstur cream yang thick dan kental banget. Warnanya hijau karena mengandung matcha tapi dari aroma lebih kenceng aroma lemon atau jeruk daripada teh hijau.

Saat pertama dioleskan ke wajah rasanya seret. Tapi lama-lama setelah kena panas tangan dan wajah akan jadi creamy dan lebih mudah dioleskan. Selain itu, saat dioleskan pertama terasa sensai hangat (panas?) di kulit sesuai dengan klaimnya yaitu Onsen Warming Effect. Bukan panas yang clekit-clekit gitu ya tapi hangat kayak lagi mandi air hangat gitu. Tapi pas didiamkan sudah enggak panas lagi. Penggunaan masker ini juga enggak lama sekitar 3 menit saja kemudian langsung dibilas dengan air hangat. Selain itu, masker ini juga tidak yang enggak bisa kering karena semakin lama di kulit semakin lumer.

Awalnya saya sempet takut-taku coba clay mask ini karena takut kulit kering. Masker ini memang memberikan kesan yang bersih dan halus di kulit. Tapi ada beberapa bagian wajah yang kering jadi clekit-clekit dan setelah saya pakai L'oreal White Perfect Clinical Essence jadi semakin clekit-clekit. Gosh, this dry skin struggle is real.

garnier masker, masker peel off, clay mask, matcha clay mask, pretty-moody.com
Tekstur Masker Garnier Lemon (Atas) dan Matcha (Bawah)
Sebenarnya saya suka dengan masker ini karena tidak memberikan kesan kulit tertarik tapi sebaiknya digunakan saat kulit bener-benar berminyak atau kusam saja. Selain itu jangan lupa pakai pelembab banyak-banyak dan minum air putih yang cukup agar kulit tetap terhidrasi. Kalau kulit kamu tipe kering seperti kulit saya, sebaiknya gunakan clay mask seperti Garnier matcha clay mask ini sesekali saja sebagai detoks kulit.

Dua masker Garnier ini bisa digunakan untuk dua kali pemakaian. Tapi menurut saya masker Garnier matcha bisa digunakan lebih dari dua kali. Satu sachet kecil masker matcha bisa untuk dua kali pemakaian karena teskturnya sangat kental banget, Pakai separuh kemasan sudah tebal dan mencakup seluruh muka. Kalau masker Garnier peel off pas banget, satu sachet kecil untuk satu kali pemakaian. Cara menyimpang setelah dibuka mudah banget, kamu bisa pakai solasi untuk menutup bagian yang dibuka dan gunakan lagi minggu berikutnya.

Secara pribadi, saya lebih suka masker peel off karena enggak memberikan sensari clekit-clekit. Tapi masker matcha cocok digunakan untuk sesekali detoks wajah. Selain itu, masker ini juga murah banget harganya dna tersedia di minimarket dekat-dekat rumah.

Kamu punya masker andalan apa? Jangan lupa share ya di komentar, siapa tahu saya juga tertarik cobain masker favorit kamu.

See you on the next post.

Friday, 24 August 2018

Battle - Pensil Alis Sariayu Matic dan Pensil Alis Sariayu Pro


pensil alis sariayu, pretty-moody.com
Review Pensil Alis Sariayu Matic dan Pro
Siapa yang punya prinsip pantang keluar sebelum alis kelar?

Memang ya alis itu sudah semacam elemen penting dalam hal rias merias. Semua orang sing pengennya punya alis tebal natural tapi apa daya kenyataan biasanya sering enggak sesuai. Jadilah alis yang on-fleek dengan bantuan pensil alis.

Ngomong-ngomong masalah pensil alis, saya kemarin baru beli dua jenis pensil alis dari Sariayu, yaitu pensil alis jenis matic dan biasa. Sebenarnya bukan beli dua sih, cuma beli pensil alis matic gratis yang biasa gitu. Ternyata setelah sekian tahun pakai pensil alis yang biasa, pakai pensil alis matic tuh terasa banget bedanya. Apa aja bedanya? Yuk lanjut baca ya.

