Saturday, 13 April 2019

Apa yang Terjadi Ketika Kamu Berhenti Pakai Skincare?


Pernah enggak terpikir untuk mengurangi atau bahkan berhenti pakai skincare?

Saya kepikiran tentang hal ini beberapa waktu yang lalu. Alasannya sih simple, saya hanya ingin mengurangi intensitas zat-zat kimia yang masuk ke dalam tubuh. Yah gimana ya, skincare yang saya pakai sebagian masih mengandung parfum, paraben, pewarna, dan sejenisnya. Padahal apapun yang dioles atau digunakan meski secara topikal akan masuk kedalam tubuh –CMIIW-.



Jadilah beberapa minggu yang lalu, saya memutuskan untuk hanya benar-benar seminimal mungkin menggunakan skincare. Saya hanya pakai pembersih, sunscreen, pelembab, bedak, lipstick, dan alis. Bahkan saya juga memutus hubungan dengan foundation dan makeup lain. Lalu apa yang terjadi dengan kulit saya?
Less is More
Pada beberapa segmen hidup, jargon less is more mungkin tepat digunakan. Ya, semata-mata biar kita enggak hidup dengan cara berlebihan. Ye khan? Tapi ketika memutuskan untuk mengurangi bahkan tidak menggunakan skincare mungkin tidak bisa dilakukan untuk semua orang.
‘Saya aja cuma pakai bedak bayi tapi kulit semulus tembok baru dicat’
Pasti pernah kan ya ada orang yang komen seperti itu? Atau nemu komen yang sejenisnya. Demi Tuhan, berbagialah kamu yang kulitnya enggak rewel meski cuma pakai bedak bayi aja.

Faktanya setiap kulit itu berbeda-beda. Ada yang langsung kinclong hanya pakai bedak bayi, ada yang butuh seiprit skincare, dan ada juga yang butuh berbotol-botol skincare agar bisa jadi mulus. Dan, kulit saya termasuk dalam tipe yang terakhir.

Jadi, selama beberapa minggu ‘puasa’ menggunakan skincare, ada beberapa efek yang saya rasakan.

Komedo tumbuh subur

Hal pertama yang saya perhatikan setelah meminimalkan penggunaan skincare adalah komedo yang langsung tumbuh subur. Padahal beberapa waktu yang lalu, komedo saya sempet bersih dengan metode pembersihan komedo di rumah. Tapi kemudian langsung tumbuh subur setelah stop pakai skincare.

Padahal saya cuma pakai sunscreen, bedak, dan double cleansing. Tapi nyatanya komedo tetap tumbuh dengan subur. Saya menyimpulkan, selain makeup, debu dan kotoran menyebabkan komedo tumbuh subur. Jadi meskipun pakai double cleansing, tapi kalau tidak pakai scrub atau skincare yang lain, komedo tetap ada.

Mudah Jerawatan

Kulit saya sebenarnya bukan tipe yang mudah jerawatan. Saya hanya jerawatan kalau sebelum datang bulan aja. Tapi kalau rajin pakai skincare, saya tidak berjerawat bahkan ketika datang bulan. Eh lha tapi saat lepas dari skincare, jerawat segede jagung pada tumbuh. Selain jerawat besar, jerawat kecil dan bruntusan juga jadi bermunculan.

Kulit kering dan kasar

Dampak nyata dari tidak menggunakan skincare pada kulit saya adalah kulit kering dan kasar. Yha emang dasarnya kan kulit saya kering. Jadi bila enggak pakai skincare jadi semakin kering dan kasar. Rasa kasarnya sebagian karena kulit kering dan sebagian karena bruntusan. Kalau menyentuh kulit rasanya jadi enggak nyaman banget.

Lesson learned

Kalau sudah berhubungan dengan kulit dan skincare, sebaiknya adalah mengetahui apa yang dibutuhkan oleh kulit masing-masing. Misal si A kulitnya baik-baik saja meski cuma pakai bedak bayi aja, ya belum tentu kulit kamu efeknya sama. Selain itu, jenis skincare yang dipakai juga tidak bisa disamakan dengan orang lain. Bisa aja kamu butuh dua jenis serum tapi orang lain cuma pakai satu.

Selain itu, istilah less is more dalam perawatan wajah juga tidak sepenuhnya benar dan salah. Kalau yang kulitnya bisa terima sedikit skincare, ya, lucky you. Tapi kalau kulitnya butuh beberapa skincare, ya, terima aja sis daripada kulit jadi bermasalah. Jadi, ya kita harus benar-benar peka dengan apa yang dibutuhkan kulit masing-masing.  

