Saturday, 10 April 2021

Complete Review Scarlett Body Care

Saya mungkin termasuk sekian orang yang terlambat mencoba bodycare Scarlett padahal produk-produknya sudah booming dari beberapa waktu yang lalu. Sampai akhirnya, adik ipar saya datang dan bawa Lotion Scarlett varian yang Freshy. Iseng coba sih, dan ternyata seenak itu. Nyesel enggak coba dari dulu. Akhirnya saya beli sepaket bodycare langsung yang terdiri dari body scrub, shower scrub, dan body lotion. Tapia apa saya tetap suka dengan produknya?

Review Scarlett Body Care
Review Scarlett Body Care

Saya beli bodycare Scarlett ini dari official shopnya ya karena saya enggak mau beli produk yang palsu. Waktu bodycarenya datang, saya surprise karena paketnya safety banget. Setiap produk dilapisi dengan bubble wrap and it came with box. Untuk body shower dan body lotion juga dilengkapi dengan seger plastik, jadi tahu kalau produknya benar-benar asli dan masih baru. Udah gitu diselipin sticker journal yang super gemes banget. Tau aja nih Scarlett kalau saya suka dengan journaling.

Body Scrub Romansa

Bodycare pertama yang saya coba adalah body scrub Romansa. Body scrub Scarlett ini ada dua varian ya dan saya memilih varian Romansa.

Review Scarlett Body Scrub Romansa
Review Scarlett Body Scrub Romansa

  • Kemasan – kemasan body scrubnya standard sih seperti body scrub lain, yaitu kemasan jar. Namun yang saya suka itu bagian dalamnya dilapisi dengan segel aluminium foil yang menandakan kalau produk masih baru. Kemasan model jar ini memang paling aman sih untuk dibawa kemana-mana karena tutup nya ulir dan dijamin enggak tumpah atau bel
  • Tekstur – Saya sebenarnya cukup selektif ketika memilih body scrub. Tapi body scrub Scarlett ini saya suka banget. Teksturnya thick and creamy tapi bulir scrubnya pas, enggak terlalu kasar atau halus. Jadi body scrubnya enggak sakit waktu dipakai dan pastinya bisa membantu menghilangkan daki. 

Review Scarlett Body Scrub Romansa
Review Scarlett Body Scrub Romansa

Body scrub Scarlett ini hasilnya sangat halus dikulit. Saya sampai kaget karena kulit saya mendadak jadi super halus. Tapi yang paling penting buat saya itu bikin lembut dikulit tapi enggak greasy atau berminyak. Kulit jadi  super supple, alus dan lembut. Efek memutihkannya juga lumayan karena belang dikulit sudah mulai memudar sejak pakai body scrub Scarlett ini. Memang hasilnya bukan yang instan dalam sekali pemakaian ya, tapi harus telaten.

Shower Scrub Pomegranate

Dari semua rangkaian skincare Scarlett, shower scrub yang paling pengen saya coba. Maklum saya sudah lama cari body shower yang beneran ada scrubnya. Shower scrub Scarlett ada tiga varian yaitu pomegranate, mango, dan cucumber. Sempet bingung juga mau varian yang mana, akhirnya saya pilih pomegranate ‘cause its lilac. Iya, saya jatuh cinta sama warnanya yang cantik dan semakin jatuh cinta sama aromanya yang sweet.

Review Scarlett Shower Scrub Pomegranate
Review Scarlett Shower Scrub Pomegranate

  • KemasanShower scrub ini dikemas dalam botol plastik bening sebanyak 300 ml, jadi bisa lihat isinya dengan gampang. Tutupnya model fliptop yang rapet jadi enggakwas-was produknya tumpah. Bentuknya juga ergonomis banget dan pastinya travel friendly. Lucunya juga warna label di setiap kemasan mengikuti warna variannya.
  • Tekstur – Kalau biasanya body shower itu teksturnya milky, tapi body shower Scarlet ini lebih mirip shower gel. Body showernya bertekstur kental, berwarna ungu, dan ada gelembung-gelembung kecil dan scrub beads yang warna-warni juga. Gemes gak sih. Kalau dari segi aroma, body shower pomegranate ini aromanya sweet tapi segar. 

Review Scarlett Shower Scrub Pomegranate
Review Scarlett Shower Scrub Pomegranate

Saya sebenarnya paling enggak suka body shower yang bikin kulit kering. Tapi body shower Scarlett ini enggak bikin kering sama sekali meski mengandung SLS. Malah setelah mandi kulit jadi lembab dan lembut tapi enggak lengket atau berminyak. Fix. Body shower ini jadi favorit saya. Bahkan suami juga ikutan pakai dan suka. Hem, jadi rebutan. Next, saya mau coba varian yang cucumber karena kedengarannya seger kalo aromanya cucumber beneran.