Baca juga: Review Pensil Alis Fanbo

Pensil Alis Sariayu Matic

Sesuai dengan namanya, pensil alis Sariayu matic ini bentuknya matic alias diputer dan tanpa diraut. Bentuk produknya sendiri mirip dengan eyeliner matic tapi kalau pensil alis ini ujungnya lebih lancip dan lebih kecil lagi. Pensil alis punya saya ini warnanya coklat dengan kemasan yang juga warna coklat gelap. Produknya tidak dilengkapi dengan box, hanya plastik segel tipis yang dilengkapi dengan detail produk.

pensil alis sariayu, pretty-moody.com
Review Pensil Alis Sariayu Matic dan Pro
Dibagian ujung pensil terdapat brush buat merapikan alis. Saya biasanya kurang suka dengan brush bawaan pensil alis karena kaku, tapi yang ini enggak kaku. Ukuran brushnya juga kecil dan ramping, jadi waktu dipakai enggak bikin alis jadi beleberan. Baik ujung pensil dan brush dilindungi dengan tutup jadi tetap bersih.

Yang saya suka dari pensil alis Sariayu matic ini adalah ukurannya yang ramping banget termasuk ujung pensilnya. Jadi waktu dipakai buat ngisi alis bisa pas dan enggak beleber. Selain itu, pensil alisnya juga sudah dilengkapi dengan brush, jadi kalau dibawa traveling enggak perlu lagi bawa brush terpisah. Dari segi warna, pensil alis ini ada dua warna yaitu coklat dan hitam. Punya saya warna coklat dengan nama Rich Brown dan menurut saya warna coklatnya cenderung agak gelap dan enggak terlalu merah.

pensil alis sariayu, pretty-moody.com
Review Pensil Alis Sariayu Matic dan Pro

Pensil Alis Sariayu Pro

Berbeda dengan pensil alis sebelumnya, pensil alis Sariayu Pro ini adalah jenis pensil yang biasa. Pensil alis ini terbuat dari kayu dengan cara pemakaian diraut. Warna pensil alis ini tersedia dalam dua warna yaitu hitam dan coklat, tapi warna produknya semua berwarna coklat muda lengkap dengan tutup plastik.

Baca juga: Review L'oreal White Perfect Clinical

Pensil alis Sariayu pro ini tidak dilengkapi brush, jadi kalau dibawa travelling harus bawa brush terpisah. Selain itu, pensil alis ini juga tidak dilengkapi dengan box, hanya plastik segel tipis. Semua informasi produk dicetak diplastik segel tersebut, sehingga kalau sudah dibuka ya, hilang sudah informasinya.

pensil alis sariayu, pretty-moody.com
Review Pensil Alis Sariayu Matic dan Pro

Perbandingan:


  • Dari segi pigmentasi, pensil alis Sariayu matic lebih creamy dan pigmented dibanding yang seri Pro. Menurut saya warna pensil alis matic lebih cetar karena formulanya yang sangat creamy dan empuk. Tapi untuk yang pensil alis Pro, tidak terlalu creamy ataupun keras dan pigmentasinya biasa saja, tidak terlalu cetar ataupun tipis. 
  • Dari segi isi produk, pensil alis matic isinya lebih sedikit dibanding seri Pro. Untuk pensil alis matic netto produk hanya 0,09 gram dan pensil alis Pro 0,78 gram. Jelas ya yang lebih banyak isinya dan lebih awet yang mana. 
  • Untuk kepraktisan, jelas pensil alis matic lebih praktis karena tidak perlu diraut dan sudah dilengkapi dengan brush. 
Saya suka dua produk ini dari segala plus dan minusnya karena saling saling melengkapi satu sama lain. Ciee. Saya biasanya pakai dua produk ini dicampur gitu aja atau kalau lagi terburu-buru pasti pakai yang matic. Harga dua produk ini juga hampir sama, sekitar 30 ribuan. Saya pas beli malah beli satu gratis satu. 

Kalau pensil alis favorit kamu apa? Yuk share di komentar. Siapa tahu aku juga tertarik coba pensil alis andalan kamu. 

See you on the next post. Bye