I'll see you on the next post. Bye. 

Sunday, 17 March 2019

Resep Bakwan Jagung Aromatic - Aromanya Bikin Laper

resep bakwan jagung aromatik - corn fitter recipe, pretty-moody.com
resep bakwan jagung aromatik - corn fitter recipe
Hujan-hujan gini tuh emang paling enak makan gorengan. Yha, meskipun gorengan enggak sehat, tapi kalau bikin sendiri mungkin lebih sehat. -monmaapsotoy- Tapi beneran deh. Gorengan itu top banget saat lagi hujan.

Dari sekian banyak jenis gorengan, favorit saya itu bakwan jagung. Yha, karena saya memang suka dengan olahan jagung. Dan saya sukanya bakwan jagung yang pakai bumbu rempah-rempah. Mungkin banyak yang heran ya. Bakwan jagung kok pakai rempah-rempah? Iya, kalau versi saya bakwan jagung enggak cukup hanya dengan bumbu bawang merah dan bawang putih aja. Jadi ada beberapa bumbu tambahan lain seperti daun jeruk purut dan lengkuas. Penasaran apa aja resepnya? Yuk lanjut baca.

resep bakwan jagung aromatik - corn fitter recipe, pretty-moody.com, cara membuat bakwan jagung
resep bakwan jagung aromatik - corn fitter recipe

Resep Bakwan Jagung Aromatik

Bahan-bahan:
- Jagung
- Wortel
- Bawang pre
- Tepung terigu serbaguna

Bumbu halus:
- Bawang merah
- Bawang putih
- Sedikit lengkuas (benar-benar seiprit ya, jangan kebanyakan)
- Daun jeruk purut
- Ketumbar (boleh utuh atau bubuk)
- Gula, garam, penyedap

Bumbunya cukup simpel kan, meskipun ada beberapa tambahan bumbu lain. Oh iya, untuk cara membuat bisa di lihat di channel Youtube Little Kitchen Diary ya. Ini channel YT saya khusus untuk sharing resep.


Sekalian jangan lupa subscribe juga ya. Kalau ada kritik dan saran bisa disampaikan di kolom komentar.

I'll see you on the next post. Bye

Tuesday, 26 February 2019

Review Fanbo Acne Solution Facial Foam - Facial Wash Khusus Kulit Berminyak dan Berjerawat


Saya tuh merasa bersalah banget sama diri sendiri soalnya udah lebih dari sebulan enggak update blog sama sekali. Entah ya akhir-akhir ini tuh saya seperti kekurangan ide dan semangat gitu buat menulis. Padahal sebenarnya daftar judul yang menunggu untuk dikembangkan juga sudah ada, tinggal memulainya kok rasanya berat banget. Mungkin ini yang namanya godaan setan, jadinya blog ini ngenggur selama hampir sebulan.


Tapi sekarang saya seperti mendapatkan ide segar dan harus segera ditulis sebelum kadaluarsa. Pada post pertama setelah sekian purnama ini, saya mau ngomongin tentang sabun wajah atau facial wash yang tidak disangka akan menjadi favorit saya. Fanbo Acne Solution Facial Foam ini adalah sabun wajah khusus untuk kulit berminyak dan berjerawat.

Tapi kan kulit saya tipe kering, bagaimana bisa cocok?

Saya juga kaget waktu pertama kali nyoba.

Gimana ceritanya?

Yuk lanjut baca ya.

Review Fanbo Acne Solution Face Wash, pretty-moody.com
Review Fanbo Acne Solution Face Wash

Fanbo Acne Solution Facial Foam

Kemasan:

Dari segi kemasan, sabun wajah Fanbo ini tidak jauh berbeda dengan sabun wajah yang lain. Kemasannya berbentuk tube dari bahan plastik dan berwarna putih dengan aksen hijau. Desain kemasannya juga cukup simple dan menarik.

Review Fanbo Acne Solution Face Wash, pretty-moody.com
Review Fanbo Acne Solution Face Wash
Tutup kemasannya berbahan plastik bening dan bentuk flip top. Tutup flip topnya cukup kuat sehingga aman untuk dibawa traveling. Sabun wajah ini tidak dilengkapi dengan segel plastik ataupun box saat keadaan baru. Tapi bagian dalam tube dilengkapi dengan segel aluminium foil yang menandakan kalau produk masih baru dan higienis.