Shower scrub Scarlett ini praktis banget buat membersihkan badan apalagi kalau enggak sempat pakai body scrub. Tinggal mandi aja dan kulit jadi lembab, bersih, dan berseri.

Body Lotion Freshy

Dari semua body care Scarlett, body lotion sepertinya produk yang paling booming ya. Sempet rame kan beberapa waktu yang lalu. Body lotionnya ada empat varian yaitu charming, romansa, freshy, dan fantasia. Saya memilih varian Freshy, sama persis dengan milik adik ipar saya.

Review Scarlett Body Lotion Freshy
Review Scarlett Body Lotion Freshy

  • Kemasan – Berbeda dengan shower scrub, body lotion Scarlett ini dikemas dalam botol pump. Sempat was-was sih dengan kemasan model begini karena takutnya nanti kurang safety ketika pengiriman atau dibawa travelling. Eh, tapi ternyata botolnya dilengkapi dengan safety lock yang menjaga pumpnya tetap aman dan enggak memencet secara otomatis. Jadi body lotion tetap aman mau dibawa kemana-mana.
  • Tekstur – Body lotion ini mempunyai tekstur creamy dan kental. But it glides smoothly through the pump. Saya kira bakalan susah dipencet, tapi ternyata enggak. Meski teksturnya kental, tapi body lotion ini mudah meresap dan tidak lengket atau greasy di kulit. Tapi meski mudah meresap, kulit tetap lembab dan halus.
  • Aroma – Body lotion Scarlett ini terkenal karena aromanya yang mirip dengan parfum mahal. Misalnya varian Charming mempunyai wangi yang mirip sama parfum Baccarat Rouge 540 Eau De atau varian Freshy yang mempunyai wangi mirip parfum Jo Malone Pear & Freesia Eau De Cologne. Saya sih belum pernah coba parfum-parfum itu ya, tapi saya suka dengan aroma body lotion Freshy ini. Aromanya sweet, tidak terlalu strong, dan tetap wangi dikulit meski sudah beberapa jam penggunaan.

Review Scarlett Body Lotion Freshy
Review Scarlett Body Lotion Freshy

Selain melembabkan, body lotion Scarlett Freshy ini juga memutihkan kulit juga ya. Tapi sama dengan body scrub, putihnya itu bertahap, enggak yang langsung instan putih gitu. And that is a good thing.

Ingredients

Semua produk body care Scarlett ini mengandung vitamin E dan Glutathione. Fungsi bahan aktif ini untuk melembabkan, mencerahkan, serta menutrisi kulit. Jadi selain membuat kulit cerah tapi juga menja kulit tetap sehat dan lembab. Untuk bodywashnya juga mengandung collagen dan extract kulit pomegranate ya, jadi tidak diragukan lagi urusan melembabkan kulit.

Before and After

Sebelum pakai bodycare Scarlett ini, saya pikir belang dan warna kulit tidak merata di kaki dan tangan ini tidak akan pernah hilang. Tapi ternyata bisa sedikit memudar lho. Iya emang tidak langsung magically jadi putih, tapi setidaknya warna kulit menjadi lebih rata. Tapi emang sih hasilnya lebih bagus kalau pakai tiga produknya secara rutin ya. Jadi enggak salah satu aja.

Review Scarlett Body Care
Review Scarlett Body Care

The Good Things

Selain karena produknya yang oke punya. Saya juga suka banget sama bodycare Scarlett ini kerena semua produknya sudah berlisensi Halal MUI dan terdaftar BPOM. Jadi ini bodycare aman ya. Another good things is Scarlett bodycare ini juga cruelty free and not tested on Animals. Jadi bisa cantik tanpa was-was melukai hewan-hewan yang lucu itu.

Review Scarlett Body Care
Review Scarlett Body Care

Where to buy?

Selalu ya teman-teman kalau beli bodycare Scarlett ini hanya dari official storenya saja. Kenapa? Untuk menghindari barang palsu tentunya. Saya sih beli melalui official Shopee Scarlett di Scarlett_whitening. Oh iya, produk body care ini masing-masing harganya 75 ribu. Tapi kalau mau beli satu paket juga bisa, harganya 300 ribu yang terdiri dari 5 item dan free gift dan box exclusive juga. Kalau saya sih mending beli dari official shop meski harga berbeda dengan toko lain tapi ada jaminan barang asli dan aman.

Apakah kalian sudah coba Scarlett bodycare? Jangan lupa share pengalaman kalian di komentar ya.

Stay safe and stay healthy everyone. See you on the next post.