Klaim dan Ingredients:

Seperti judulnya, sabun wajah Fanbo ini lebih dikhususkan untuj kulit berjerawat dan berminyak. Kandungan utama dalam sabun wajah ini adalah bahan-bahan yang biasa digunakan untuk mengatasi jerawat seperti tea tree oil, silver active, hydra solution SA, dan Pro Vitamin B3. Berikut ini beberapa keunggulan Fanbo Acne Solution Face Wash.
  • Mengangkat kotoran dan minyak berlebih dengan lembut
  • Melembabkan, membuat kulit bersih kesat tanpa rasa kering.
  • Membantu mengontrol minyak berlebih di wajah sehingga kulit tetap lembut setelah dibersihkan.

Review Fanbo Acne Solution Face Wash, pretty-moody.com
Review Fanbo Acne Solution Face Wash
Saya rasa kandungan Pro Vitamin B3 ini yang membuat sabun wajah ini masih bisa digunakan untuk kulit kering. Sabun wajah Fanbo ini tidak menyebabkan kulit terasa kering atau tertarik dan tetap terasa bersih maksimal. Selain itu, facial wash Fanbo ini juga tidak mengandung SLS, ALS, ataupun SLES. Makanya kulit saya tidak bereaksi negatif dengan produk ini.

Tekstur, aroma, dan perfoma:

Sabun wajah Fanbo ini mempunyai tekstur cream setengah gel; jadi seperti cream tapi agak bening. Warna sabun wajah ini putih susu dan agak-agak transparan. Setelah di ratakan akan keluar busa, tapi tidak terlalu banyak.

Review Fanbo Acne Solution Face Wash, pretty-.moody.com
Review Fanbo Acne Solution Face Wash
Aroma sabun wajah ini juga seger banget. Semacam aroma floral yang segar dan tidak menyengat sama sekali. Setelah digunakan, aroma floralnya tidak melekat di wajah dan langsung hilang begitu saja seperti gebetan yang hilang tanpa kabar. Ups.

Saya berani mencoba sabun wajah ini karena tidak ada kandungan SLS, SLES, dan ALS pada dafatr ingredients. Saya alergi dengan produk yang mengandung bahan-bahan tersebut karena menyebabkan kulit menjadi kering dan kasar. Bisa baca lebih lanjut tentang bahan tersebut di artikel Editorial Female Daily.

Meskipun awalnya sempat takut kulit kering dan kasar, tapi saya coba aja karena penasaran. Saya pakai sabun wajah ini saat kondisi wajah super dekil dan berminyak setelah aktivitas seharian. Kemudian saya takjub dengan hasilnya. Tidak ada rasa kulit tertarik, kulit kering, kasar, ataupun iritasi setelah mencuci wajah dengan Fanbo facial wash ini.


Saya girang dong. Apalagi kulit terasa bersih dan minyak-minyak berkurang. Saya enggak nyangka aja ternyata sabun wajah untuk kulit berjerawat dan berminyak juga bisa digunakan untuk kulit kering. Tapi meskipun cocok dan puas dengan hasilnya, saya tetap membatasi penggunaan sabun wajah ini. Saya hanya pakai satu hari satu kali terutama saat kulit sedang dekil, berminyak parah, atau untuk double cleansing setelah menggunakan makeup. Selebihnya saya pakai sabun wajah lain yang memang untuk kulit kering.

Overall, saya suka dengan Fanbo Acne Solution Facial Wash ini. Teksturnya pas, aromanya segar, dan tidak mengandung bahan penyebab iritasi. Yang paling penting kulit saya tidak bereaksi negatif setelah menggunakan sabun wajah ini. Apakah kamu juga tertarik untuk mencobanya? Jangan lupa share pengalaman kamu di komentar ya.

I’ll see you on the next post. Bye.


Wednesday, 9 January 2019

Anti Ribet! Begini Cara Menghilangkan Komedo di Rumah

Cara mudah menghilangkan komedo, pretty-moody.com
Cara mudah menghilangkan komedo

Sebel sama komedo yang bikin hidung bergerigi? Sama. Saya juga. Sebel banget deh sama komedo yang bikin hidung terlihat enggak rata apalagi saat pakai makeup. Komedo adalah salah satu masalah kulit yang bandel dan susah dihilangkan. Bahkan ada beberapa orang yang perlu melakukan perawatan khusus untuk menghilangkan komedo membandel. Yha, kalau ada dana yang cukup, lebih enak pakai perawatan di klinik. Tapi, buat yang kikir macam saya ini perawatan menghilangkan komedo di rumah juga bisa kok. 

Sebelum mencoba perawatan di rumah untuk menghilangkan komedo, perlu dipahami bila hasilnya bisa aja berbeda tergantung dari beberapa faktor. Pertama, berdasarkan seberapa rajin dan telaten melakukan perawatan. Kedua, seberapa parah kondisi komedo. Tentu saja semakin banyak komedo akan lebih lama hilangnya. Ketiga, seberapa tokcer produk yang digunakan. Sebagai referensi produk yang digunakan tidak perlu sama persis dengan yang saya pakai, ini hanya referensi saja. Kurang lebih langkah-langkah perawatannya seperti ini.

Scrub/eksfoliating

Cara mudah menghilangkan komedo, pretty-moody.com
Cara mudah menghilangkan komedo
Langkah perawatan yang pertama adalah scrub atau eksfoliating. Boleh pakai physical scrub atau scrub dengan butiran beads. Bisa juga pakai chemical eksfoliator yang sedang ngetren belakangan ini. Tujuan scrub atau eksfoliating adalah untuk membersihkan kotoran sampai ke pori-pori. Proses ini juga membantu komedo agar lebih cepat hilang. Saya biasanya pakai physical eksfoliator, yaitu Biokos 30sVital Nutrition Exfoliating Lotion.

Pemilihan scrub atau eksfoliator ini juga enggak boleh ngawur ya. Harus memperhatikan jenis dan tingkat sensitifitas kulit misalnya nih kalau kulit berjerawat dan sensitif, sebaiknya hindari physical eksfoliator. Ada yang cocok dengan scrub, ada yang lebih cocok dengan chemical eksfoliator. Pokoknya pahami dulu jenis dan kondisi kulit yang sekarang.

Pore Strip

Cara mudah menghilangkan komedo, pretty-moody.com
Cara mudah menghilangkan komedo
Setelah scrub dan eksfoliating, langkah selanjutnya adalah penggunaan pore strip. Untuk menghilangkan komedo, pore strip ini cukup ampuh lho. Pore strip sifatnya seperti lem atau isolasi yang nempel ketat di kulit. Jadi, pas ditarik komedo akan langsung terangkat dan berkurang dengan drastis. Ada banyak jenis pore strip yang tersedia di pasaran, yang paling populer adalah Biore pore pack ini. Saya juga selalunya pakai ini soalnya mudah didapat dan murah tapi efektif. Yang paling efektif menurut saya varian yang hitam karena lebih lengket dan komedo yang terangkat lebih banyak.

Masker

Cara mudah menghilangkan komedo, pretty-moody.com
Cara mudah menghilangkan komedo
Langkah terakhir adalah menggunakan masker. Masker ini fungsinya sama dengan scrub atau ekfoliating. Masker juga berfungsi untuk membersihkan kulit hingga ke pori-pori. Masker yang cukup efektif untuk membersihkan komedo adalah masker jenis peel off, terutama jenis charcoal dan juga jenis masker lumpur atau clay mask. Nah, masker ini berfungsi untuk menghilangkan sisa komedo yang tidak terangkat oleh dua langkah sebelumnya.

Kapan sebaiknya perawatan dilakukan?

Yang tidak kalah penting saat melakukan perawatan komedo ini adalah memilih waktunya. Scrub, masker, dan pore strip, semua perawatan ini tidak boleh dilakukan setiap hari. Masuk akal sih kalau dilakukan setiap hari pasti hasilnya lebih cepat kan. Iya lebih cepat, termasuk cepat iritasi juga.
Serajin-rajinnya kamu pakai skincare dan melakukan perawatan, kalau untuk menghilangkan komedo ini cukup lakukan 2-3 kali saja dalam satu minggu. Dengan catatan penggunaan pore strip dan masker peel off diselang-seling. Misalnya hari ini kamu melakukan scrub, terus pakai pore stip, kemudian usahakan pakai masker yang melembabkan. Sebaliknya, kalau kamu enggak pakai pore strip, usahakan pakai masker peel off.

Kalau pakai dua perawatan yang sifatnya sama-sama di peel-off atau dikelentek secara bersamaan, yang ada kulit malah iritasi dan perih. Nah, selain langkah-langkah diatas, kamu juga bisa memodifikasi langkah dan waktu perawatan sesuai dengan kebutuhan dan jenis kulit.