Thursday, 1 April 2021

Review Wardah Seaweed Primary Skin Hydrating Booster

Drama kulit kering masih berlanjut. Padahal saya sudah girang banget ketika hamil kemarin, kulit mendadak menjadi glowing. Eh, setelah lahiran kembali kering banget sampai bersisik. Saya sampai bingung lagi mau coba toner macam apa untuk mengatasi kulit kering ini. Maklum kondisi kulit kering termasuk parah karena wajah sampai terasa kasar dan juga perih. 

Kalau biasanya sih saya pakai Hadalabo Lotion, tapi kemarin saya ingin coba Wardah Seaweed Primary Skin Hydrating Booster. Secara umum sih fungsinya sama ya kan sebagai first step toner. Apakah saya suka dengan toner Wardah ini?

Review Wardah Seaweed Primary Skin Hydrating Booster
Review Wardah Seaweed Primary Skin Hydrating Booster

Packaging

Sama dengan Hadalabo lotion, Wardah hydrating booster ini juga dikemas dalam botol plastik berwarna biru. Botolnya tebal namun ringan dan langsung kelihatan langsung isi didalamnya. Yang saya suka dari kemasan ini adalah tutupnya yang menggunakan tutup ulir. Sehingga pasti rapet dan anti tumpah untuk travelling. 

Review Wardah Seaweed Primary Skin Hydrating Booster
Review Wardah Seaweed Primary Skin Hydrating Booster

Pada bagian mulut botolnya ada lubang kecil yang pas buat menuang toner. Ukuran lubangnya juga tidak terlalu kecil atau terlalu besar dan enak aja pas dipakai. Tapi sayangnya toner Wardah ini tidak dilengkapi segel atau apapun yang menandakan kalau produk masih baru dan belum pernah dipakai. Jadi ya langsung gitu aja setelah baru beli. 

Baca juga: Review Fanbo Acne Solution Face Wash

Review Wardah Seaweed Primary Skin Hydrating Booster
Review Wardah Seaweed Primary Skin Hydrating Booster

Ingredients

Sesuai judulnya, Wardah Seaweed Primary Skin Hydrating Booster ini diformulasikan untuk melembabkan dan menghaluskan kulit. Bahan utamanya tentu air dan juga beberapa bahan lain seperti berikut.

  • Balancing seaweed extract - Mengandung ekstrak rumput laut yang membantu mempertahankan kondisi kulit normal
  • HydraBoost formula - bahan ini adalah kombinasi Sodium PCA dan Adenosin untuk membuat kulit lembab dan lembut. 
  • Hyaluronic Acid - Ini adalah bahan aktif yang digunakan untuk melembabkan kulit juga. 
Nah, selain bahan diatas toner Wardah ini masih mengandung fragrance atau parfum namun aromanya sangat mild atau lembut dan hampir-hampir tidak tercium. The good thing is toner lokal yang satu ini tidak mengandung paraben, lho. 

Tekstur dan aroma

Tekstur toner wardah ini sangat cair dan hampir terlihat seperti air biasa. Warnanya pun bening. Benar-benar seperti air. Setelah dioles juga rasanya ringan dan cepat meresap. Tidak ada rasa lengket atau greasy yang berlebihan. Namun rasanya kulit sedikit lebih lembab dan segar. 

I am not a big fan of fragrance skincare, tapi Wardah Seaweed Primary Skin Hydrating Booster ini aromanya masih mild dan tidak terlalu menyengat. Bahkan setelah diaplikasikan, aromanya akan hilang dan tetap nyaman digunakan. Aroma toner Wardah ini menurut saya adalah aroma floral yang sweet tapi tidak terlalu menyengat. Cocok buat kamu yang kurang bisa pakai skincare dengan aroma terlalu menyengat. 

Review Wardah Seaweed Primary Skin Hydrating Booster
Review Wardah Seaweed Primary Skin Hydrating Booster

Performa

Dengan semua bahan aktif yang digunakan memang harapannya toner ini mempunyai daya lembab yang ampuh. Namun, ternyata hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan untuk kulitku. Awalnya sih saya senang karena teksturnya yang cair dan cepat meresap. Tapi ternyata daya lembabnya masih kurang untuk kulit saya. Kalau dibanding dengan Hadalabo lotion, jelas lebih lembab Hadalabo karena tekstur tonernya yang lebih kental. 

Meskipun tidak terlalu lembab, tapi setelah pakai toner ini kulit jadi terasa segar. Jadi enak kalau mau mengaplikasikan skincare selanjutnya. Sesuai dengan judulnya toner ini memang diperuntukkan untuk primary skin atau skincare pertama sebelum menggunakan skincare selanjutnya. Untuk jenis kulit yang tidak kering, mungkin toner Wardah ini sudah cukup melembabkan lho. 