Satu hal yang juga perlu diperhatikan adalah langkah menghilangkan komedo ini tidak instan. Jangan berharap masih satu minggu melakukan perawatan, terus komedo bakalan minggat. Enggak semudah itu, Ferguso. Perawatan ini baru terlihat hasilnya dengan pemakaian secara rutin selama paling tidak satu bulan. Lama ya? Perawatan di klinik kecantikan juga pasti enggak bisa satu kali terus komedo langsung hilang, kan. Pasti butuh beberapa kali perawatan.

Gimana, tertarik untuk mencoba cara mudah menghilangkan komedo ala saya? Kalau sudah coba, jangan lupa share di komentar ya.
I’ll see you on the next post.

Saturday, 5 January 2019

Review Pixy 4 Beauty Benefits Loose Powder

Review Pixy 4BB Loose Powder, pretty-moody.com
Review Pixy 4BB Loose Powder
Jujur ya dari bertahun-tahun saya pakai makeup, tidak pernah terpikir untuk membeli bedak tabur. Bahkan saya enggak punya satu bedak tabur dikumpulan makeup. Entah ya, bedak tabur itu menurut saya berantakan. Selain itu, jenis kulit saya yang kering kadang membuat bedak seperti susah menempel. Belum lagi susah cari shade yang pas. Makanya saya ogah ganti-ganti bedak.

Tapi Pixy benar-benar menarik perhatian saya untuk mencoba bedak tabur dari varian 4 Beauty Benefit. Akhirnya saya mencoba keluar dari zona nyaman bersama compact powder dan mencoba bedak tabur dari Pixy. Apakah sesuai dengan ekspektasi saya? Yuk lanjut baca.

Pixy 4 Beauty Benefits Loose Powder

Kemasan:

Awalnya saya sempat takut pakai bedak tabur karena kemasannya. Ya, sebagian kemasan bedak tabur itu bulky dan gendut. Terus waktu dibukan, pasti bedak akan tumpah ruah kemana-mana. Tapi Pixy loose powder ini sedikit berbeda menurut saya. Kemasannya masih cukup bulky dengan model slide (?). Ketika tutup bedak dibuka, ada spons dan ada sekat yang membatasi antara bedak dan spons. Jadi kalau dilihat bagian dalamnya hampir mirip seperti bagian dalam cushion, hanya saja terbuat dari plastik dan bagian bawahnya ada lubang-lubang untuk bedak.

Review Pixy 4BB Loose Powder, pretty-moody.com
Review Pixy 4BB Loose Powder
Saat masih baru, sifter atau lubang pada penyekat dilengkapi dengan segel stiker. Setelah dibuka, bedak tabur tetap akan berantakan ketika sekat dibuka. Ini yang saya tidak suka dari bedak tabur. Desain dan warna kemasan masih sama dengan varian Pixy 4 Beauty Benefits yang lain, yaitu kombinasi warna pink dan hitam.

Aplikator

Review Pixy 4BB Loose Powder, pretty-moody.com
Review Pixy 4BB Loose Powder
Bedak tabur Pixy ini sudah dilengkapi dengan spons aplikator. Sekilas sponsnya mirip seperti spons cushion dengan tapi bedanya spons bedak tabur ini terbuat dari semacam handuk. Ukuran sponsnya lumayan tapi tali dibagian atasnya kecil banget. Jadi, spons enggak bisa dipakai dengan dua jari dan sedikit kurang nyaman menurut saya.

Klaim dan Ingredients

Untuk manfaat 4 Beauty Benefits dari bedak tabur ini masih sama dengan varian yang lain. Sudah saya jelaskan waktu Review Pixy 4 Beauty Benefits Concealing base ya. Selain manfaat 4BB tersebut, bedak tabur Pixy ini memberikan hasil riasan yang terliaht halus, alami dan bebas kilau.
Dibanding dengan bedak jenis lain, bedak tabur memang cukup bersahabat dengan kulit tipe berminyak. Enggak heran kalau bedak tabur Pixy ini juga memberikan hasil akhir yang shine-free.

Review Pixy 4BB Loose Powder, pretty-moody.com
Review Pixy 4BB Loose Powder
Bedak tabur Pixy ini mengandung Jojoba Oil sehingga tetap bisa digunakan untuk kulit jenis kering. Kandungan lain dalam bedak tabur ini adalah mineral oil, paraben, dan parfum. Selain itu, bedak ini juga mengandung silica untuk tampilan riasan yang tampak halus dan mulus.