Baca juga: Review Garnier Tone Up Cream

Final thought

Kalau untuk skin preparation skin sebelum skincare lanjutan, Wardah Seaweed Primary Skin Hydrating Booster ini lumayan oke. Kulit jadi terasa segar dan rasanya enak untuk mengaplikasikan skincare setelahnya. 

Namun kalau untuk toner yang melembabkan kulit kering, toner Wardah ini masih kurang nampol. Saya pun masih harus pakai toner lain setelahnya agar kulit bisa lembab. Buat saya sih toner ini cukup segar aja dan ringan terutama untuk digunakan di cuaca yang panas. Tapi memang toner Wardah ini dibuat untuk semua jenis kulit ya bukan khusus kulit kering saja. Jadi ya wajar kalau performa melembabkannya standar aja gitu. 

Tertarik coba Wardah Seaweed Primary Skin Hydrating Booster? Jangan lupa share pengalaman kamu pakai produk ini di komentar ya. 

Stay safe and be happy always. See you

Saturday, 20 March 2021

Pengalaman Operasi Caesar di Era Pandemi

Lama saya tidak muncul di blog ini selama hamil. Memang ya hamil itu cukup ribet apalagi di era pandemi begini. Saya bahkan hampir tidak pernah keluar rumah selain untuk olahraga atau kontrol ke dokter. Tapi selain hamil (pengalaman hamil selama pandemi akan saya ceritakan di post lain), pengalaman yang tidak kalah menegangkan adalah operasi Caesar.

Sebenarnya, saya sudah berencana untuk melahirkan secara normal. Bahkan dokter kandungan saya juga sudah mengusahakan agar bisa lahir secara normal, namun ternyata ada beberapa hal yang diluar kendali manusia sehingga saya harus melakukan operasi Caesar secara mendadak. Iya secara mendadak karena memang diluar jadwal dan jauh dari hari perkiraan lahir. Lalu apa yang menyebabkan saya harus menjalani operasi Caesar secara mendadak dan bagaimana prosesnya?



Awalnya saya hanya berencana untuk kontrol rutin ke dokter kandungan karena saya habis melakukan tes urin akibat kaki bengkak. FYI, sebelum ke dokter, saya melakukan pijat oyok (tahukan pijat tradisional untuk membenarkan posisi janin). Sebenarnya bukan kemauan saya untuk melakukan pijat ini, hanya saja si tukang pijat yang dipanggil ibu saya bersikeras ingin membenarkan posisi janin saya. Jadilah pijat ini menjadi salah satu penyebab mengapa saya menjalani operasi Caesar secara mendadak dan tanpa ada pembukaan sebelumnya.

Beberapa jam setelah pijat oyok tersebut saya tidak merasakan ada hal yang aneh dengan bayi dalam perut. Hanya saja ketika saya berjalan ke ruang dokter (dari parkiran ke ruang dokter) saya merasakan sakit yang cukup parah di bagian perut bawah. Kemudian saya bilang ke dokter kandungan dan di USG. Benar saja. Posisi janin dan placenta yang semula bagus menjadi bergeser tidak karuan. Parahnya lagi janin dalam perut juga mengalami detak jantung cepat yang menandakan bayi sedang stress. Sehingga dokter memutuskan agar saya dirawat inap saat itu juga. Sebenarnya dokter belum memutuskan untuk operasi atau tidak, saya hanya dirujuk ke UGD untuk rawat inap saja agar detak jantung bayi bisa normal kembali.

Sebelum Operasi

Saat di UGD, saya diminta untuk melakukan serangkaian tes, termasuk tes darah untuk berbagai keperluan (termasuk swab tes), tes detak jantung bayi, hingga foto thorax. Saat tes detak jantung bayi, saya melihat detak jantungnya ada dikisaran yang tinggi dan bahkan perawat juga mengatakan hal yang sama. Setelah melakukan semua tes yang dibutuhkan (butuh waktu sekitar 3-4 jam), kemudian saya dipindahkan  ke ruang perawatan. Sekitar jam 11 malam, saya diberi kabar oleh perawat kalau saya akan menjalani operasi Caesar esok hari pukul enam pagi. Yes, pukul enam pagi karena dokter juga ada jadwal praktek rutin setelahnya.

Kaget? Iya. Takut? Enggak. Bukan saya enggak takut, tapi enggak sempat takut. Tidak ada waktu untuk takut. Hanya selang beberapa jam lagi saya harus operasi dan saat itu juga saya harus puasa. Padahal saya juga belum makan dari sore hari. Perasaan saya dan suami campur aduk malam itu. Apalagi pasien hanya boleh ditunggu satu orang saja karena masa pandemi ini.