Performa, Aroma, dan Tekstur

Bedak tabur lokal ini memang mengandung parfum, tapi menurut saya aromanya tidak ada harum. Aromanya lebih mirip dengan aroma bedak jaman dulu. Tahukan aroma tipikal bedak tabur jadul gitu. Tapi setelah dipakai tidak ada aroma lagi yang mengganggu.

Pixy Loose Powder ini tersedia dalam beberapa shade, punya saya shade no 03 Natural Beige. Warna bedak tabur ini didominasi warna kuning, tapi tidak yang kuning banget ataupun pucat banget. Masih ditengah-tengahnya.

Review Pixy 4BB Loose Powder, pretty-moody.com
Review Pixy 4BB Loose Powder
Yang saya suka dari bedak tabur Pixy ini adalah teksturnya yang super halus. Biasanya sayakan pakai bedak padat, makanya waktu pertama pakai bedak tabur ini, saya takjub dengan teksturnya. Tekstur bedak tabur Pixy ini halus banget dan mudah menyatu dengan kulit dan enggak patchy atau ndemblok. Selain halus, tekstur bedak ini juga tidak terlalu kering dan sedikit lembab, mungkin karena mengandung Jojoba Oil.


Meskipun namanya bedak tabur, tapi coverage bedak ini lumayan lho. Kalau untuk penggunaan sehari-hari, coveragenya cukup bagus. Saya biasanya pakai ini untuk nge-set foundation atau BB cream agar tidak terlihat terlalu dempul. Bahkan kadang-kadang saya cuma pakai bedak ini saja setelah pakai moisturizer. Dibanding dengan bedak jenis lain, bedak tabur memang terlihat lebih natural saat dipakai dan terasa lebih ringan tapi coveragenya cukup bagus.

Untuk teman-teman yang suka riasan simpel atau enggak mau terlihat ‘terlalu dandan’ pasti suka dengan Pixy Loose Powder ini. Enggak heran kalau bedak tabur Pixy ini jadi bedak favorit terbaru saya untuk penggunaan sehari-hari.

Overall, saya surprise dengan bedak tabur Pixy. Meskipun berantakan seperti bedak tabur lain, tapi saya suka tekstur yang halus dan coverage lumayan. Saya biasa pakai bedak tabur ini untuk sehari-hari meskipun lagi enggak mau dandan tapi tetap terlihat segar.

Apakah kamu sudah pernah coba Pixy 4 Beauty Benefits loose powder ini? Share di komentar ya.


I’ll see you on the next post. Bye

Friday, 4 January 2019

Jalan-Jalan dan Terapi Ikan di Wisata Air Sumber Krabyakan, Lawang – Malang

Wisata Air Krabyakan, Malang. pretty-moody.com
Wisata Air Krabyakan, Malang
Akhirnya kesampaian juga bikin post tentang traveling atau jalan-jalan. Yha, meskipun jalan-jalannya cuma dideket-deket sini aja, saya tetap pengen bikin postnya. Biar kata ‘traveling’ enggak cuma ada di headline-nya aja, tapi emang beneran ada postnya. Meskipun jalan-jalannya hanya dekat sini, siapa tahu bisa jadi referensi buat teman-teman yang lagi mau liburan ke Malang.

Kali ini saya jalan-jalan ke wisata air dan terapi ikan di Sumber Krabyakan, Lawang-Malang. Di dalam wisata air ini ada kolam renang dan kolam untuk terapi ikan. Tempatnya berada di bawah bukit dan di tengah-tengah area sawah. Jadi bisa dibayangkan kalau suasana di Wisata Air Krabyakan ini benar-benar suasana desa, village vibe banget. Cocok buat yang sudah bosan dengan suasana kota yang macet dan bising karena di Krabyakan ini tenang dan adem banget.

Wisata Air Krabyakan, Malang, pretty-moody.com
Wisata Air Krabyakan, Malang
Untuk sampai ke wisata air, dari tempat parkir, harus jalan sekitar 200 meter menyusuri area persawahan. Di sisi kanan sawah-sawah dan sisi kiri sungai dari aliran sumber alami Krabyakan. Sudah bisa membayangkan suasana persawahan dan sungai yang masih alami?

Setelah jalan dari tempat parkir, kemudian melewati jembatan kecil untuk sampai ke loket. Harga tiket masuknya 5.000 saja per orang. Kalau mau berenang bayar 2.000 per orang, dan untuk terapi ikan 3.000 per orang.