Sebelum puasa, saya hanya sempat makan sepotong roti sobek dan minum air putih saja. Suami bahkan sudah hilang selera makan melihat kondisi saya dan janin. Semalaman kami berdua tidak bisa tidur karena tegang dan takut. Hanya bisa saling pegang tangan dan menguatkan satu sama lain. Tepat pukul lima pagi saya diberitahu perawat untuk mandi karena harus segera masuk ruang operasi.

Saya mandi sebentar dan kemudian mengenakan baju operasi. Anehnya setelah semalaman tidak tidur, menjelang operasi saya menjadi super mengantuk dan bahkan sempat tertidur ketika menunggu giliran. Saat masuk ruang operasi, yang saya rasakan adalah rasa dingin yang amat sangat. Semuanya serba dingin. Sangat dingin hingga bisa membuat rasa ngantuk langsung hilang begitu saja. Kemudian ada dokter kandungan, dokter anastesi, dokter anak, bidan, dan perawat mengelilingi saya. Semuanya bekerja dengan sangat cepat. Saking cepatnya saya merasa tidak ada waktu untuk merasa gugup.

Setelah Operasi

Proses operasi berlangsung cepat. Meskipun pandangan saya ditutupi dengan kain, namun saya bisa melihat seluruh prosesnya dari pantulan lampu yang ada diatas kepala. Ngeri? Iya. Tapi semuanya sirna ketika saya melihat jabang bayi sudah lahir dengan perjuangan keras para dokter dan perawat. Lega akhirnya semua sudah selesai. Sekarang tinggal pemulihan saja.

Meskipun tinggal pemulihan, ternyata proses ini lebih menegangkan daripada operasi itu sendiri. Saya dan suami sama-sama awam tentang merawat bayi. Ya meskipun sudah belajar sedikit dari YouTube dan artikel, namun semuanya tidak sama ketika sudah berhadapan langsung dengan bayi yang benar-benar baru lahir. Ditambah lagi saya masih diinfus dan luka bekas operasi Caesar masih sangat amat sakit serta selang kateter yang masih terpasang. Merawat bayi dengan keadaan seperti itu rasanya sangat campur aduk. Tidak ada ibu atau mertua atau siapapun yang bisa membantu. Benar-benar murni hanya saya dan suami.

Inisiasi Menyusui Dini

Proses inisiasi menyusui dini menjadi jalan terjal saya dan bayi untuk pertama kalinya. Kondisi puting datar dan asi yang belum keluar membuat bayi saya mengalami dehidrasi. Dua hari bayi tidak mendapatkan asupan asi yang memadai. Sedangkan saya dan pihak RS sudah sepakat untuk tidak memberikan susu formula. Pada hari kedua, infus dan selang kateter sudah dilepas namun saya masih susah untuk bergerak. Sakit atau tidak bekas operasi, saya harus bangkit untuk membantu suami merawat bayi kami.

Pengalaman operasi caesar di masa pandemi yang sangat mendadak ini menjadi momen yang tidak terlupakan. Semuanya berlangsung sangat cepat hingga tidak sempat merasa takut. Tapi selain itu saya sudah lega karena bayi bisa lahir dengan selamat tanpa ada efek akibat denyut jantungnya yang cepat. Proses check up sebelum operasi yang rumit (termasuk rapid tes, tes darah, foto thorax) membuat waktu menunggu semakin mendebarkan. Bagi teman-teman yang sedang hamil ataupun menjelang persalinan di masa pandemi ini, tetap semangat dan selalu jaga kesehatan. Sebisa mungkin periksa kehamilan pada satu tempat atau dokter yang sama. 


Thursday, 23 January 2020

7 Rekomendasi Komik Online yang Bikin Deg-Degan

Wah, sudah lama sekali ya rasanya tidak menulis di blog. Sebenarnya bukan karena malas sih, tapi lebih karena kehabisan ide. Akhir-akhir ini saya tidak banyak mencoba kosmetik atau makeup baru karena memang berniat menghabiskan apa yang ada di rumah dulu. Jadinya saya bingung juga mau menulis apa di blog.

Akhirnya setelah sekian purnama dan sudah kelewat tahun baru, saya baru dapat pencerahan ide. Yha, meskipun bukan ide blogpost paling cemerlang tahun 2020, tapi setidaknya saya ingin berbagi apa yang sedang saya suka. Akhir-akhir ini saya kembali membaca komik setelah sekian tahun enggak baca. Terakhir kali baca komik kalau tidak salah itu adalah ketika SMA, and it was one of my favorite thing.