Menikmati sensasi terapi ikan

Kalau pergi ke mall pasti sudah sering menjumpai terapi ikan. Kalau yang di mall saya enggak mau coba karena airnya tidak mengalir alis dan berpotensi transfer panu. Tapi kalau di Sumber Krabyakan ini kolamnya masih alami, hanya dikelilingi batu-batuan dan air didalamnya berasal dari sumber alami dan selalu mengalir. Jadi resiko transfer panu sedikit berkurang.


Selain itu, ukuran ikan didalam kolam bervariasi; ada yang besar dan kecil dalam satu kolam. Saat nyemplungin kaki di dalam kolam, rasanya jadi nano-nano. Kalau pas digigit ikan kecil, rasanya kaya dihelitikin, tapi kalau ikannya besar rasanya kaya dicakar kucing tapi enggak berdarah. Waktu pertama kali coba terapi ikan ini memang kaget waktu ‘dimakanin’ ikan karena geli, tapi lama-lama udah biasa.

Saya sebenarnya juga enggak terlalu paham dengan manfaat terapi ikan ini. Tapi entah kenapa rasanya pengen terapi terus dan terus. Mungkin karena suasana pedesaan yang tenang, anti bising, dan polusi membuat pikiran tenang juga. Sensasi ‘dimakanin’ ikan juga bikin saya ketagihan. Geli-geli gimana gitu.

Wisata Air Krabyakan, Malang, pretty-moody.com
Wisata Air Krabyakan, Malang
Fasilitas di Wisata Air Krabyakan

Fasilitas di Wisata Krabyakan ini minimalis dan sangat standar. Tempat ibadah dan toilet banyak dan bersih dengan air dari sumber alami. Tempat makan juga tersedia banyak dengan menu khas pedesaan. Kalau saya sih biasanya pesan gorengan dan dimakan sambil terapi ikan sambil pura-pura lupa sama berat badan. Selain itu juga banyak gazebo yang cocok banget untuk piknik.

How to get there

Lokasi Wisata Air Krabyakan ini memang sedikit terpencil dan jauh dari jalan besar. Maklum tempatnya di tengah sawah gitu. Tapi meski agak jauh tetap mudah dicari karena jalannya cuma lurus saja. Kalau dari arah Surabaya, belok kiri di gang kecil dekat Depot Mungil, kemudian lurus sekitar 1-2 kilometer. Kalau dari arah Malang harus putar balik dulu di bawah flyover kemudian ambil jalur yang sama. Mengingat jarak yang cukup jauh dari jalan utama, disarankan untuk membawa kendaraan sendiri karena enggak ada angkutan umum yang menuju ke sana.

Secara fasilitas memang cukup standar, tapi kalau memang niat ingin mencoba terapi ikan, Wisata Air Krabyakan ini cocok banget. Kalau saya sih suka dengan suasana pedesaan yang tenang dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Terapi ikannya saya juga suka karena lucu aja kaki saya dikerumunin ikan kecil-kecil.

Apakah kamu tertarik untuk ke Wisata Air Krabyakan juga? Jangan lupa mampir ya kalau berkunjung ke Malang.

I’ll see you on the next post. Bye.

Saturday, 29 December 2018

Blogging at a Glance - Kilas Balik Perjalanan Nge-Blog 2018



Enggak terasa ya tahun 2019 tinggal dalam hitungan hari saja. Rasanya baru kemarin Januari 2018, eh tahu-tahu sudah mau ganti tahun saja. Sebenarnya tahun 2018 ini saya tidak punya resolusi khusus yang terperinci gitu, terlebih untuk blogging. Tahun ini saya blogging hanya sekedar blogging dan nulis-nulis ria, tidak ada target khusus. Tapi, meskipun tidak tertarget secara khusus, ternyata ada banyak pencapaian dari perjalanan ngeblog di tahun 2018 ini. Yuk ikuti kilas balik blogging 2018 ala Pretty and Moody.

Awal ngeblog

Blog ini sebenarnya pindahan dari blog lama yang saya utek-utek tanpa tanpa tanggung jawab. Akhirnya saya putuskan untuk membuat blog ini di bulan Maret 2017. Awal ngeblog ini sempat pesimis kalau blog ini bakalan punya viewers banyak dalam waktu dekat. Akhirnya, saya memilih tidak terlalu memikirkan masalah viewers tapi fokus pada konten dan tampilan blog.
Saya maunya tampilan blog yang cerah, rapi, dan enak dipandang dengan header yang cantik. Duh, untuk masalah tampilan blog ini saya harus akui kalau masih belum sesuai dengan keinginan karena saya sudah nyerah sih. Selama tahun 2017 itu, enggak ada perubahan yang signifikan untuk blog ini.