Saya memang suka sekali membaca, baik komik atau novel. Tapi kalau berbicara masalah membaca secara online, saya lebih suka komik. Kalau membaca novel saya lebih suka dari buku,cuz it hurts my eyes to read such a long paragraphs on the phone. Dari beberapa komik (manga, manhua, dan manhwa) yang pernah saya baca, ada beberapa yang saya suka banget sampe saya baca berulang-ulang. Apa saja komik favorit saya? 

Ghost Wife

Sumber: Webtoons
Komik pertama favorit saya adalah Ghost Wife. Komik ini bercerita tentang seorang gadis SMA, bernama Kim Eun Ah yang tiba-tiba ketemu sama hantu bernama Gisin. Gara-gara ketemu hantu tersebut, Eun Ah jadi bisa lihat hantu juga. Parahnya lagi, karena dia bisa lihat hantu, hantu-hantu lain jadi tertarik dengan Eun Ah dan ingin memakannya, literary. Selain membuat hantu-hantu jadi tertarik dengannya,Eun Ah juga membuat Gisin menjadi 'nempel' dengannya selama 24/7, bahkan ikutan tinggal di rumah Eun Ah. Meski tentang hantu-hantu, tapi ceritanya lebih mengarah ke cerita roman antara Eun Ah dan Gisin. Tapi beneran deh, karakter Gisin disini tuh favoritku banget. 

Collide

Sumber: Goodreads
Collide adalah salah satu komik yang masih bikin saya sebel. Memang sih happy end, tapi saya jadi terkena syndrom second male lead. Komik ini bercerita tentang orang-orang berkekuatan super dan carrier atau pasangan orang yang berkekuatan super tersebut. Karakter utama pria adalah Moowon, yang punya kekuatan super dan karakter utama wanita adalah Joy, yang seorang carrier atau istilahnya zero. Selain dua orang tersebut, ada karakter lain yang juga memperbutkan Joy, yaitu Roctor, yang juga punya kekuatan super.

Bener-bener deh penulis novel ini tuh super banget. Bisa-bisanya dia menciptakan antagonis yang selevel dengan karakter utama, dari segi kekuatan, sifat, bahkan wajahnya. Makanya saya malah lebih suka dengan Roctor dari pada Moowon. Bahkan saya sempet jadi bad mood waktu tahu Roctor mati. Pokoknya, komik ini rekomended kalau kamu suka cerita fantasy romance yang bertaburan cowok ganteng dimana-mana.

My Ex,Client

Sumber: Mangatoonhttps://mangatoon.mobi/en/detail/2109
Kalau ingin baca komik yang rasa drama, My Ex, Client ini cocok banget. Ceritanya tentang seorang laki-laki dan perempuan yang dulunya pacaran tapi putus. Kemudian keduanya ketemu lagi sebagai klien dan karyawan. Lalu benih-benih cinta mulai tumbuh lagi dan keduanya mencoba balikan. Saya suka komik ini karena ceritanya empowering banget karena pemeran utama laki-laki, Kwon Jaeguk benar-benar mendukung pemeran utama perempuan, Min Jihyo dan tidak memaksakan kehendak. Pokoknya ceritanya tuh cute, sweet, dan drama banget lah. Plus, Kwon Jaeguk is Hot AF.

Right Here Waiting

Sumber
Kalau lagi pengen baca komik yang ringan dan enggak banyak plot twist, saya pasti bacanya Right Here Waiting. Komik ini ceritanya ringan banget dan enggak banyak miskomunikasi yang bikin kepala puyeng. Ceritanya tentang Monty Blanc dan Aurora Season yang merupakan teman SMP. Keduanya bertemu lagi setelah dewasa sebagai dokter hewan dan karyawan klinik hewan, kemudian saling jatuh cinta, in a cute and sweet way. Komik ini tuh menceritakan kalau jatuh itu tidak harus terburu-buru. Kalau memang sudah jodoh, meski terpisah bertahun-tahun juga pasti akan kembali lagi.

The Lady with a Mask

Sumber
Satu lagi komik yang menceritakan tentang proses jatuh cinta dengan cara yang sweet dan cute. Bercerita tentang seorang direktur sukses dan ganteng, bernama Harrison Kwon dan sekretarisnya, bernama Viola Lim yang juga seorang penulis buku anak-anak dengan nama pena, Violet. Tidak disangka, keponakan Harrison Kwon, William Kwon sangat suka dengan buku anak-anak tersebut dan ingin bertemu dengan penulisnya. Dari sinilah ceritanya dimulai karena Viola tidak ingin identitasnya diketahui oleh bosnya tapi Harrison Kwon malah semakin penasaran dengan Violet, si penulis. Saya suka dengan karakter Harrison Kwon yang berusaha menjadi pengertian pada Viola dan tidak memaksakan kehendak. Beda banget sama kebanyakan direktur sukses di dunia komik yang super maksa dan violent.