Blogging 2018

Awal tahun 2018, saya masih belum mempunyai target yang spesifik tentang blog ini. Mau nulis ya nulis aja gitu. Parahya lagi, saya juga enggak terlalu memperhatikan neningkatan viewers blog. Sepertinya di tahun 2018 ini, viewers blog sudah mencapai 100.000 ribu pengunjung.

Domain

Bulan Mei 2018, tanpa rencana sebelumnya, saya memutuskan untuk membeli domain. Ya memang tanpa rencana karena tiba-tiba ada promo domain murah. Langsung saja saya beli dengan harapan blog saya bisa menjadi lebih professional. Setelah ganti domain, performa blog saya masih begitu-begitu saja karena saya juga malas update. Jadi, viewers tidak meningkat secara signifikan.

Adsense

September 2018, iseng-iseng saya daftar Adsense untuk blog. Enggak terlalu optimis sih, karena dulu pernah mengajukan Adsense untuk blog yang lama tapi ditolak. Jadi, yang sekarang saya cuma iseng-iseng aja. Kalau diterima ya syukur kalau enggak ya engga apa-apa. Ya, saya menyadari kok kalau misalnya ditolak Adsense karena blog ini masih banyak yang kurang.

Tapi ternyata semua diluar dugaan saya. Hanya dalam waktu satu hari saja, permohonan Adsense diterima. Tapi masalah baru muncul lagi, yaitu setup iklan didalam blog. Jujur saya enggak paham dengan HTML atau apalah itu untuk pengaturan blog, tapi saya terpaksa harus mencari tutorial demi memasang iklan ini.

Sebulan setelah iklan terpasang, saya kira bisa langsung bayaran dari hasil iklan. Lagi, lagi saya salah. Ternyata ada nilai limit atau batas tertentu agar bisa payout dari pemasangan iklan. Padahal pencapaian iklan saya masih seujung upil, mungkin bisa 5 tahun lagi bayaran dari iklan. Dari sini awal mula saya mempunyai target untuk blog, yaitu meningkatkan semua hal termasuk viewers, performa, dan konten.



Dengan adanya iklan, saya jadi ikut kepo dengan blog DA/PA dan RankMOZ. Benar saja, ketika saya check performa blog saya ini masih sejauh langkah bayi; yaitu 9/5. Selain itu viewers saya juga masih sedikit banget.

Setelah browsing sana sini, akhirnya saya simpulkan kalau salah satu untuk menunjang performa dan viewer blog adalah dari rutin update. Harus saya akui kalau saya enggak rajin update blog, paling 3-4 kali saja selama sebulan. Itupun kalau saya lagi mood update.

Blogger Perempuan Challenge

November-Desember 2018, saya memutuskan untuk join One Day One Post dari Blogger Perempuan. Awalnya ragu sih bisa apa enggak rutin menulis satu post setiap hari. Ternyata setelah dilakoni, lha, saya bisa rutin nulis sampai akhir challenge. Setelah rutin menulis satu post selama stau hari, performa blog berubah. Blog DA/PA menjadi 12/11 dalam waktu satu bulan. Wah, sekarang saya baru benar-benar sadar kalau rutin update itu adalah koentji dari segalanya.
Berdasarkan perjalanan blogging 2018 ini, saya jadi tahu kalau konten dan rutin update sangat penting untuk performa blog. Viewers dan performa blog akan meningkat dengan sendirinya kalau rajin update blog.

Target Blogging 2019

Untuk tahun 2019, saya menargetkan untuk bisa rutin update blog selama dua hari sekali. Dengan begitu, target viewer dan perfoma lainnya akan mengikuti dengan sendirinya. Tapi bukan berarti saya enggak punya target spesifik untuk blog ya. Target blog untuk tahun 2019 saya adalah:
  • Blog DA/PA menjadi 20/15
  • Viewers harian blog menjadi 1000
  • Update setiap dua hari sekali
  • Lebih rajin Blogwalking untuk nambah teman 
Mulai tahun 2019, saya enggak mau asal nge-blog. Saya mau nge-blog yang terarah dengan target yang jelas dan goal yang realistis. Yang kepo dengan target blogging 2019, bisa baca Target Blogging 2019 saya ya.

Kalau kamu pencapaian apa saja yang sudah diraih dari perjalanan nge-blog tahun 2018? Share dikomentar ya.

I'll see you on the next post.