Coffee and Vanilla

Sumber
Ah, komik satu ini adalah komik Jepang atau manga yang bikin saya jungkir balik. Sebenarnya karakter dalam novel ini cukup mainstream, yaitu antara direktur muda, sukses, dan ganteng bernama Hiroto Fukami dengan seorang seorang mahasiswa, bernama Risa. Sebenarnya bisa ditebak sih ceritanya tentang direktur muda, ganteng, dan sukses kemudian pacaran dengan gadis polos yang naif. Saya sih kurang suka dengan karakter utama perempuan karena dia terlalu lemah dan sangat bergantung dengan karakter utama pria. Tapi saya baca komik ini karena Fukami yang super ganteng itu. Oh ya, manga ini juga sudah diadaptasi menjadi drama loh dengan judul yang sama. Dan, sudah bisa ditebak pemeran Hiroto Fukami bikin saya jungkir balik. Eits, kalau mau baca komik atau nonton dramanya, pastikan kamu sudah diatas 18 tahun ya karena komik ini bertabur adegan dewasa.

Honey Honey Wedding

Sumber: webtoons
Komik terakhir yang saya rekomendasikan adalah Honey Honey Wedding. Lagi-lagi, komik ini rasa drama lengkap dengan konflik keluarga yang bikin deg-deg ser. Ceritanya tentang seorang guru bernama Choi Hyokjun yang menikah dengan muridnya sendiri, bernama Shin Haesu yang 12 tahun lebih muda. Tentu saja pernikahannya adalah pernikahan kontrak dengan kerjasama perusahaan keluarga masing-masing. Sebenarnya saya bukan penggemar cerita cinta antara guru dan murid, tapi yang satu ini super cute dan sweet. Proses mereka berdua jatuh cinta itu benar-benar bikin geregetan. Kalau suka webtoon yang rasa drama, Honey Honey Wedding ini wajib banget dibaca.

Sebenarnya masih banyak komik-komik lain yang saya suka, tapi ya gitu mayoritas genrenya romance. Tapi saya lebih suka yang ada campuran genre fantasi atau supernatural gitu. Kalau komik favoritmu apa? Jangan lupa share ya dikomentar.

See you on the next post. 

Friday, 17 May 2019

Day 5 – Resep Opor Ayam yang Selalu Ada Ketika Lebaran



Semua orang pasti setuju bila opor ayam adalah salah satu makanan wajib ketika lebaran. Disantap dengan ketupat, opor ayam ini jelas menjadi favorit banyak orang. Tapi sebagian orang merasa enek dengan opor ayam karena kuah santan yang kental. Keluarga saya juga tipe yang kurang suka dengan kuah santan kental. Apalagi ayah dan suami saya pasti kalau makanan berkuah yang dihabiskan dahulu adalah kuahnya. Jadi, kalau masak apapun kuahnya harus banyak termasuk opor ini.
Resep opor ayam yang saya buat ini mungkin sedikit berbeda dengan opor ayam yang biasanya karena menggunakan kuah santan yang banyak dan diberi tambahan tahu. Apa opor ayam dengan tahu dan kentang? Enggak umum ya, tapi enak lho. Yuk langsung simak bahan dan cara membuatnya.


Opor Ayam Segar

Bahan:
  • 1kilogram ayam
  • 1 kotak tahu, goreng setengah matang
  • kentang secukupnya (opsional)
  • santan kental dan santan cair secukupnya

Bumbu-bumbu:

  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Kemiri
  • Ketumbar
  • Jintan
  • Merica
  • Daun salam
  • Daun jeruk purut
  • Lengkuas, geprek
  • Serai, geprek
  • Gula, garam, penyedap rasa secukupnya

Cara membuat:
  1. Rebus ayam hingga matang, buang airnya.
  2. Blender halus bawang merah, bawnag putih, kemiri, ketumbar, jintan, dan merica. Kemudian tumis bumbu hingga harum dan tidak ada aroma mentah.
  3. Setelah bumbu matang, masukkan ayam, tahu, dan kentang. Tuang santan encer secukupnya.
  4. Masak hingga bumbu meresap dan kuah berkurang.
  5. Tambahkan santan kental, gula, garam, dan penyedap. Masak hingga santan mendidih.
  6. Sajikan selagi hangat dengan ketupat atau nasi.


Gimana mudah kan membuat opor ayam ala saya? Kalau instruksinya kurang jelas, bisa lihat videonya di Youtube channel Little Kitchen Diary ya. Jangan lupa subscribe dan like juga ya.
I’ll see you on the next post.

Friday, 10 May 2019

Day 4 – Resep Sayur Lodeh Kacang Panjang dan Tahu Praktis – Cocok untuk Pemula dan Anak Kos



Awal saya belajar masak itu saat sering bantuin ibuk masak. Kemudian terus berlanjut ketika kos dan harus masak sendiri agar lebih irit. Jadi kalau dipikir-pikir, saya bisa masak itu enggak instan. Sering kok masak gagal, gosong, rasa enggak enak, dan sebagainya. Tapi yah namanya belajar, meski gagal ya harus coba lagi besok-besok.

Nah, salah satu resep favorit saya adalah sayur lodeh yang super gampang dan simpel. Resep ini juga favorit keluarga saya karena rasanya ringan, enggak terlalu banyak bumbu, tapi tetap sedap. Yha, maklum keluarga saya tipe yang tidak suka masakan dengan bumbu atau santan pekat. Jadi ya sayur lodeh model praktis ini jadi andalan banget. Selain gampang, sayur lodeh ini juga cocok untuk kamu yang masih belajar masak ataupu anak kos. Yuk simak bahan dan cara membuatnya.

Sayur Lodeh Kacang Panjang dan Tahu

Bahan:
  • Kacang panjang (banyaknya sesuaikan dengan kebutuhan)
  • Tahu putih
  • santan encer dan santan kental
Bumbu:
  • bawang merah
  • bawang putih
  • cabai rawit, cabai merah, cabai hijau
  • lengkuas
  • daun salam
  • gula, garam, penyedap

Cara membuat.
  1. Potong kacang panjang sekitar 2 cm atau dua ruas jari.
  2. Potong kotak-kotak tahu dan goreng setengah matang.
  3. Iris bawang merah, bawang putih, dan aneka cabai.
  4. Panaskan minyak dan tumis bawang-bawangan beserta cabai. Kemudian masukkan lengkuas dan daun salam. Kemudian masukkan santan encer
  5. Masukkan kacang panjang dan tahu. Biarkan mendidih.
  6. Setelah mendidih dan kacang panjang setengah matang, masukkan santan kental. Jangan lupa bumbui dengan gula, garam, dan penyedap rasa.
  7. Sajikan sayur lodeh bila sudah mendidih namun jangan sampai santan pecah.


Gimana? Gampang banget kan? enggak perlu ulek atau blender. Cukup iris-iris dan tumis, jadi deh. Oh iya, untuk instruksi yang lebih lengkap bisa lihat di channel YouTube Little Kitchen Diary ya. Dan jangan lupa Subscribe juga ya.

I’ll see you on the next post. bye.

Thursday, 9 May 2019

Day 2 – Rumah Menjadi Tempat Buka Puasa Favorit


Tema BPN Ramadhan Challenge kali ini adalah tempat buka puasa favorit. Sepele yah, tapi entah kenapa bagi saya tema ini susah banget. Makanya belum upload-upload padahal sudah lebih dari deadline 2 hari. Saya dan keluarga sebenarnya sangat jarang sekali buka puasa di luar rumah. Apalagi ayah dan ibu saya benar-benar enggak suka buka puasa selain di rumah.


Kesannya tuh emang kayak pelit yah, masa enggak pernah buka puasa di luar rumah. Yha pernah sih cuma lebih seringnya buka puasa di rumah aja. Bagi keluarga saya, buka puasa di rumah itu ribet karena kami punya kebiasaan setelah takjil sholat dulu kemudian baru makan. Nah, kalau buka puasa diluar rumah tuh jadi ribet kalau mau sholat dahulu sebelum makan karena biasanya perlu pindah tempat dari tempat makan ke masjid kemudian balik lagi. Tapi selain alasan ribet, ada beberapa alasan lain mengapa rumah harus menjadi tempat buka puasa favoit keluaga.
  • Bisa sholat. Saya kalau lagi buka puasa di luar gitu suka bingung dengan sholatnya. Kan enggak semua tempat makan menyediakan ruang sholat, kalaupun ada biasanya juga ruame buanget. Padahal kebiasaan saya sukanya setelah takjil sholat baru kemudian buka makan.
  • Enggak antri. Yha namanya juga waktu buka puasa dan semua orang ingin buka juga pasti tempat makan jadi super antri. Tapi kalau di rumahkan bisa langsung hap makan tanpa perlu antri.
  • Jaminan makan enak. Entah kenapa ya kalau buka puasa di rumah itu makanannya selalu terasa enak. Padahal menunya juga sederhana, tapi rasanya enak banget.

Jadi kalau ditanya tempat buka puasa favorit, pasti saya jawabnya di rumah. Tapi bukan berarti enggak pernah buka puasa di luar ya. Cuma sangat jarang sekali sampai enggak punya tempat favorit. Kalau kamu punya tempat buka puasa favorit? Share ya dikomentar.

I’ll see you on the next post. Bye.